Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiba-tiba Saja Pemain Legendaris Brasil Soroti Pemain Muda Timnas Indonesia, Sudah Dengar Kalau Wonderkid Ini Memang ...

Mantan pemain sekaligus pelatih asal Brasil memberikan pandangannya mengenai kualitas pemain muda timnas Indonesia, dan soroti wonderkid tim Garuda ini, (21/1)
Selasa, 21 Januari 2025 - 13:23 WIB
Pemain muda timnas Indonesia, Welber Jardim.
Sumber :
  • instagram welber07official

tvOnenews.com - Mantan pemain sekaligus pelatih legendaris asal Brasil, Luciano Leandro buka-bukaan tentang kualitas pemain muda di timnas Indonesia, dan membandingkan industri sepak bola dari negara asalnya yakni negeri Samba.

Sebagaimana diketahui, PSSI sedang mengusahakan adanya regenerasi dari pemain muda timnas Indonesia untuk tampil di timnas senior, hal itu dilakukan sejalan dengan program yang dilakukan oleh Shin Tae-yong yang menciptakan banyak pemain muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia di era kepelatihan Shin Tae-yong tidak hanya mengandalkan pemain keturunan, tetapi juga potong generasi yang dilakukan oleh Shin Tae-yong memunculkan pemain-pemain muda berbakat seperti Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Rizky Ridho dan Ernando Ari.

Meski begitu, salah satu kunci kesuksesan Timnas Indonesia belakangan ini adalah karena gencarnya aktivitas PSSI melakukan naturalisasi pemain keturunan.

Nama-nama seperti pemain kelas Eropa dan Grade A bergabung, Ragnar Oratmangoen, Mees Hilgers, Kevin Diks, Thom Haye, Jay Idzes, Rafael Struick, Calvin Verdonk, dan Sandy Walsh yang kini menjadi tulang punggung Timnas Indonesia.

Pelatih Brasil soroti pemain muda timnas Indonesia

Marselino Ferdinan dan Shin Tae-yong
Marselino Ferdinan dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • instagram

 

Sebagai informasi, Luciano Leandro adalah legenda sepak bola di Liga Indonesia, ia pernah bermain untuk dua klub besar di Indonesia yakni PSM Makassar dan Persija Jakarta.

Sebelum dipakai jasanya oleh Macan Kemayoran, Luciano Leandro berperan penting membawa PSM Makassar mencapai babak final Liga Indonesia (Ligina II) pada musim perdananya.

Luciano bersama Jacksen F Tiago berhasil membawa PSM Makassar menjadi semifinalis Ligina III dan menjuarai peringkat I Wilayah Timur Ligina IV.

Berhasil memberikan penampilan yang gemilang di PSM Makassar, langsung membuat Persija Jakarta kepincut merekrutnya pada tahun 2001.Musim pertamanya bersama Persija Jakarta, Luciano berhasil menjuarai Ligina VII.

Pada partai final yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno pada 7 Oktober 2001, Luciano Leandro dan kawan-kawan berhasil mengalahkan mantan timnya, PSM Makassar denegan skor 3-2.

Empat tahun kemudian, Luciano memutuskan untuk gantung sepatu tepat di usianya 38 tahun. Ia pun kembali ke Brasil dan membangun sebuah hotel di Kawasan Araujo Macae, Rio de Janeiro.

Menariknya hotel tersebut ia beri nama Hotel Makassar di mana desain dan interior-nya semua mengusung tema Makassar.

Pasca pensiun, Luciano melatih tim lokal bernama Goytacaz FC, ia juga pernah juga menjadi manajer Liga Deportiva Macae dan melatih Macae Esporte yang tampil di Serie B Brasil.

Pada tahun 2007, Luciano sempat kembali ke Indonesia dan melatih Persma Manado. Namun kariernya tak berlangsung lama karena lisensi yang ia pegang hanya lisensi Brasil bukan FIFA.

Luciano baru kembali lagi ke Indonesia pada November 2008 saat PSMS Medan memintanya menjadi pelatih kepala. 

Ia sempat menjadi asisten pelatih Sartono Anwar pada tahun 2001, saat itu menangani Persibo Bojonegoro di Indonesian Premier League.  

Pada 2016, Luciano Leandro melatih tim yang ia cintai PSM Makassar di ajang Torabika Soccer Championship, sebelum akhirnya pada 2019 melatih Persipura Jayapura.

Tahun 2023 yang lalu, Luciano kembali ke Indonesia. Ia dalam misi mencari klub yang ingin menggunakan jasa kepelatihannya di Liga 1.

Selain itu, pria yang akrab disapa Luci itu ingin melihat langsung bakat-bakat pemain muda di ajang Piala Dunia U-17 yang digelar di Indonesia. Di mana negara Brasil menjadi juara bertahan dalam kompetisi kelompok umur itu.

Dalam kesempatan bincang, pelatih asal Brasil itu berbicara soal peluang pemain muda timnas Indonesia untuk berkarier di klub-klub Brasil.

"Bisa bersaing (pemain muda Indonesia)," ujarnya dilansir youtube Sportify Indonesia.

"Walaupun katanya talenta di Brasil lebih banyak, dan lebih skillful?" tanya Host.

Menurut mantan Gelandang Persija ini, para pemain muda Indonesia akan belajar banyak dan menyerap ilmu sepak bola di klub-klub Brasil.

"Setiap hari dia akan latihan dan melihat pemain-pemain yang punya kualitas yang tinggi, jadi dia pasti bisa kalau dia bareng orang-orang punya kualitas," ujarnya.

Adapun salah satu yang kini pemain timnas Indonesia U-17 berkarier di Brasil adalah Welber Jardim, ia membela Sao Paulo U-17.

Luciano mengaku belum pernah melihat langsung Welber Jardim bermain saat di Brasil, tapi sudah sering mendengar namanya.

Untuk diketahui, timnas Indonesia gagal lolos ke fase grup Piala Dunia U-17 2023 karena hanya mengumpulkan dua poin dari tiga laga. Tapi banyak dari punggawa Garuda Muda yang berhasil mencuri perhatian internasional.

Salah satu pemain yang dibicarakan adalah pemain blasteran Brasil yakni Welber Jardim Halim yang berposisi sebagai sayap kanan.

Pemain keturunan Timnas Indonesia, Welber Jardim
Pemain keturunan Timnas Indonesia, Welber Jardim
Sumber :
  • Instagram @welber07official

 

Dirinya saat ini berkarier di tim junior Sao Paulo U-17 yang merupakan salah satu kontestan terkuat di kompetisi Liga Brasil. 

Nama Welber Jardim terkenal saat dirinya dipanggil mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia asuhan Bima Sakti, tepat jelang Piala Dunia U-17.

Welber Jardim berkarier di klub Sao Paulo U-17 di Brasil, ia lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 25 April 2007 kini berusia 16 tahun, berposisi sebagai bek kanan dan bisa juga diandalkan sebagai gelandang bertahan, berkat skill dribbling-nya yang mumpuni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dunia sepak bola sudah tak asing baginya, karena ayahnya dulu juga mantan pemain asing di Liga Indonesia, yakni Elisangelo Jardim de Jesus. Sementara ibunya berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kemudian sejak usia 5 tahun Welber Jardim pindah bersama keluarganya ke Brasil, hingga menempuh ilmu sepak bola di Palmeirai U-10 hingga berlanjut akademi Sao Paulo U-17 pada tahun 2022, bahkan dirinya mendapat kontrak jangka panjang. (ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT