Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walaupun Kalah hingga Panen Hujatan, Timnas Indonesia Malah dapat Pujian Setinggi Langit dari 3 Pemain Irak yang Kini Berkarier di Eropa

Di negara sendiri banyak dihujat usai kalah di laga kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026, performa Timnas Indonesia justru mendapat pujian dari pemain Irak.
Jumat, 7 Juni 2024 - 17:20 WIB
Pemain Irak puji Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Para pemain Irak yang kini berkarier di Eropa ini kompak melontarkan pujian kepada Timnas Indonesia usai berhadapan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Padahal, performa Timnas Indonesia saat melawan Irak menuai banyak hujatan dari netizen ketika mereka dianggap banyak melakulan kesalahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Timnas Indonesia harus menunda kelolosan ke ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah tak berdaya ketika menjamu Irak.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (6/6/2024) kemarin, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dua gol tanpa balas.

Keunggulan Irak atas Timnas Indonesia tercipta melalui tendangan penalti Aymen Hussein pada menit ke-54 serta sepakkan dari Ali Jasim di penghujung babak kedua.

Meski demikian, keunggulan Irak tersebut justru terjadi saat pemain Timnas Indonesia banyak melakukan kesalahan individu di lini pertahanan.

Gol penalti Aymen Hussein berawal dari handball Justin Hubner, sedangkan skor penutup Irak yang disumbangkan Ali Jasim merupakan blunder kiper Timnas Indonesia Ernando Ari.

tvonenews

Situasi inilah yang pada akhirnya membuat sebagian penggemar Timnas Indonesia menuangkan kekecewaannya di berbagai media sosial.

Mereka mengkritik penampilan para pemain Timnas Indonesia yang dianggap terlalu banyak melakukan kesalahan dan gagal memanfaatkan peluang.

Akan tetapi, pandangan sebaliknya justru dilontarkan tiga pemain Irak ini yang memuji penampilan Timnas Indonesia, meski akhirnya tak mampu menyamakan kedudukan.

Ketiga pemain tersebut ialah Youssef Amyn, Amir Al-Ammari, hingga Ibrahim Bayesh yang sama-sama tengah menempuh karier di kompetisi Eropa.

Youssef Amyn saat ini bermain untuk klub Liga Jerman Eintracht Braunschweig dan Amir Al-Ammari memperkuat tim Swedia Halmstads BK, sedangkan Ibrahim Bayesh tampil untuk klub lokal.

Para pemain tersebut cukup merepotkan lini pertahanan Timnas Indonesia di laga kemarin sore bahkan Ibrahim Bayesh sempat mencetak gol sebelum dianulir wasit.

Berbeda dengan sebagian netizen tanah air yang menghujat Timnas Indonesia, para pemain Irak ini malah memberikan pujian kepada skuad Garuda.

Menurut Youssef Amyn, kehadiran pemain keturunan Eropa mampu mendongkrak permainan Timnas Indonesia, termasuk saat lawan Irak.

“Para pemain Indonesia bermain sangat baik dalam pertandingan tadi. Mereka memiliki pemain-pemain dari Eropa yang mampu meningkatkan performa tim. Mereka ingin menang, tapi kami mampu meraih kemenangan pada akhirnya,” kata Youssef Amyn.

Pemain Irak puji Timnas Indonesia

Pemain Irak puji Timnas Indonesia (Source: PSSI)

Serupa dengan Youssef Amyn, Amir Al-Ammari juga memberikan pujian terhadap performa hebat Timnas Indonesia hingga kehadiran suporter di stadion.

“Babak pertama sulit bagi Irak karena atmosfer dan banyaknya penonton di dalam stadion, tanpa melupakan performa hebat yang diberikan tim Indonesia di babak pertama,” ujar Amir Al-Ammari dikutip dari Winwin.

Sementara itu, Ibrahim Bayesh juga mengakui kalau skuad Shin Tae-yong cukup sulit dihadapi, meskipun akhirnya Irak bisa keluar sebagai pemenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Timnas Indonesia adalah lawan yang sulit dan disini kelembapan udara sangat tinggi hingga memengaruhi pemain, tapi alhamdulilah kami bisa menang,” ucap Ibrahim Bayesh. 

Pekan depan, Timnas Indonesia akan menjamu Filipina di laga penutup grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Selasa (11/6/2024) di Stadion GBK. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT