Marselino Ferdinan Tak Mau Tutup-tutupi, Akhirnya Berani Bicara soal Taktik Shin Tae-yong: Itu yang Bikin Kita Cetak Gol
- PSSI
tvOnenews.com - Marselino Ferdinan akhirnya buka suara soal taktik Shin Tae-yong yang belakangan ini menuai perdebatan.
Sang pelatih asal Korea Selatan itu telah resmi dipecat oleh PSSI pada 6 Januari 2025, meskipun masih memiliki kontrak hingga Juni 2027 dan tengah berjuang membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
Meski dipecat, Shin Tae-yong telah membawa skuad Garuda tampil luar biasa di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
- PSSI
Kemenangan penting 2-0 atas Arab Saudi pada 19 November 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi bukti ketajaman strategi sang pelatih.
Marselino Ferdinan menjadi pahlawan dalam laga tersebut dengan mencetak dua gol hasil serangan balik.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, gelandang serang Oxford United itu justru menyoroti taktik Shin Tae-yong sebagai kunci keberhasilan Indonesia.
“Saya berdoa untuk bisa bermain baik. Kenapa bisa cetak gol? Kerja keras dari tim, itu pasti. Itu sangat berpengaruh buat saya, taktik Coach Shin juga sangat baik,” kata Marselino Ferdinan dalam konferensi pers sesudah laga.
Namun, taktik Shin Tae-yong sempat dipertanyakan beberapa pemain diaspora setelah hasil imbang 2-2 melawan Bahrain.
Situasi itu disebut sebagai “dinamika” oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelum akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan sang pelatih.
Kini, Timnas Indonesia berada di peringkat ketiga Grup C dengan enam poin dari enam laga.
- Kolase
Skuad Garuda masih memiliki peluang besar untuk lolos ke Piala Dunia 2026, dan tugas berat kini berada di tangan Patrick Kluivert, yang resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
Debut Kluivert akan berlangsung pada 20 Maret 2025 saat Timnas Indonesia bertandang ke Sydney untuk menghadapi Australia.
Jika berhasil menang, Indonesia akan menggusur Australia dari posisi kedua klasemen dan semakin dekat dengan tiket ke putaran final.
Setelah laga kontra Australia, Timnas Indonesia masih harus menghadapi Bahrain di Jakarta (25 Maret), China di Jakarta (5 Juni), dan Jepang di Tokyo (10 Juni).
Load more