News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Deretan Pemain Keturunan yang Tegas Tolak Timnas Indonesia? Seperti Ini Nasib Mereka Sekarang, Tertampar Karma?

Program naturalisasi era Shin Tae-yong tak selalu berjalan mulus, sederet pemain keturunan ini tegas menolak tawaran gabung Timnas Indonesia, dan kini jadi...
Rabu, 6 November 2024 - 11:57 WIB
Bukan Karena Emil Audero, Ini Alasan Shin Tae-yong Tiba-tiba Tonton Como 1907
Sumber :
  • Kolase tvOnenews/Julio/Como

tvOnenews.com - Program naturalisasi di era Shin Tae-yong semakin menggeliat, dengan banyak pemain keturunan yang telah bersedia dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.

Namun, di balik kesuksesan program ini, ada beberapa pemain keturunan yang pernah menolak tawaran membela Skuad Garuda, dengan alasan berbeda-beda, dan berharap bisa memperkuat tim nasional negara lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, keputusan tersebut justru membuat karier mereka stagnan atau merosot.

Berikut daftar pemain keturunan yang pernah menolak panggilan Timnas Indonesia, namun karier mereka justru terhambat.

1. Emil Audero

Emil Audero
Emil Audero
Sumber :
  • instagram/emil_audero

 

Emil Audero, kiper yang lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, sempat menjadi incaran Shin Tae-yong untuk memperkuat sektor penjaga gawang Timnas Indonesia.

Namun, Emil menolak tawaran PSSI, karena lebih berambisi untuk bermain bagi Timnas Italia.

Hingga kini, Emil belum pernah dipanggil oleh tim nasional senior Italia, dan nasibnya semakin kurang cerah.

Setelah Sampdoria terdegradasi ke Serie B, Emil pun hijrah ke Inter Milan, namun ia hanya menduduki bangku cadangan.

Nasib Emil di level klub dan internasional belum membaik sejak menolak kesempatan bergabung dengan Garuda.

2. Jayden Oosterwolde

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde
Sumber :
  • fenerbahce.org

 

Pemain belakang yang kini bermain untuk Fenerbahce ini juga pernah menjadi sorotan, ketika namanya masuk dalam daftar pemain keturunan yang ingin dinaturalisasi oleh PSSI pada tahun 2020.

Jayden Oosterwolde memilih untuk menolak tawaran Indonesia, dengan harapan suatu hari bisa membela Timnas Belanda.

Namun, keputusan tersebut malah membuat menit bermainnya menurun ketika ia dipinjamkan ke Parma oleh FC Twente.

Hingga kini, harapan Jayden untuk memperkuat Timnas Belanda belum terealisasi.

3. Andri Syahputra

Andri Syahputra
Andri Syahputra
Sumber :
  • Instagram @andri010

 

Pada 2017, Andri Syahputra sempat mengecewakan banyak pendukung sepak bola Indonesia ketika memilih untuk tidak bergabung dengan Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andri, yang kemudian mengganti kewarganegaraannya untuk membela Qatar, sempat menuai kontroversi di kalangan penggemar Tanah Air.

Sayangnya, keputusan ini tidak berjalan mulus, karena Andri hingga kini belum pernah dipanggil ke Timnas senior Qatar.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT