News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Pasar Shayne Pattynama Mendadak Anjlok, Fans Timnas Indonesia Bertanya-tanya, Apa Penyebabnya?

Harga pasar Shayne Pattynama mengalami penurunan setelah laga Timans Indonesia melawan China beberapa waktu lalu. Hal ini jadi sorotan fans, apa penyebabnya?
Kamis, 24 Oktober 2024 - 16:24 WIB
Bek Timnas Indonesia, Shayne Pattynama
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Shayne Pattynama, salah satu pemain yang diandalkan Timnas Indonesia, tiba-tiba mengalami penurunan harga pasar.

Hal ini memicu pertanyaan dari para penggemar tentang penyebab di balik penurunan drastis ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah penampilannya dinilai mengecewakan pada laga melawan China beberapa waktu lalu, harga pasar pemain yang kini bermain untuk KAS Eupen, Belgia, ikut turun.

Pada pertandingan melawan China, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan kepercayaan kepada Shayne Pattynama dengan menjadikannya starter.

Pertandingan ini diharapkan menjadi momen bagi Pattynama untuk membuktikan kualitasnya di lini pertahanan, tetapi kenyataannya justru sebaliknya.

Pattynama tampil jauh dari ekspektasi, bahkan menjadi salah satu pemain yang paling banyak disorot karena performanya yang dinilai kurang memuaskan.

Selama 45 menit babak pertama, Pattynama tampak kesulitan untuk mengikuti ritme permainan dan membuat beberapa kesalahan krusial.

Salah satu yang paling fatal adalah pada menit ke-21, ketika ia mencoba menahan bola di dalam area pertahanan Indonesia.

Kesalahan ini membuka peluang bagi Behram Abdulwali, penyerang tim lawan untuk mencetak gol pertama ke gawang Indonesia.

Gol tersebut langsung mengubah dinamika pertandingan dan membuat Timnas Indonesia kesulitan untuk bangkit. 

Melihat performa yang tidak sesuai harapan, Shin Tae-yong memutuskan untuk menarik Pattynama keluar pada babak kedua.

Keputusan ini diambil demi menyelamatkan pertandingan, meskipun akhirnya Indonesia tetap harus menelan kekalahan.

Penampilan ceroboh yang diperlihatkan Shayne Pattynama dalam laga ini seolah menjadi titik balik yang mempengaruhi harga pasarnya.

Penampilan yang kurang konsisten, terutama dalam laga internasional, memang sering kali berdampak pada nilai pasar seorang pemain.

Pattynama tidak luput dari kenyataan ini. Pada tanggal 4 Juni 2024, harga pasar Shayne Pattynama di KAS Eupen, klub asal Belgia, masih berada di angka Rp8,69 miliar.

Namun, setelah beberapa penampilan, terutama di Timnas Indonesia, harga tersebut turun cukup drastis.

Pada 15 Oktober 2024, harga pasarnya di KAS Eupen anjlok menjadi Rp6,95 miliar.

Penurunan ini tentu menjadi perhatian, terutama para penggemar Timnas Indonesia yang mengikuti perkembangan karier pemain keturunan Belanda tersebut. 

Shayne Pattynama

Komentar dari netizen pun bermunculan, menanggapi penurunan harga tersebut.

"Comeback stronger Shayne dan semoga dapet banyak menit bermain di KAS Eupen," tulis salah satu penggemar di X memberikan dukungan kepada Pattynama.

Namun, tak sedikit pula yang mempertanyakan keberuntungan Pattynama dalam setiap laga penting.

"Setiap starter entah kenapa kalah, apes banget dia, lawan Iraq dua kali, lawan Australia, lawan China," komentar yang lain.

Beberapa penggemar bahkan menyebut bahwa Pattynama tidak lebih dari pemain rata-rata.

“Faktanya Shayne ternyata average player, menang di teknik dasar daripada pemain lokal," tambah salah satu netizen.

“Efek klub turun kasta dan berkurangnya menit main di klub, peforma turun di timnas cuma sekali,” sahut yang lain.

Kemampuan dasar Shayne Pattynama mungkin lebih unggul daripada pemain lokal, tetapi belum cukup memberikan dampak signifikan dalam pertandingan besar.

Meski penurunan harga ini bisa menjadi pukulan bagi Pattynama, masih banyak penggemar yang percaya bahwa ia bisa bangkit kembali.

Netizen berharap Pattynama dapat memanfaatkan kesempatan lebih banyak di klubnya untuk memperbaiki performanya.

Bagaimanapun, bagi seorang pemain profesional, performa di lapangan sangat berpengaruh terhadap nilai pasar mereka.

Setiap kesalahan, apalagi yang menyebabkan gol bagi lawan, pasti akan mempengaruhi pandangan publik dan penilaian pasar terhadap pemain tersebut.

Menariknya, Shayne Pattynama bukan satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang mengalami penurunan harga pasar.

Nama-nama seperti Pratama Arhan dan Sandy Walsh juga mengalami hal yang serupa, meskipun dalam skala yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini menandakan bahwa tantangan yang dihadapi pemain-pemain keturunan di Timnas Indonesia tidak mudah.

Namun, dengan dukungan penuh dari penggemar dan upaya yang konsisten untuk memperbaiki diri, para pemain diharapkan bisa bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaiknya. (adk)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT