Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Bima Sakti atau Nova Arianto, Shin Tae-yong Ternyata Pernah Minta Pelatih Ini untuk Jadi Asistennya di Timnas Indonesia, tapi Tanggapannya...

Berbeda dari Bima Sakti atau Nova Arianto, pelatih kawakan ini ternyata pernah menolak mentah-mentah tawaran Shin Tae-yong jadi asistennya di Timnas Indonesia.
Senin, 23 September 2024 - 16:53 WIB
Pelatih ini pernah menolak tawaran Shin Tae-yong sebagai asistennya di Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Shin Tae-yong ternyata pernah minta pelatih lokal ini untuk menjadi asistennya tak lama setelah ditunjuk menahkodai Timnas Indonesia.

Bukannya menerima, tapi pelatih tersebut justru menolak mentah-mentah tawaran Shin Tae-yong untuk mendampinginya di jajaran kepelatihan Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, sejak menangani Timnas Indonesia pada akhir 2019 silam, Shin Tae-yong beberapa kali didampingi oleh sejumlah asisten pelatih lokal.

Mulai dari Bima Sakti hingga Nova Arianto, keduanya pernah beberapa kali mendampingi Shin Tae-yong ketika menukangi Timnas Indonesia.

Kedua pelatih lokal Indonesia tersebut diharapkan bisa mengambil ilmu berharga yang dibawa Shin Tae-yong sebagai juru strategi kelas dunia.

Hasilnya, baik Bima Sakti maupun Nova Arianto saat ini dipromosikan sebagai pelatih Timnas Indonesia kelompok umur setelah menyerap ilmu berharga dari Shin Tae-yong.

Bima Sakti pernah mendapat kesempatan mendampingi Timnas Indonesia di Piala Dunia U17 dan berbagai turnamen kelompok umur lainnya.

tvonenews

Sementara itu, Nova Arianto belum lama ini sukses mengantarkan Timnas Indonesia mencapai semifinal Piala AFF U16 sebelum kandas dari Australia.

Namun, di balik kesuksesan Bima Sakti dan Nova Arianto sebagai asisten pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, ternyata STY pernah meminta sosok ini untuk mendampinginya selama menukangi skuad Garuda.

Dia adalah Fakhri Husaini, sosok pelatih yang cukup berpengalaman dalam menukangi Timnas Indonesia kelompok umur yang secara khusus pernah diminta STY jadi asistennya.

Berbeda dari Bima Sakti dan Nova Arianto, pelatih kawakan Fakhri Husaini justru menolak mentah-mentah tawaran dari Shin Tae-yong untuk menjadi asistennya di Timnas Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh wartawan olahraga senior Mahfudin Nigara yang mengatakan kalau nama yang pertama diminta oleh Shin Tae-yong untuk mendampinginya di Timnas Indonesia ialah Fakhri Husaini.

“Saya sedih dengan Fakhri Husaini, karena Shin Tae-yong (saat) pertama kali (datang) yang disebut Fakhri,” tegasnya.

“Saya nih dengan Pak Zainudin Amali, waktu itu saya staf khusus jadi diajak Pak Menpora Pak Amali ketemu Shin Tae-yong. Waktu saya jabat tangan Shin Tae-yong, (dia) nanya Fakhri Husaini,” ujar Mahfudin Nigara.

Mendengar permintaan tersebut, Mahfudin Nigara langsung menyampaikan keinginan Shin Tae-yong ke Ketua Umum PSSI saat itu yakni Mochamad Iriawan atau Iwan Bule.

Akan tetapi, Fakhri Husaini disebut tak mengindahkan tawaran yang diberikan oleh Shin Tae-yong untuk menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia.

“Saya ngomong ke Pak Ibul (Iwan Bule) nih minta Fakhri Husaini untuk dijadikan asisten pelatih. (Fakhri Husaini) enggak mau, benar dia menolak,” kata Mahfudin Nigara di YouTube Helmy Yahya Bicara.

Wartawan sekaligus pandit senior tersebut  mengatakan bahwa Fakhri Husaini memang punya alasan tersendiri menolak tawaran Shin Tae-yong sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia.

Dia menyayangkan sikap jemawa Fakhri Husaini yang merasa kalau dirinya punya kapabilitas setara dengan Shin Tae-yong sebagai pelatih.

Pelatih ini pernah menolak tawaran Shin Tae-yong sebagai asistennya di Timnas Indonesia
Pelatih ini pernah menolak tawaran Shin Tae-yong sebagai asistennya di Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

“Ya dia punya alasan untuk menolak, ya enggak apa-apa juga, enggak ada masalah gitu,” paparnya.

“Tapi maksud saya, ya mungkin Fakhri merasa bahwa dia sejajar dengan Shin Tae-yong itu enggak apa-apa juga itu hak dia untuk merasa seperti itu,” lanjut Mahfudin Nigara.

Padahal menurut Mahfudin Nigara, Fakhri Husaini seharusnya bisa melihat kelebihan Shin Tae-yong, sehingga dia bisa mengambil ilmu dari pelatih kelas dunia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi faktanya Shin Tae-yong ini kan pelatih kelas dunia, Jerman juara bertahan Piala Dunia kalah sama dia, terus kita mau gimana? Justru itu, jadi menurut saya masa sih lo nggak lihat ada kelebihan Shin Tae-yong?” tutupnya.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri Tito Karnavian Buka Festival Fulan Fehan IV di NTT, Hadirkan Tarian Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Mendagri Tito Karnavian Buka Festival Fulan Fehan IV di NTT, Hadirkan Tarian Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi membuka gelaran Festival Fulan Fehan IV yang berlangsung di Desa Dirun, Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (27/6). 
Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang Ditangkap di Lampung, Motif Utama Hajar Korban Terungkap

Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang Ditangkap di Lampung, Motif Utama Hajar Korban Terungkap

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap motif pria inisial FP, pelaku penganiayaan pada caddy golf di Tangerang karena cemburu.
Detik-detik Via Vallen Terjatuh di Tangga Sambil Gendong Bayinya Terekam CCTV, Begini Kondisi Terbaru Sang Pedangdut

Detik-detik Via Vallen Terjatuh di Tangga Sambil Gendong Bayinya Terekam CCTV, Begini Kondisi Terbaru Sang Pedangdut

Kabar kurang menyenangkan datang dari pedangdut Via Vallen. Istri Chevra Yolandi itu mengalami insiden terjatuh saat sedang menggendong sang buah hati.
Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Dukungan terhadap program MBG menggema di Probolinggo. Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pangan Bergizi Probolinggo Raya menggelar aksi damai
Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026 Sabtu 27 Juni yang akan menyajikan tiga pertandingan termasuk duel Timnas Voli Indonesia vs India di babak semifinal.
Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil semifinal Princess Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia U-18 menghadapi Vietnam di Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu (27/6/2026)

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT