Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Malaysia Ogah Lawan Indonesia di FIFA Matchday? Legenda Malaysia, Safee Sali Justru Akui 'Level' Timnas Indonesia: Di Asia Berkembang, Menuju Piala Dunia dan...

Malaysia ogah lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2025? Legenda Malaysia, Safee Sali justru akui level Indonesia karena bisa lolos Kualifikasi Piala Dunia
Sabtu, 10 Mei 2025 - 23:42 WIB
Legenda Malaysia, Safee Sali
Sumber :
  • Instagram - Safee Sali

tvOnenews.com - Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi dua laga terakhir di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China dan Jepang pada Juni 2025. 

Dua pertandingan ini menjadi krusial untuk menentukan apakah skuad Garuda bisa melaju ke putaran keempat kualifikasi atau harus mengubur mimpi tampil di pentas dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila masih memiliki peluang, Indonesia harus menghadapi tim peringkat ketiga dan keempat dari grup A dan B dalam putaran keempat yang dijadwalkan Oktober mendatang.

Sementara itu, agenda FIFA Matchday pada September 2025 belum terisi. Hal ini dimanfaatkan PSSI untuk menjajaki laga uji coba internasional, dan salah satu lawan yang diincar adalah Malaysia.

Sayangnya, hingga kini Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) belum memberikan respons atas ajakan tersebut. 

Padahal, pertandingan melawan Harimau Malaya bisa menjadi ajang pemanasan penting sekaligus mempertahankan rivalitas klasik Asia Tenggara.

Ketua PSSI Erick Thohir menyatakan bahwa dirinya sangat rindu melihat Indonesia kembali bersua Malaysia. 

“Kami mau uji coba melawan mereka, sepertinya kita sudah kangen juga melawan Malaysia dan sudah cukup lama, tes nyalilah sama-sama," ujar Erick dikutip dan Antara.

Ketiadaan respons dari Malaysia justru menimbulkan kritik tajam dari dalam negeri mereka. Legenda Timnas Malaysia, Safee Sali, menyayangkan sikap pasif FAM terhadap tawaran Indonesia. 

Ia menyebut bahwa Indonesia saat ini merupakan kekuatan besar di kawasan ASEAN dan menjadi lawan ideal untuk mengukur level Malaysia. 

“Timnas Indonesia adalah tim yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Mereka juga bersaing di Asia untuk memperebutkan tiket Piala Dunia dan banyak pemain dari mereka tampil di luar negeri,” ujar Safee Sali dilansir dari Astro Arena.

Tak hanya rivalitas, uji coba ini bisa menjadi tolak ukur kesiapan kedua tim. Di masa lalu, pertemuan Indonesia vs Malaysia selalu penuh gengsi dan menjadi magnet besar bagi penggemar sepak bola regional. 

Kini, dengan generasi baru yang diperkuat pemain diaspora dan pengalaman internasional lebih banyak, laga semacam ini menjadi semakin menarik dan strategis bagi kedua belah pihak.

Safee Sali
Safee Sali
Sumber :
  • REUTERS/Edgar Su

 

Jika Malaysia tetap tak memberi tanggapan, PSSI telah mengantongi dua opsi lain: Lebanon dan Kuwait. 

Kedua negara tersebut sudah memberikan respons positif dan bersedia bertanding dalam turnamen mini yang direncanakan digelar di Jakarta. 

Uji coba melawan tim-tim Timur Tengah ini juga bisa menguntungkan karena memungkinkan skuad Garuda memahami pola permainan lawan yang mungkin akan dihadapi di babak keempat kualifikasi Piala Dunia.

Sebelumnya, sempat muncul wacana menghadapi Rusia, Uzbekistan, hingga Belanda. Namun, kendala jadwal menjadi hambatan utama. 

“Kami sudah menjawab Rusia, sudah mengirim surat. Tapi mereka minta September atau Oktober. Kan Oktober kita tidak bisa. Jadi kami bilang kalau tahun depan ya boleh saja,” jelas Erick Thohir.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, juga menekankan pentingnya melawan tim dengan kekuatan setara atau bahkan lebih kuat. 

Uji coba berkualitas dinilai akan membantu Garuda mempercepat proses adaptasi, terutama menjelang laga-laga penting melawan negara-negara besar Asia seperti Jepang atau Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kalender FIFA Matchday yang terbuka pada September, laga uji coba menjadi kunci penting bagi pelatih Patrick Kluivert untuk menyiapkan taktik, menguji kombinasi pemain, dan menambah jam terbang internasional. 

Dan jika Malaysia melewatkan kesempatan ini, maka peluang emas itu akan jatuh ke tangan Lebanon atau Kuwait. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru Kelas 1 dan Staf TU SDN Srengseng Sawah 15 Dapat Pesan WhatsApp soal Teror Bom, Polisi Kantongi Identitas Pengirim

Guru Kelas 1 dan Staf TU SDN Srengseng Sawah 15 Dapat Pesan WhatsApp soal Teror Bom, Polisi Kantongi Identitas Pengirim

Guru dan staf TU SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, dapat kiriman pesan WhatsApp soal teror bom di hari pertama MPLS
Dianggap Belum Sesuai Kebutuhan, Golkar Usul Besaran Dana BOS Dievaluasi

Dianggap Belum Sesuai Kebutuhan, Golkar Usul Besaran Dana BOS Dievaluasi

Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji sebut besaran dana BOS saat ini, khususnya untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sebesar Rp900 ribu per siswa setiap tahunnya.
5 Kota Selain Paris untuk Jadi Destinasi Liburan di Prancis, Salah Satu Negara yang Masuk Semifinal Piala Dunia 2026

5 Kota Selain Paris untuk Jadi Destinasi Liburan di Prancis, Salah Satu Negara yang Masuk Semifinal Piala Dunia 2026

Jika kamu berencana berlibur ke sana, Prancis memiliki sejumlah kota yang tak kalah cantik dan unik selain Paris untuk jadi destinasi wisatamu selanjutnya.
Jay Idzes Jadi Sensasi di Eropa, Media Jerman Klaim Kapten Timnas Indonesia Ungguli Cristiano Ronaldo Usai Bersinar Bareng Sassuolo

Jay Idzes Jadi Sensasi di Eropa, Media Jerman Klaim Kapten Timnas Indonesia Ungguli Cristiano Ronaldo Usai Bersinar Bareng Sassuolo

Jay Idzes mencuri perhatian publik sepak bola Eropa. Kapten Timnas Indonesia itu disebut memiliki nilai pasar yang kini mampu melampaui harga Cristiano Ronaldo.
Respons Yuvita dapat Bantuan Rp200 Juta dari Hotman Paris, Korban pada Kasus Dugaan Penyekapan di Bandung

Respons Yuvita dapat Bantuan Rp200 Juta dari Hotman Paris, Korban pada Kasus Dugaan Penyekapan di Bandung

Kasus dugaan penyekapan ini mencuat setelah korban YTR atau Yuvita dibawa tersangka Taufik Hidayat ke Rumah Sakit. Hotman Paris beri bantuan uang Rp200 Juta
Imbas Pesan soal Teror Bom, Kegiatan MPLS Hari Pertama di SDN Srengseng Sawah 15 Dibubarkan

Imbas Pesan soal Teror Bom, Kegiatan MPLS Hari Pertama di SDN Srengseng Sawah 15 Dibubarkan

Imbas pesan soal teror bom yang dikirim ke salah satu guru, kegiatan MPLS hari pertama di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026) dibubarkan. 

Trending

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang praperadilan yang dilayangkan oleh mantan Kepala BGN Lodewyk Pusung. 
Minyakita Langka di Kepri, Dijual hingga Rp18 Ribu per Liter, YLPK Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi

Minyakita Langka di Kepri, Dijual hingga Rp18 Ribu per Liter, YLPK Soroti Dugaan Penyimpangan Distribusi

Di tingkat pengecer, Minyakita masih dijual hingga Rp18.000 per liter. Kondisi ini diakui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri yang menyebut masih menemukan pedagang menjual Minyakita di atas HET.
Pemerintah Ingin Bangun Pusat Keuangan Internasional, SMSI Ungkap Risiko yang Berpotensi Rugikan Negara

Pemerintah Ingin Bangun Pusat Keuangan Internasional, SMSI Ungkap Risiko yang Berpotensi Rugikan Negara

RUU PFII masuk dalam Prolegnas 2026 sebagai usulan pemerintah dengan naskah akademik yang telah disampaikan ke Komisi XI DPR RI untuk dibahas pada Rapat Paripurna
Prabowo: Pemimpin yang Menganjurkan "Bakar-Bakar" di Republik Ini Adalah Pengkhianat

Prabowo: Pemimpin yang Menganjurkan "Bakar-Bakar" di Republik Ini Adalah Pengkhianat

Presiden RI Prabowo Subianto menyebut pemimpin yang menganjurkan aksi pembakaran fasilitas umum sebagai pemimpin pengkhianat.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki dalam Keuangan 14 Juli 2026: Leo Ada Peningkatan, Capricorn Pemasukan Bertambah

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki dalam Keuangan 14 Juli 2026: Leo Ada Peningkatan, Capricorn Pemasukan Bertambah

Selamat berbahagia, berikut 5 zodiak yang diprediksi paling dalam keuangan pada 14 Juli 2026, di antaranya Leo ada peningkatan, Capricorn pemasukan bertambah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT