News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Timnas Indonesia Terpopuler: FIFA Denda PSSI Rp400 Juta Lebih hingga Garuda Pertiwi Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal usai Bantai Bahrain

Kabar seputar Timnas Indonesia terpopuler kali ini salah satunya mengenai FIFA yang menjatuhi hukuman denda kepada PSSI ratusan juta rupiah.
Senin, 12 Mei 2025 - 09:28 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Instagram

Jakarta, tvOnenews.com – Kabar seputar Timnas Indonesia terpopuler kali ini salah satunya mengenai FIFA yang menjatuhi hukuman denda kepada PSSI ratusan juta rupiah.

Selain itu, ada Garuda Pertiwi alias Timnas Futsal Putri Indonesia yang lolos ke perempat final Piala Asia Futsal Putri 2025 usai membantai Bahrain. Simak selengkapnya:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1.⁠FIFA Sanksi PSSI Buntut Perilaku Diskriminatif Suporter Timnas Indonesia

FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada PSSI jelang laga Timnas Indonesia melawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
FIFA resmi menjatuhkan sanksi kepada PSSI jelang laga Timnas Indonesia melawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • FIFA.com & AFC.com

 

Pada Minggu (11/5/2025) kemarin, anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengumumkan bahwa PSSI harus menerima hukuman dari FIFA yakni denda dan pengurangan jumlah penonton.

Hal itu buntut perilaku diskriminatif suporter Garuda ketika Timnas Indonesia menjamu Bahrain pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion GBK, Jakarta, 25 Maret 2025.

Arya menjelaskan bahwa PSSI harus membayar denda hampir setengah miliar rupiah atau sekitar Rp400 juta lebih dan harus mengurangi 15 persen jumlah penonton pada laga kandang selanjutnya.

"Keputusan FIFA, PSSI harus bertanggung jawab atas perilaku diskriminatif suporter pada saat pertandingan Indonesia lawan Bahrain yang dimainkan 25 Maret 2025. Di sana FIFA juga kirim laporan, jadi ada monitoring sistem mereka anti-diskriminasi, sebagai laporan mereka," kata Arya, Minggu (11/5/2025).

"Berdasarkan laporan tersebut, FIFA menyatakan suporter Indonesia paling aktif di tribun utara dan selatan. Peristiwa terjadi di sektor 19, disebabkan suporter Indonesia pada menit ke-80 sekitar hampir 200 suporter tuan rumah teriakkan slogan xenophobia "Bahrain bla...bla...bla..."," tambahnya.

Adapun, pengurangan 15 persen jumlah kursi diterapkan di belakang gawang bagian utara dan selatan. Namun, FIFA masih memberi kesempatan agar jumlah itu tetap dapat diisi penuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"FIFA juga berikan ruang alternatif boleh saja 15 persen itu diberikan tapi kepada komunitas anti-diskriminasi atau komunitas khusus seperti keluarga, mungkin pelajar atau perempuan. Dan mereka harus pasang spanduk anti-diskriminasi," jelas Arya.

Lebih lanjut, Arya menyebut FIFA meminta PSSI untuk membuat rencana komprehensif melawan tindakan diskriminasi di sepak bola dalam laga selanjutnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Head to Head Timnas Indonesia Vs Oman: Garuda Catat Rekor Buruk 38 Tahun Tak Pernah Menang

Head to Head Timnas Indonesia Vs Oman: Garuda Catat Rekor Buruk 38 Tahun Tak Pernah Menang

Menilik Head to head Timnas Indonesia vs Oman, di mana skuad Garuda mencatatkan rekor buruk karena sudah 38 tahun tidak pernah meraih kemenangan atas tim berjuluk Samba Teluk tersebut.
Terpopuler: Profil Fabiola Elizabeth Tersangka Love Scamming, Doa untuk Dedi Mulyadi, KDM Respons Pernyataan Abu Janda

Terpopuler: Profil Fabiola Elizabeth Tersangka Love Scamming, Doa untuk Dedi Mulyadi, KDM Respons Pernyataan Abu Janda

Profil Fabiola Elizabeth, tersangka sindikat love scamming internasional hingga Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) didoakan masyarakat Papua dan respons Abu Janda terpopuler di kanal tvOnenews.com.
Polisi Ungkap Mantan Istri Pembunuh WNA Korsel di Bekasi Ternyata Mantan Caleg

Polisi Ungkap Mantan Istri Pembunuh WNA Korsel di Bekasi Ternyata Mantan Caleg

Polisi mengungkap fakta baru dibalik pembunuhan berencana yang dilakukan oleh SJ dan HW terhadap Warga Negara Asing asal Korea Selatan Byong Chan Sang (66) di kediamannya, Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
5 Fakta Jaringan Penipuan Online di Solo

5 Fakta Jaringan Penipuan Online di Solo

Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap sindikat penipuan daring (online) internasional di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah. Kelompok ini menargetkan warga negara asing sebagai targetnya.
KPK Ungkap Kasus Proyek Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan Rugikan Negara Rp35,7 Miliar

KPK Ungkap Kasus Proyek Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan Rugikan Negara Rp35,7 Miliar

Soal Korupsi Kantor Pemkab Lamongan, KPK mengatakan berdasarkan hasil kekurangan volume bangunan dan sejumlah material yang digunakan tidak sesuai dengan kontrak perjanjian.
Marak Kriminalitas di Jalan, KDM Rapatkan Barisan Bentuk Tim Khusus Antibegal

Marak Kriminalitas di Jalan, KDM Rapatkan Barisan Bentuk Tim Khusus Antibegal

Akhir-akhir ini media sosial (Medsos) diramaikan dengan isu darurat begal di Jakarta, yang juga terjadi diberbagai wilayah. KDM dan jajarannya pun menyoroti

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Timnas Putri Indonesia akan menghadapi Singapura dalam agenda FIFA Women's Matchday melalui ajang Garuda Championship Series 2026. Berikut jadwalnya.
Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Pelemahan nilai tukar rupiah yang dibuka perdagangan level Rp17.885 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/6/2026) ternyata tidak selalu membawa kabar buruk.
Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Bea Cukai Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) turut merespong polemik terkait permasalahan penahanan dan pembongkaran 15 kontainer bermuatan bahan mineral tambang timah dan ilminite milik PT Putera Mineral Mandiri (PMM).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT