Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bung Towel Datangi Polda Metro Jaya, Keluarga Kena Doxing Hingga Dapat Teror Paket COD Fiktif

Pengamat sepak bola nasional Tommy Welly alias Bung Towel lapor ke Polda Metro Jaya usai kena doxing hingga teror paket COD ke rumah.
Jumat, 17 Januari 2025 - 20:11 WIB
Bung Towel Datangi Polda Metro Jaya, Keluarga Kena Doxing Hingga Dapat Teror Paket COD Fiktif
Sumber :
  • tvOnenews-Adinda

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola, Tommy Welly alias Bung Towel membuat laporan kepolisian pada Polda Metro Jaya pada Jumat (17/1/2025). 

Laporan Bung Towel tersebut atas dugaan tindak pidana kejahatan Informasi Dan Transaksi Elektronik terkait doxing pada hingga teror paket modus cash on delivery (COD) fiktif yang menimpanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bung Towel tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 14.00 WIB dan keluar pada pukul 17.50 WIB. Dalam surat laporan tersebut sementara itu terlapornya dalam penyelidikan.

tvonenews

Bung Towel mengungkapkan bahwa laporan ini didasari karena adanya pencemaran nama baik dan pelanggaran terhadap perlindungan data pribadi yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

“Ya hari ini saya melaporkan tindakan penyebaran data pribadi, termasuk juga penyebaran nama baik yang saya mengalami sejak tanggal 17 Desember 2024, istilahnya kan di-doxing data pribadi saya disebarkan lalu kan terjadi serangan-serangan, orang yang mungkin tidak dikenal lalu juga lewat media sosial,” kata Bung Towel, di Polda Metro Jaya, pada Jumat (17/1/2025).

Lebih lanjut Bung Towel menduga penyerangan ini dilakukan akibat dirinya memberikan kritik terhadap eks pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.

“Saya menduganya seperti itu karena setiap kali saya memberikan catatan kritis, terutama misalnya terhadap kinerja Shin Tae Yong, ya biasanya itu otomatis terjadi peningkatan yang namanya penyerangan, pembulian, dan sebagainya,” tukas Bung Towel.

Namun Bung Towel menuturkan bahwa pelayangan laporan ini juga dilakukan lantaran penyerangan juga telah mengarah kepada anaknya. Menurutnya hal ini tidak wajar jika harus menyerempet keluarga, dalam hal ini terutama anak-anak.

“Dan ini juga saya lakukan karena penyerangan terhadap saya juga sudah menyerempet atau sudah mengenai putra dan putri saya. Jadi kedua putra dan putri saya mengalami juga serangan doxing, data pribadinya juga disebarluaskan sehingga mendapatkan serangan,” ungkap Bung Towel.

“Jadi sebagai seorang ayah, saya harus menjaga kehormatan putra-putri saya, itu jadi kenapa hari ini saya datang dan lapor ke Polda Metro Jaya dan tadi sudah diterima laporannya untuk ditindak lanjuti selanjutnya,” jelasnya.

Selain itu Bung Towel juga merasakan serangan yang menimpa dirinya melalui modus paket yang dikirim ke rumahnya dengan pembayaran cash on delivery.

Paket COD juga terjadi, ada banyak paket COD dan itu sangat mengganggu ketentraman. Paket-paket COD yang tidak pernah saya pesan itu banyak, jadi saya imbau untuk online itu tolong jangan diterima, karena ya kasihan itu mereka menjadi korban juga nganterin paket-paket COD,” ucap Towel.

Kemudian untuk memperkuat laporan ini, pihaknya turut menyertakan sejumlah barang bukti berupa tangkapan layar konten di media sosial.

“Ya apa yang muncul di media sosial, baik itu sifatnya penghinaan yang kategorinya masuknya pencemaran nama baik, jadi martabat kita kan direndahkan dengan penghinaan itu dan menyerempet ke putra putri saya, ke anak-anak saya,” ungkap Bung Towel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Apalagi khusus untuk yang bungsu juga termasuk yang kakaknya, media sosial sekolahnya juga kan diserang, jadi media sosial sekolahnya juga diserang oleh pesan-pesan yang menurut saya sangat tidak pantas,” sambung mantan jurnalis ini.

Atas peristiwa ini, dirinya melaporkan ke Polda Metro Jaya dengan dugaan Tindak Pidana Kejahatan Informasi Dan Transaksi Elektronik UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 Ayat (4) Juncto Pasal 27 A dan atau Pasal 65 Jo Pasal 67 UU No 27 Tahun 2022. (ars/hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di pasar modal mencapai 9,73 juta investor hingga akhir Mei 2026.
5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

Oleh Soleh mendesak pemerintah menghentikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Mantan striker Prancis ungkap alasan mengapa Lionel Messi bisa mencetak banyak gol di Piala Dunia 2026. Lionel Messi sudah berhasil cetak 5 gol dalam 2 laga.
Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT