News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahrain dan China Tak Terima, Pelatih Arab Saudi Sebut Laga Melawan Timnas Indonesia Jauh Lebih Penting, Ternyata ini Alasannya...

Ternyata ini alasan pelatih Arab Saudi, Roberto Mancini, menyebut laga melawan Timnas Indonesia jauh lebih penting dari Bahrain dan China di round 3.
Selasa, 23 Juli 2024 - 11:33 WIB
Pelatih Arab Saudi sebut laga melawan Timnas Indonesia penting
Sumber :
  • Instagram @rafaelstruick - FIGC

tvOnenews.com - Bahrain dan China seakan tak terima saat pelatih Arab Saudi, Roberto Mancini, menyebut laga melawan Timnas Indonesia mendatang akan jauh lebih penting dari mereka.

Perkembangan pesat Timnas Indonesia saat ini memang cukup menjadi sorotan dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan banyak pihak yang telah mengklaim jika level Timnas Indonesia kini bukan lagi Asia Tenggara melainkan Asia.

Hal tersebut merupakan sesuatu yang masuk akal mengingat beberapa prestasi yang telah diraih Timnas Indonesia belakangan ini.

Yang paling menarik perhatian adalah Timnas Indonesia yang berhasil lolos ke round 3 kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Jadi sudah pasti kemajuan Timnas Indonesia yang terjadi dalam kurun waktu kurang lebih setahun terakhir membuat citra Indonesia seketika terangkat di dunia internasional.

Bahkan pelatih sekelas Roberto Mancini secara tersirat mengungkapkan jika pertandingan melawan Timnas IndonesiaĀ dinilai akan jauh lebih penting dibanding saat melawan Bahrain ataupun China.Ā 

Sesuatu yang pada akhirnya membuat kedua negara jadi merasa cukup kesal, kok bisa?

Bulan Juli sudah memasuki fase akhir dan ibarat tinggal sebentar lagi round 3 kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan dimulai.Ā 

Menjelang babak ketiga, publik tanah air benar-benar masih dibuat was-was dengan persiapan skuad Garuda, khususnya apakah para pemain baru yang dijanjikan PSSI akan segera datang tepat waktu atau tidak.Ā 

Sebab bagaimanapun laga-laga awal Timnas Indonesia di round 3 bisa dibilang sangatlah berat. Terutama di partai perdana ketika skuad Garuda harus main ke markas Arab Saudi.

Jelas apapun itu, dengan status Arab Saudi sebagai tim langganan Piala Dunia, ditambah sekarang dilatih oleh Roberto Mancini memang secara realistis bisa meraih satu poin aja udah luar biasa.

Karena setelah itu Indonesia akan melakoni dua laga kandang melawan tim Australia serta Bahrain.

Baru setelah itu tandang lagi ke China dan dua laga terakhir di round 3 tahun 2024 adalah menjamu Jepang serta Arab Saudi.

Jika dilihat dari sisi peluang, jelas laga kandang adalah peluang paling besar Indonesia bisa meraih poin maksimal, termasuk ketika melawan Australia.

Terlepas dari itu semua baru-baru ini Roberto Mancini mengungkapkan secara tersirat jika laga melawan Indonesia adalah laga yang dirasa bisa menjadi kunci.

Bahkan menurutnya pertandingan melawan skuad Garuda dianggap jauh lebih penting dari laga melawan Bahrain ataupun China.

Selain tentu saja laga melawan Indonesia adalah laga perdana, pengamatan Mancini soal kekuatan Timnas Indonesia juga menjadi alasan lainnya.

Baginya Indonesia punya potensi besar serta dinilai punya para pemain muda menjanjikan.

"Saya melihat potensi besar dalam sepak bola Indonesia para pemain muda mereka memiliki bakat alami yang bisa dikembangkan lebih jauh," ujar Mancini dikutip dari YouTube Starting Eleven.

Tentu saja Mancini sendiri bukan tanpa alasan mengatakan hal tersebut.

Meskipun media-media di Italia seperti Gazzetta menyebut Indonesia hanya tim pelengkap di grup C tapi bagi Mancini hal itu tidaklah benar.

Mantan pelatih Manchester City itu mengaku sampai saat ini terus memantau perkembangan sepak bola Indonesia karena di matanya Indonesia bukan tim yang bisa dianggap sepele begitu sajaĀ 

Salah satu poin yang jadi perhatian khusus adalah materi pemain yang terus berubah.

Selain soal materi pemain, Mancini juga melihat siapa sosok di balik itu semua, yang tak lain adalah Erick Thohir.

Selama di Inter, Mancini tentu sangat mengenal Erick sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan memiliki ambisi besar. Maka dari itu ketika Erick Thohir menjadi ketua umum PSSI Mancini percaya sepaak bola Indonesia berada di tangan yang tepat.

Di sisi lain mendengar apa yang diutarakan Mancini membuat publik Bahrain dan China seolah merasa disepelekan.

Banyak yang heran bagaimana bisa tim yang ranking FIFA-nya bahkan ada di urutan terbawah bisa menjadi tim yang segitunya dianggap jadi ancaman.

Akan tetapi menurut mantan pelatih Bahrain U-23 Samir Chamam, Timnas Bahrain saat ini wajib memasukkan Indonesia ke dalam list hitam sebagai tim yang berpotensi mengejutkan.

Hal itu tentu saja berkaitan dengan materi pemain Timnas Indonesia yang sekarang ini mayoritas mentas di level sepak bola Eropa.

Itulah kenapa Samir menegaskan kalau timnas Bahrin juga harus mempersiapkan tim sebaik mungkin karena grup C di round 3 ini memang dianggap sebagai grup dengan level paling sulit.

"Di tahap ini semua pertandingan akan berlangsung pada level tertinggi, dan kita juga harus mendapatkan performa terbaik. Dari semua tim yang ada kita memang tidak mengetahui permainan Indonesia dan kita juga tak tahu siapa pemain yang akan dipantau karena semuanya sudah berubah. Akan tetapi kita tidak akan hanya memantau satu pemain saja karena ini merupakan permainan tim," ucap Samir dilansir dari BFA TV.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut media China bernama 163.com diketahui merasa kecewa karena merasa jadi tim yang diabaikan.

Bagi China ini bisa dianggap sebagai sebuah penghinaan karena tim Garuda lebih dijagokan ketimbang mereka. Padahal secara peringkat FIFA, China tentu merasa masih lebih baik ketimbang Indonesia. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.
Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut perlu dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak berkelanjutan.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT