News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Anggap Timnas Indonesia Tak Pantas Main di Piala Dunia, Eks Pemain Belanda Ini Bikin Klarifikasi: Saya Benar-Benar...

Mantan pemain asal Belanda, Kees Kwakman bikin klarifikasi usai menganggap Timnas Indonesia tak pantas bermain di Piala Dunia.
Senin, 31 Maret 2025 - 21:47 WIB
Mantan Pemain Belanda, Kees Kwakman
Sumber :
  • scorelit.com

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pemain asal Belanda, Kees Kwakman bikin klarifikasi usai menganggap Timnas Indonesia tak pantas bermain di Piala Dunia.

Perlu diketahui, pria 41 tahun itu pernah memperkuat sejumlah tim elite Liga Belanda seperti NAC Breda, FC Groningen hingga klub Liga Jerman, FC Augsburg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Pesepak Bola Belanda, Kees Kwakman
Mantan Pesepak Bola Belanda, Kees Kwakman
Sumber :
  • fcvolendam.nl

 

Kees Kwakman kemudian memutuskan gantung sepatu sebagai pemain pada 2018 lalu. Pria berpaspor Belanda itu lalu beralih profesi sebagai pandit Liga Belanda.

Pada pekan lalu, pemain asal Belanda itu menyoroti kiprah Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C.

Tepatnya ketika skuad Garuda berhasil menaklukkan Bahrain 1-0 pada matchday ke-8 Grup C yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (25/3/2025).

Kemenangan itu membuat peluang Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026 kembali hidup. Skuad Garuda berada di posisi keempat Grup C dengan sembilan poin.

Nantinya, dua tim teratas akan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, sementara tim peringkat tiga dan empat masih harus berjuang di putaran keempat.

Meski kans skuad Garuda tampil di Piala Dunia 2026 tetap terbuka, Kees Kwakman justru mengaku tak senang melihat permainan tim besutan Patrick Kluivert.

Bahkan, mantan pemain Belanda itu menganggap Timnas Indonesia tak pantas bermain di Piala Dunia karena levelnya masih jauh dengan tim-tim lain.

Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

“Saya tidak begitu senang menontonnya (Indonesia vs Bahrain). Saya mendoakan yang terbaik untuk pemain-pemain itu, dan tentu saja mereka sedang mengejar mimpi mereka, dan jika itu berhasil, itu luar biasa,” kata Kees Kwakman pekan lalu, dikutip dari Voetbalpraat.

“Tetapi, jika Anda menonton (Indonesia vs Bahrain), Anda pasti berharap putri Anda akan mengajak apakah Anda ingin bermain Rummikub (permainan kartu). Tentu saja itu bukan level pertandingan (Piala Dunia)," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan menohok mantan pesepak bola asal Belanda itu kemudian mendapatkan reaksi negatif dari netizen Indonesia.

Kini, Kees Kwakman memberikan klarifikasi tentang Timnas Indonesia setelah mengkritik permainan skuad Garuda yang tidak menarik.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT