News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Malu-malu Lagi, Legenda Malaysia Safee Sali Bilang Kalau Negaranya Memang Tak Sehebat Timnas Indonesia: Skuad Garuda itu...

Legenda asal Malaysia, Safee Sali, kini sudah tak malu-malu lagi mengakui jika negaranya memang tak sehebat Timnas Indonesia, begini pengakuan jujurnya....
Senin, 27 Januari 2025 - 07:14 WIB
Timnas Indonesia dan Timnas Malaysia
Sumber :
  • AFC & FA Malaysia

tvOnenews.com - Safee Sali, salah satu legenda sepak bola Malaysia, tak segan mengakui bahwa saat ini Timnas Indonesia jauh lebih unggul dibandingkan dengan tim nasionalnya sendiri.

Pujian tersebut ia sampaikan menyusul perkembangan pesat yang dialami oleh Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, berkat tangan dingin pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, serta dukungan penuh dari PSSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shin Tae-yong berhasil membawa perubahan signifikan dalam skuad Garuda, mulai dari peningkatan performa hingga pencapaian yang membanggakan.

Salah satu prestasi terbesar yang diraih adalah lolosnya Timnas Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, sebuah pencapaian yang tentunya menandai lonjakan kualitas tim ini.

Selain itu, peringkat FIFA Timnas Indonesia juga menunjukkan kemajuan yang luar biasa.

Saat ini, skuad Garuda berada di peringkat ke-127 dunia, sebuah capaian yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga memperlihatkan kerja keras tim dalam beberapa tahun terakhir.

Keberhasilan Timnas Indonesia tidak lepas dari strategi cerdas Shin Tae-yong, yang menggabungkan pemain-pemain keturunan dengan talenta lokal terbaik.

Pendekatan ini, bersama dengan pemotongan generasi pemain yang kurang sesuai, berhasil membawa skuad Garuda menjadi lebih kompetitif, menjadikannya salah satu tim yang patut diperhitungkan di Asia.

Menanggapi perkembangan pesat Timnas Indonesia, Safee Sali mengungkapkan rasa kekesalannya terhadap para penggemar sepak bola Malaysia yang dinilainya kurang peduli terhadap perkembangan timnas mereka sendiri.

Ia juga mengkritik program naturalisasi pemain yang berjalan lambat di Malaysia, menyarankan agar Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mempercepat proses tersebut untuk meningkatkan kualitas skuad negara.

Menurut Safee, kesuksesan Timnas Indonesia dalam melangkah lebih jauh di kancah internasional menunjukkan pentingnya strategi yang tepat dan kerja keras dalam mengelola tim.

Hal ini, menurutnya, seharusnya menjadi pelajaran bagi Malaysia agar dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi di Asia.

Dengan pencapaian ini, Timnas Indonesia kini memiliki posisi yang sangat kuat di Asia, dan Malaysia pun tak bisa lagi menganggap remeh kekuatan skuad Garuda yang tengah berkembang pesat.

"Harimau Malaya harus melakukan evaluasi apa masalahnya. Bagi saya, semenjak proyek naturalisasi diperkenalkan, ini puncak terbesar untuk pasukan negara. Timnas Malaysia harus dikoreksi lagi," kata Safee Sali dilansir dari YouTube Sudut Timnas TV.

Safee Sali, pemain andalan PKNS FC dan legenda sepak bola Malaysia, mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan pesat Timnas Indonesia yang dinilai telah jauh melampaui timnas Malaysia dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Safee, perbedaan kualitas antara kedua tim semakin terlihat jelas, dengan skuad Garuda menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Ia memuji kinerja Timnas Indonesia yang sukses di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong.

Berkat strategi cerdas dan pendekatan modern, Indonesia berhasil mencapai prestasi yang mengesankan, salah satunya lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Dalam pandangan Safee, hal ini mencerminkan bahwa Indonesia telah mengalami transformasi besar dalam kualitas permainan dan manajemen tim.

Di sisi lain, Safee menilai bahwa skuad Harimau Malaya tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Meski memiliki potensi, Malaysia tampaknya belum berhasil mengimplementasikan perubahan yang dapat meningkatkan daya saing di level Asia. 

Hal ini menjadi perhatian serius, terutama ketika melihat kesuksesan yang diraih Timnas Indonesia yang semakin kompetitif.

Bagi Safee, perbedaan ini bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga tentang bagaimana pengelolaan tim dan pembaruan yang dilakukan oleh federasi sepak bola masing-masing negara.

Ia berharap agar Malaysia dapat belajar dari perjalanan Timnas Indonesia dan segera mengambil langkah konkret untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Dengan semakin berkembangnya Timnas Indonesia, sudah saatnya bagi Harimau Malaya untuk mengoptimalkan potensi yang ada dan berupaya mengimbangi kekuatan Garuda di pentas internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan apa yang terjadi pada tim nasional saat ini, saya pikir kami membutuhkan staf pelatih baru. Kita harus melihat ke luar karena kita sudah terlalu lama berada di dalam," ucap Safee Sali dilansir dari Kanal Youtube ABS Multimedia. 

"Lihat bagaimana Vietnam, Indonesia, Thailand, berhasil melakukan perombakan yang luar biasa. Kalau kita masih berharap pada penduduk setempat, maka kita masih akan terjebak dalam waktu yang lama," pungkasnya. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia

Luke Vickery bukanlah pemain sembarangan. Lahir di Hawaii pada 25 Oktober 2005, pemuda berusia 20 tahun ini memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pasang Badan untuk Shayne Pattynama, Mauricio Souza Jawab Kritik Bung Binder: Jangan Menilai Sebelah Mata

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memberikan pembelaan keras terhadap salah satu pemainnya Shayne Pattynama. Bek sayap Timnas Indonesia itu belakangan men-
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap

Baru-baru ini berdar kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 16 orang orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT