News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Didesak Legenda Timnas Indonesia untuk Pecat Shin Tae-yong, hingga 3 Pemain Emas Indra Sjafri Justru Jadi ‘Ampas’ STY

Seorang legenda Timnas Indonesia yang mendesak PSSI agar segera memecat Shin Tae-yong. 3 pemain yang jadi emas di tangan Indra Sjafri justru jadi ‘Ampas’ STY
Minggu, 12 Mei 2024 - 14:54 WIB
Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kabar mengenai seorang legenda Timnas Indonesia yang mendesak PSSI agar segera memecat Shin Tae-yong. 

Serta, 3 pemain yang jadi emas di tangan Indra Sjafri namun justru jadi ‘Ampas’ oleh Shin Tae-yong menjadi berita Bola terpopuler di tvOnenews.com pada Sabtu, 11 Mei 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti apa informasi mengenai kedua berita terpopuler tersebut? Simak rangkuman berikut ini.


Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (PSSI)

Legenda Timnas Indonesia ini Desak PSSI Segera Pecat Shin Tae-yong

Kerja sama antara Timnas Indonesia dengan Shin Tae-yong berjalan secara positif, bahkan pelatih asal Korea Selatan ini akan menerima perpanjangan kontrak dari PSSI hingga tahun 2027 untuk mendesain permainan skuad Garuda.

Hal ini tidak terlepas dari serangkaian performa positif dari Timnas Indonesia yang ditunjukkan dalam beberapa turnamen terakhir hingga menuai kekaguman dari publik Internasional.

Shin Tae-yong sukses mengembangkan bakat pemain muda Timnas Indonesia dan sampai saat ini menjadi tumpuan bagi skuad Garuda di sejumlah kejuaraan.

Meski Shin Tae-yong membawa sejumlah keberhasilan bagi Timnas Indonesia, seorang legenda di era 1970-an, Anjas Asmara justru mendesak agar PSSI segera mendepak STY.

Menurutnya, Timnas Indonesia hanya mengandalkan pemain parkir bus bukan menyerang seperti pelatih-pelatih kelas dunia saat ini.

“Jadi, main bola itu otaknya harus jenius, jangan seperti Shin Tae-yong ini. Dia hanya latih anak-anak main bola hanya fisik, makanya saya selalu protes. Ganti tuh Shin Tae-yong,” ungkapnya.

Menurutnya, Timnas Indonesia bisa memanggil pelatih kelas dunia seperti Pep Guardiola agar permainan skuad Garuda lebih menyerang.

“Kita punya uang, kenapa kita nggak diganti sama pelatih yang pintar. Kita punya uang kenapa tidak panggil Guardiola,” ujar Anjas Asmara pada kanal YouTube INews. 

Simak berita selengkapnya: Desak PSSI Segera Pecat Shin Tae-yong, Legenda Timnas Indonesia Era 70-an Sarankan Skuad Garuda Rekrut Pelatih Kelas Eropa Ini

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri. (PSSI)

3 Pemain Emas Indra Sjafri Ini Justru Jadi ‘Ampas’ Bagi Shin Tae-yong

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT