News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Jepang Soroti Reaksi Stres Warga China usai Tim Naga Dipermalukan Timnas Indonesia: Memalukan!

Media Jepang menyoroti reaksi stres dari warga China setelah dipermalukan oleh Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Jumat, 6 Juni 2025 - 15:00 WIB
Timnas Indonesia vs China
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Media Jepang menyoroti reaksi stres dari warga China setelah dipermalukan oleh Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Skuad Garuda akhirnya berhasil mengamankan tiga poin penuh dari China pada Kamis (5/6/2025) malam WIB, dengan menang tipis 1-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eksekusi penalti Ole Romeny menjadi pembeda di antara kedua tim setelah Ricky Kambuaya dilanggar Yang Zexiang menjelang jeda turun minum.

Ricky Kambuaya saat dilanggar Yang Zexiang
Ricky Kambuaya saat dilanggar Yang Zexiang
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

 

Kemenangan ini memastikan Timnas Indonesia lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 karena dibarengi oleh kekalahan Bahrain dengan skor 0-2 dari Arab Saudi.

Di sisi lain, China dipastikan tersingkir, bersamaan dengan Bahrain, karena tidak punya kans lagi untuk lolos ke putaran keempat.

Berdasarkan catatan di Indonesia, ini menjadi kemenangan pertama atas China sejak 1987 ketika menang dengan skor 3-1 di Kings Cup.

Namun, jika merujuk kepada catatan resmi, ini menjadi kemenangan pertama skuad Garuda atas Tim Naga sejak 1957, ketika mereka menang 2-0  di Kualifikasi Piala Dunia.

Media China, Sohu, pun menganggapnya sebagai hasil yang memalukan karena ini tidak pernah terjadi di ajang resmi dalam 68 tahun terakhir.

Timnas Indonesia saat melawan China di Jakarta, Kamis (5/6).
Timnas Indonesia saat melawan China di Jakarta, Kamis (5/6).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

Mereka menganggapnya sebagai hal memalukan dan pemberitaan tersebut diangkat oleh media Jepang, Soccer Digest Web, pada Jumat (6/6/2025).

“‘Kekalahan pertama yang memalukan dari Indonesia dalam 68 tahun’. Media China meratapi kegagalan mereka ke Piala Dunia. Publik geram, mengatakan, ‘Benar-benar tidak ada harapan,’ dan ‘Sepak bola bukan untuk mereka’,” tulis judul yang diberikan media Jepang itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka pun menyoroti reaksi dari para netizen China yang tampak frustrasi ketika merespons pemberitaan Sohu.

“Di kolom komentar media, publik terlihat mengatakan hal-hal seperti, ‘Benar-benar tidak ada harapan’, ‘Itu benar-benar memfrustrasikan’, ‘Kapan mereka membuat terobosan’, ‘Tidak ada jalan pintas dalam sepak bola’, ‘ Ini adalah pemandangan familiar’, ‘Itu tidak pantas untuk ditonton’, dan ‘Itu tidak akan berubah siapa pun yang melatih’,” demikian tulis Soccer Diggest Web.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT