News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diego Michiels Ungkap Momen Memalukan Dirinya saat Bela Timnas Indonesia, Ada Kaitannya dengan Bahrain: Aku Benar-benar Tak Bisa Lupa, karena...

Eks pemain Timnas Indonesia, Diego Michiels ungkap momen memalukan saat Indonesia lawan Bahrain. Diego bilang, "Saya ingat pertama kali saya datang di hotel
Sabtu, 22 Maret 2025 - 15:04 WIB
Mantan pemain Timnas Indonesia, Diego Michiels
Sumber :
  • instagram Diego Michiels

tvOnenews.com - Diego Michiels, pemain naturalisasi Timnas Indonesia sekaligus kapten Borneo FC, pernah mengalami masa sulit saat membela tim Garuda. 

Salah satu momen terburuk yang dialaminya terjadi saat Timnas Indonesia dibantai oleh Bahrain dengan skor telak 0-10 di kualifikasi Piala Dunia 2014, yang hingga kini masih membekas dalam ingatannya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diego Michiels memiliki darah Indonesia dari ayahnya, Robbie Michiels, sementara ibunya, Annet Kloppenburg, berasal dari Belanda. 

Bakat sepak bolanya terpantau oleh PSSI saat ia bermain untuk klub Belanda, Go Ahead Eagles. Ia kemudian mendapatkan tawaran untuk membela Timnas Indonesia. Pada usia 21 tahun, Diego resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 3 Agustus 2011.  

Setelah naturalisasi, Diego langsung dipanggil ke skuad Timnas Indonesia U-23 yang saat itu diasuh Rahmad Darmawan untuk berlaga di SEA Games 2011. 

Diego berhasil membawa Indonesia meraih medali perak di ajang tersebut. Klub pertama yang dibelanya di Indonesia adalah Pelita Jaya FC dari tahun 2011 hingga 2013.  

Dalam wawancara di kanal YouTube Vivagoal Indonesia, Diego membagikan pengalamannya pertama kali bergabung dengan Timnas Indonesia. 

"Saya ingat pertama kali saya datang di hotel timnas waktu itu, nah saya tunggu di lobi, tim baru datang, keluar dari bus cuma pakai sandal jepit, rompi (latihan), tas begitu," kenangnya. 

Diego mengaku kaget karena budaya di Timnas Indonesia berbeda jauh dengan yang ia alami di Belanda, di mana pemain selalu berpakaian rapi sebelum dan setelah latihan. 

"Kalau di Belanda, kita kumpul di sana diberi makan, porsi ini itu, abis latihan harus sama-sama makan lagi, protein, fitness, segala macam, taat aturan," tambahnya.  

Mantan bek Timnas Indonesia, Diego Michiels.
Mantan bek Timnas Indonesia, Diego Michiels.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / VIVAGOAL / Instagram/diegomichiels24

 

Puncak pengalaman buruk Diego terjadi pada laga kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Bahrain pada 29 Februari 2012. 

Indonesia yang saat itu dilatih Aji Santoso harus bertanding dengan kondisi sulit karena konflik dualisme kompetisi yang menyebabkan kesulitan dalam memanggil pemain terbaik. 

Diego mengenang betapa anehnya jalannya pertandingan tersebut. 

"Saya juga bingung sekali, serius. Saya masuk di lapangan, tiba-tiba, wah parah dalam beberapa menit kiper sudah kartu merah," ujarnya. 

Diego menyoroti banyaknya keputusan kontroversial dalam pertandingan tersebut, termasuk beberapa penalti yang diberikan kepada Bahrain. "Penalti berapa, saya bingung sekali," lanjutnya.  

Setelah pertandingan, Timnas Indonesia bahkan sempat dipanggil oleh Interpol karena dicurigai terlibat pengaturan skor. 

"Sampai dipanggil oleh Interpol, mungkin mereka pikir match fixing kah apa kah," ujar Diego. Akibat kekalahan memalukan tersebut, Diego mengaku sempat merasa malu dan enggan keluar rumah. 

"Lama saya tidak keluar rumah waktu itu, wah malu sekali saya, bukan trauma sih, cuma malu sekali," ungkapnya.  

Setelah era Aji Santoso, Timnas Indonesia kembali bertemu Bahrain di bawah asuhan Shin Tae-yong dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026

Pertandingan tersebut juga diwarnai kontroversi dan keputusan wasit yang merugikan Indonesia. 

Meskipun Timnas Indonesia tampil dengan permainan yang lebih terorganisir di bawah Shin Tae-yong, beberapa keputusan kontroversial.

Termasuk pemberian penalti yang meragukan untuk Bahrain, membuat hasil pertandingan terasa tidak adil. 

Shin Tae-yong sempat melayangkan protes keras terhadap keputusan wasit dan menyebut bahwa hasil pertandingan dipengaruhi oleh faktor non-teknis.  

Kini, Timnas Indonesia bersiap menghadapi Bahrain sekali lagi pada 25 Maret 2025, kali ini di bawah kendali pelatih baru, Patrick Kluivert. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kluivert, mantan pemain bintang Belanda, diharapkan mampu membawa pendekatan strategi dan disiplin baru untuk menghadapi Bahrain.

Diego Michiels mungkin tidak lagi menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia, tetapi pengalamannya di masa lalu tetap menjadi pengingat akan kerasnya perjalanan Timnas Indonesia menghadapi lawan seperti Bahrain. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT