Jujur, Media China Sebut Timnas Indonesia Tak Pantas Disebut Tim 'Asia Tenggara', Tapi Lebih Cocok Dianggap Sebagai....
- Instagram @rizkyridhoramadhani
Strategi ini terbukti saat Indonesia mencukur Vietnam dan tampil tangguh menghadapi Australia dan Bahrain.
- PSSI
Bahkan dalam latihan terakhir di GBK, Kluivert terlihat mengasah transisi cepat serta skema pressing tinggi untuk membatasi ruang gerak striker China, Wu Lei.
Media 163.com pun mengakui efektivitas strategi ini. “Program naturalisasi Timnas Indonesia sangat agresif, dan mereka memang memanfaatkan strategi ini untuk mendongkrak prestasi mereka di level internasional,” tulis mereka.
China sendiri tidak datang tanpa persiapan. Skuad mereka yang dipimpin Wu Lei juga melakukan latihan intensif dan mencoba menyesuaikan diri dengan kondisi panas dan tekanan atmosfer suporter Indonesia.
Namun, secara mental dan teknis, mereka dihadapkan pada tim Indonesia yang sangat solid, terorganisir, dan diperkuat pemain-pemain dari liga-liga top Eropa.
Selain itu, bermain di kandang sendiri memberikan keuntungan besar bagi Indonesia. Dukungan puluhan ribu suporter yang memenuhi Stadion Utama GBK diprediksi akan menjadi kekuatan tambahan yang sulit ditandingi.
Kini, dengan dua laga krusial tersisa, Indonesia tak hanya memburu kemenangan, tapi juga ingin membuktikan bahwa strategi jangka panjang melalui naturalisasi telah membawa mereka naik level.
Sementara bagi China, kekalahan malam ini bisa jadi akhir dari perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026. (udn)
Load more