Dulu Disia-siakan saat Main di J-League, Media Jepang Kini Khawatir Jika STY Panggil Justin Hubner dan Pratama Arhan ke Timnas Indonesia, Kenapa?
- Kolase tvOnenews
Mereka heran dan bertanya-tanya, apakah Pratama Arhan dan Justin Hubner bisa berkontribusi bagi Timnas Indonesia karena saat keduanya main di liga Jepang, mereka sulit mengeluarkan potensi terbaiknya.
Terkhusus Pratama Arhan, ia datang ke Tokyo Verdy pada 2022 dan bertahan selama dua musim di sana. Namun, hanya 55 menit dirinya tampil di klub tersebut karena kesulitan bersaing.
“Pemain dengan pengalaman bermain di Jepang juga bergabung dengan tim. (Pratama) Arhan yang pernah main di Tokyo Verdy pada tahun 2022 hingga 2023 yang saat itu di J-League 2,” tulis Sanspo.
Namun, media Jepang tersebut memuji kemampuan langka Pratama Arhan yakni lemparan jauh yang sempat merepotkan mereka di Piala Asia 2023 lalu.
“Meski baru mengikuti dua pertandingan liga dalam dua tahun, ia merupakan pemain yang pandai melakukan lemparan jauh, seperti yang juga ia lakukan saat bermain melawan Jepang di Piala Asia pada Januari tahun ini,” tambahnya.
- Kolase tvOnenews
Beda halnya dari Pratama Arhan, Justin Hubner datang ke Jepang dengan ekspektasi tinggi lantaran statusnya sebagai eks kapten tim liga Inggris, Wolverhampton Wanderers U-21.
Meski demikian, setengah musim bersama Cerezo Osaka, Justin Hubner hanya tampil enam pertandingan dengan total bermain hanya 83 menit saja.
“Bek Belanda (Justin) Hubner, yang bermain untuk Cerezo Osaka dengan status pinjaman dari Maret hingga Juli tahun ini juga dipanggil ke tim nasional Indonesia,” tandasnya.
“Timnas Indonesia telah memanggil pemain naturalisasi yang berasal dari negara-negara Eropa dan Hubner memiliki pengalaman dipanggil ke Belanda U-20 pada 2021 hingga 2023,” tutupnya.
Di akhir artikel tersebut, media Jepang meminta agar pelatih Hajime Moriyasu siapkan cara tertentu untuk menyingkirkan timnas Indonesia dari Kualifikasi Piala Dunia 2026.
(han)
Load more