News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Andik Vermansyah? Pemain Andalan Timnas Indonesia yang Dijuluki 'Lionel Messi dari Asia', Ternyata Sekarang Malah...

Tak disangka begini kabar terbaru dari Andik Vermansyah yang pernah menjadi pemain andalan Timnas Indonesia hingga mendapat julukan 'Lionel Messi dari Asia'.
Minggu, 20 April 2025 - 11:09 WIB
Mantan Pemain Timnas Indonesia, Andik Vermansyah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Andik Vermansyah, nama yang pernah begitu harum di pentas sepak bola nasional dan Asia Tenggara, kini kembali jadi sorotan.

Mantan bintang Timnas Indonesia yang sempat dijuluki "Lionel Messi dari Asia" ini saat ini bermain di Liga 2 bersama Persiraja Banda Aceh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, baru-baru ini Andik mencurahkan kekecewaannya terhadap kualitas kompetisi yang dijalaninya.

Andik memulai karier profesionalnya pada 2008 bersama Persebaya Surabaya.

Potret Andik Vermansyah saat masih membela Timnas Indonesia
Potret Andik Vermansyah saat masih membela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @andikvermansah

 

Dengan postur tubuh mungil namun kecepatan dan kelincahan luar biasa, ia cepat mencuri perhatian publik sepak bola tanah air.

Kehebatannya menggiring bola dan melewati lawan menjadikannya andalan di Timnas Indonesia sejak debut pada 25 November 2012.

Karier internasional Andik cukup mengilap. Ia mengoleksi 30 caps dan mencetak 2 gol untuk Timnas senior, serta 21 caps dan 3 gol bersama Timnas U-23.

Penampilan terakhirnya untuk Timnas terjadi pada laga melawan Uni Emirat Arab di ajang Kualifikasi Piala Dunia zona Asia pada 10 Oktober 2019.

Salah satu momen puncak Andik terjadi saat dirinya merumput di Liga Malaysia.

Ia sempat membela Selangor FC dan Kedah FA, serta menarik perhatian klub-klub luar negeri, termasuk dari Jepang dan Amerika Serikat.

Andik Vermansyah
Andik Vermansyah
Sumber :
  • Instagram

 

Bahkan, Andik sempat menjalani trial dengan DC United di Major League Soccer (MLS), dan menerima tawaran dari klub Jepang, Ventforet Kofu. 

Sayangnya, dua kesempatan emas itu ditolaknya, yang belakangan ia akui sebagai keputusan yang disesali.

Saat ini, Andik bermain untuk Persiraja Banda Aceh di Liga 2 musim 2024-2025.

Meski tidak lagi muda, pemain asal Jember ini tetap menjadi sosok penting bagi timnya. Hingga saat ini, ia telah tampil dalam 18 pertandingan dan mencetak 4 gol.

Namun, musim ini menjadi penuh tantangan, terutama setelah laga melawan PSPS Pekanbaru di babak 8 besar Grup X Liga 2 pada 11 Februari 2025.

Persiraja kalah 0-1 lewat gol Noriki Akada. Laga berlangsung panas dan diwarnai banyak kartu kuning dari wasit, yang menimbulkan kekecewaan dari kubu Persiraja, termasuk Andik.

Tak bisa menyembunyikan kekecewaannya, Andik meluapkan perasaannya di Instagram Stories.

Ia menuding kualitas pertandingan dan keputusan wasit tak adil, bahkan menyebut dirinya seperti "wayang" yang dipermainkan.

"Jadi pemain bola pro 2008 sampai sekarang main bola kayak jadi wayang, @pt_lib @pssi @erickthohir. Liga (2) bobrok," tulis Andik Vermansyah.

Unggahan tersebut langsung menyita perhatian publik dan menjadi sorotan media. Tudingan ini mengarah pada dugaan ketidakberesan dalam penyelenggaraan Liga 2, yang disebut-sebut tidak transparan dan merugikan sejumlah klub.

Kekalahan dari PSPS Pekanbaru menjadi pukulan telak bagi Persiraja. Dengan hanya mengoleksi 6 poin di posisi ketiga Grup X, mereka dipastikan gagal promosi ke Liga 1 musim depan. 

Sementara PSPS berada di peringkat kedua dengan 9 poin dan masih punya peluang promosi, di bawah PSIM Yogyakarta sebagai pemuncak grup.

Perjalanan Andik Vermansyah adalah cerita tentang potensi besar, pencapaian luar biasa, hingga kenyataan pahit di penghujung karier. 

Meski kini berada di kasta kedua sepak bola Indonesia, dedikasinya terhadap olahraga ini tak bisa diragukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kritik tajamnya seharusnya menjadi peringatan serius bagi penyelenggara liga untuk memperbaiki kualitas kompetisi agar lebih adil dan profesional.

Karena pada akhirnya, sepak bola Indonesia layak mendapat sistem yang lebih baik demi masa depan pemain dan prestasi bangsa. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT