News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jairo Riedewald jadi Bela Timnas Indonesia di Laga Lawan Australia di Bawah Patrick Kluivert? Begini Kabar Naturalisasinya

Jairo Riedewald masih terus diupayakan untuk secepatnya diambil sumpah dan dia bisa bermain bersama Timnas Indonesia melawan Australia dan Bahrain. Bagaimana -
Kamis, 6 Februari 2025 - 20:28 WIB
Kemungkinan Jairo Riedewald bela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Jairo Riedewald masih terus diupayakan untuk secepatnya diambil sumpah dan dia bisa bermain bersama Timnas Indonesia melawan Australia dan Bahrain pada bulan Maret mendatang. 

Pengamat sepak bola Indonesia Bung Ropan menegaskan bahwa Jairo Riedewald tetap jadi prioritas naturalisasi PSSI. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jairo tetap diprioritaskan oleh PSSI. Patrick Kluivert juga sudah bertelepon bicara dengan Jairo yang mengatakan dia sangat senang dan tidak sabar untuk bisa menjalani proses ini pengambilan sumpah dan memperkuat tim nasional kita,” kata Bung Ropan dalam kanal Youtube resminya dikutip Kamis (6/2/2025).

Jairo Riedewald
Jairo Riedewald
Sumber :
  • VIVA

 

Lantas apa yang membuat Jairo Riedewald belum juga diambil sumpahnya?

Pada tanggal 25 Januari 2025 lalu Jairo Riedewald mendapat hukuman kartu merah saat membela Royal Antwerp melawan STVV. 

Jairo Riedewald mendapat kartu merah di penghujung laga tepatnya di menit ke-90+1’. 

Pada pertandingan tersebut Royal Antwerp bermain imbang dengan STVV.

Antwerp unggul terlebih dahulu di menit ke-10 lewat Anthony Valencia. Namun tim tuan rumah STVV berhasil menyamakan kedudukan delapan menit kemudian. 

“Tiba-tiba terjadi kericuhan di menit 90 plus 1, saat sudah masuk ke tambahan waktu. Jairo Riedewald sempat adu fisik dengan pemain lawan dari STVV. Dia kemudian diusir wasit keluar lapangan,” ungkap Bung Ropan. 

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jairo Riedewald
Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jairo Riedewald
Sumber :
  • Instagram/@royal_antwerp_fc

 

Ini menjadi kartu merah pertama bagi Jairo Riedewald di Liga Pro Belgia setelah bermain 90 menit dengan amat baik. Tapi di 90+1’ dia harus meninggalkan lapangan. 

Beruntungnya skor 1-1 berakhir hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. 

Akibat kartu merah tersebut Jairo Riedewald tidak bisa membela Royal Antwerp, selama dua pertandingan.

Artinya Riedewald akan melewatkan pertandingan melawan Club Brugge pada tanggal 2 Februari dan Anderlecht pada 7 Februari. Ia baru bisa main pada tanggal 9 Februari di kandang Anderlecht.

“Ini hanya bercanda aja, jangan-jangan dia mungkin sengaja dia kan sudah ngebet untuk bisa bermain di Timnas Indonesia yang akan menghadapi Australia dan Bahrain,” ujar Bung Ropan. 

“Daripada cari waktunya agak susah (untuk ke Indonesia), sudah saya bikin aja pelanggaran di 90+1’ kartu merah. Karena sulit mencari waktu di tengah kompetisi,” imbuhnya. 

Menpora RI, Dito Ariotedjo
Menpora RI, Dito Ariotedjo
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Sementara itu menurut Menpora Dito Ariotedjo berkas naturalisasi Jairo Riedewald belum masuk ke mejanya.

“Menurut PSSI ada paper works yang masih belum diselesaikan. Jadi berkasnya belum ke Kemenpora,” jelas Dito. 

Kabar dari Menpora itu kemudian memunculkan keraguan pemain berusia 28 tahun itu bisa memperkuat skuad Garuda lawan Australia pada 20 Maret 2025.  

Apalagi FIFA memberikan batas waktu pendaftaran pemain untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 yakni paling lambat 30 hari sebelum pertandingan.  

"Setiap asosiasi yang mengikuti kompetisi pendahuluan harus memberikan FIFA daftar sementara yang lengkap dan realistis sebisa mungkin, yang berisi sedikitnya 35 calon pemain untuk kompetisi pendahuluan, paling lambat 30 hari sebelum pertandingan kualifikasi pertamanya," bunyi regulasi FIFA untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

Apabila merujuk pada regulasi FIFA tersebut, maka paling lambat pendaftaran pemain Jairo Riedewald sebagai pemain Timnas Indonesia agar bisa tampil melawan Australia adalah tanggal 20 Februari 2025. 

Akan tetapi proses naturalisasi pemain keturunan harus melewati tahapan yang panjang. Mulai dari persetujuan dari DPR RI, kemudian menuju Kementerian Sekretariat Negara dan Presiden.  

Setelahnya pemain baru bisa diambil sumpahnya sebagai WNI oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.  

Tidak sampai di situ, seorang pemain naturalisasi masih harus melalui proses perpindahan federasi. 

Profil Jairo Riedewald 

Jairo Riedewald segera dinaturalisasi untuk bisa membela Timnas Indonesia
Jairo Riedewald segera dinaturalisasi untuk bisa membela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Royal Antwerp

 

Jairo Riedewald lahir pada tanggal 9 November 1996, di Amsterdam. Ia memulai kariernya sebagai pemain muda Ajax. 

Dengan cepat ia membuat pelatih terkesan dengan kemampuannya bermain di banyak posisi, terutama sebagai gelandang bertahan atau bek tengah.

Riedewald melakoni debut seniornya untuk Ajax pada tahun 2014 dan menjadi bagian dari tim yang memenangkan Piala KNVB pada tahun 2019. Gaya permainannya dicirikan oleh umpan yang sangat baik, ketenangan saat menguasai bola, dan kesadaran bertahan. 

Selama bertahun-tahun, ia mengembangkan reputasi sebagai pemain dengan kecerdasan taktis yang hebat, sering memainkan peran penting di lini tengah Ajax.

Pada tahun 2017, Riedewald pindah ke Liga Premier, menandatangani kontrak dengan Crystal Palace. Namun, saat di Inggris ia kurang mendapatkan tempat reguler di tim utama. 

Meski demikian, Riedewald tetap menjadi pilihan yang dapat diandalkan bagi timnya, menunjukkan profesionalisme dan ketahanannya.

Sepanjang kariernya, Riedewald telah mewakili Belanda di berbagai level kelompok umur, dan potensinya terus diakui oleh klub dan negaranya.

Baru-baru ini ia dilirik Timnas Indonesia untuk bisa bermain ke negara asal nenek moyangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayahnya berasal dari Suriname, sedangkan sang ibu berdarah setengah dan setengah Indonesia.

(amr)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT