Pelatih Bahrain Bicara Jujur soal Mental Pemainnya Jelang Kontra Lawan Timnas Indonesia di SUGBK: Kami Tidak Kuat...
- Instagram/bahrainnt
tvOnenews.com -Â Timnas Indonesia akan menjalani laga lanjutan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret 2025.
Selain akan dijamu oleh Australia di Stadion Allianz di Sydney pada 20 Maret 2025, Timnas In Indonesia juga akan menjadi tuan rumah dalam pertandingan kandang melawan Bahrain pada 25 Maret 2025.
Skuad Garuda akan menjamu tim asuhan pelatih Dragan Talajic tersebut di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Â
Pertandingan itu menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu, dan diharapkan bisa menjadi ajang bagi Timnas Indonesia untuk balas dendam.
Pasalnya, Indonesia dan Bahrain sempat menjalani laga panas yang penuh kontroversi pada 10 Oktober 2024 lalu.
Kala itu Indonesia melangsungkan matchday ketiga dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, dimana Bahrain menjadi tuan rumahnya.
- 2024 Asian Football Confederation (AFC)
Â
Sayangnya, wasit laga tersebut, Ahmed Al Kaf dinilai berat sebelah dan lebih memihak Bahrain.
Hal ini karena Ahmed Al Kaf kerap memberikan keputusan yang lebih menguntungkan Bahrain.
Salah satunya yang paling kontroversial adalah overtime di babak kedua yang seolah dibiarkan begitu saja, hingga Bahrain akhirnya menyamakan kedudukan. Padahal, saat itu Indonesia sudah memimpin dengan skor 2-1.
Sayang, pertandingan yang seharusnya selesai pada menit ke-90 justru berlanjut hingga menit ke-99 dan membuat Bahrain memiliki kesempatan untuk menjebol gawang Maarten Paes.
Â
Setelah pertandingan, media sosial wasit Ahmed Al Kaf langsung diserang oleh suporter dan netizen Indonesia.
Tak cuma sang wasit, tim tuan rumah yakni Bahrain juga ikut jadi sasaran. Tak cuma para pemain hingga federasi tim tersebut yang mendapat serangan siber, sejumlah nama lokasi di Bahrain dalam Google Maps juga diganti dengan "AFC Mafia".
Ketar-ketir, Bahrain sempat mengajukan perpindahan venue pertandingan kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dari SUGBK ke tempat yang lebih netral. Sebab, mereka merasa tidak aman jika pertandingan digelar di Jakarta.
Â
Jelang laga di SUGBK, pelatih Timnas Bahrain, Dragan Talajic menyampaikan kondisi mental para anak didiknya jelang laga tandang melawan Skuad Garuda.
Dilansir GDN, pelatih asal Kroasia itu menilai bahwa para pemain Bahrain tak kenal takut dengan siapa pun lawan yang akan mereka hadapi.
- AFC
Â
Dragan Talajic mengatakan, bahwa pada awalnya para pemain Timnas Bahrain sempat "kena mental". Namun, kini mereka jadi lebih percaya diri secara mental.
"Secara mental, kami tidak kuat pada awalnya, tapi sekarang, kami percaya diri secara mental, kami memiliki kepercayaan diri, dan sekarang ceritanya akan berbeda dalam empat pertandingan terakhir," ujar Talajic dilansir GDN.
Â
Dragan Talajic juga optimis, bahwa ia dan timnya mampu untuk melakukan segalanya, termasuk menaklukan tantangan yang ada.
Bahkan, ia memastikan bahwa dirinya akan berjuang mati-matian agar tidak memberikan mereka kesempatan untuk menghancurkan apa yang ia dan timnya telah buat.
"Jika kami bersama, kami mampu melakukan segalanya," ujarnya
"Jika seseorang mencoba membuat kesalahan di antara kami, saya akan berjuang sampai mati untuk tidak memberi mereka kesempatan menghancurkan apa yang telah kami buat," tambahnya.
- Instagram/bahrainnt
Â
Tak sampai di situ saja, Dragan Talajic juga bertekad akan memberikan hasil maksimal dalam empat laga tersisa di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Apalagi mengingat Bahrain punya poin yang sama dengan Indonesia di klasemen sementara Grup C.
"Sekarang telah tiba saatnya kami harus menunjukkan kepada semua orang, kami menunjukkan di Piala Teluk bahwa kami dapat bermain sepak bola dengan baik. Sekarang, empat pertandingan terakhir dalam kualifikasi Piala Dunia, itu akan menjadi cerita yang luar biasa. Kami akan memenangkan setiap pertandingan, bahkan Jepang. Kami tidak takut pada siapa pun," ujar Dargan Talajic. (ism)
Load more