Media Jepang Soroti Reaksi Stres Warga China usai Tim Naga Dipermalukan Timnas Indonesia: Memalukan!
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com -Ā Media Jepang menyoroti reaksi stres dari warga China setelah dipermalukan oleh Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Skuad Garuda akhirnya berhasil mengamankan tiga poin penuh dari China pada Kamis (5/6/2025) malam WIB, dengan menang tipis 1-0.
Eksekusi penalti Ole Romeny menjadi pembeda di antara kedua tim setelah Ricky Kambuaya dilanggar Yang Zexiang menjelang jeda turun minum.
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Ā
Kemenangan ini memastikan Timnas Indonesia lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 karena dibarengi oleh kekalahan Bahrain dengan skor 0-2 dari Arab Saudi.
Di sisi lain, China dipastikan tersingkir, bersamaan dengan Bahrain, karena tidak punya kans lagi untuk lolos ke putaran keempat.
Berdasarkan catatan di Indonesia, ini menjadi kemenangan pertama atas China sejak 1987 ketika menang dengan skor 3-1 di Kings Cup.
Namun, jika merujuk kepada catatan resmi, ini menjadi kemenangan pertama skuad Garuda atas Tim Naga sejak 1957, ketika mereka menang 2-0Ā di Kualifikasi Piala Dunia.
Media China, Sohu, pun menganggapnya sebagai hasil yang memalukan karena ini tidak pernah terjadi di ajang resmi dalam 68 tahun terakhir.
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Ā
Mereka menganggapnya sebagai hal memalukan dan pemberitaan tersebut diangkat oleh media Jepang, Soccer Digest Web, pada Jumat (6/6/2025).
āāKekalahan pertama yang memalukan dari Indonesia dalam 68 tahunā. Media China meratapi kegagalan mereka ke Piala Dunia. Publik geram, mengatakan, āBenar-benar tidak ada harapan,ā dan āSepak bola bukan untuk merekaā,ā tulis judul yang diberikan media Jepang itu.
Mereka pun menyoroti reaksi dari para netizen China yang tampak frustrasi ketika merespons pemberitaan Sohu.
āDi kolom komentar media, publik terlihat mengatakan hal-hal seperti, āBenar-benar tidak ada harapanā, āItu benar-benar memfrustrasikanā, āKapan mereka membuat terobosanā, āTidak ada jalan pintas dalam sepak bolaā, ā Ini adalah pemandangan familiarā, āItu tidak pantas untuk ditontonā, dan āItu tidak akan berubah siapa pun yang melatihā,ā demikian tulis Soccer Diggest Web.
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Ā
China sendiri masih memiliki satu pertandingan lagi dengan menghadapi Bahrain di pertandingan terakhir, namun itu sudah tidak lagi penting karena keduanya sudah tersingkir.
Timnas Indonesia pun masih memiliki satu pertandingan lagi dengan menghadapi Jepang di Suita City Stadium, Osaka pada 10 Juni mendatang.
Laga itu pun juga tidak menentukan karena kedua tim sudah menentukan nasibnya masing-masing, namun bakal menjadi kesempatan bagus untuk skuad asuhan Patrick Kluivert mematangkan persiapan sebelum mengikuti putaran keempat. (rda)
Load more