Sudah Tak Bisa Dimaafkan! Legenda China 'Ngamuk' Usai Tim Naga Dipermalukan Timnas Indonesia di Piala Dunia 2026
- Tim tvOne/Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com — Kekalahan China dari Timnas Indonesia dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 kembali memicu gelombang kritik tajam dari para legenda sepak bola Negeri Tirai Bambu.
Salah satu legenda China Fan Zhiyi, mantan kapten dan bek tengah itu menyebut kekalahan 0-1 dari Indonesia sebagai "sulit diterima" dan mencerminkan titik terendah dalam sejarah sepak bola nasional mereka.
China resmi tersingkir dari babak kualifikasi setelah kekalahan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis (5/6/2025) malam.
Kekalahan ini membuat poin mereka tetap tertahan di angka enam dari sembilan laga, memastikan langkah mereka terhenti di babak ketiga zona Asia.
Dalam program komentar pascapertandingan, Fan Zhiyi tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya.
Ia menyatakan bahwa performa buruk tim secara keseluruhan, terutama di babak pertama, menunjukkan tidak adanya ancaman nyata terhadap Indonesia.
“Di akhir babak pertama, apakah ada satu pun pergerakan yang benar-benar berbahaya dari tim kita?” ujar Fan dilansir dari thethao, Minggu (8/6/2025).
“Bagaimana bisa mengalahkan Indonesia jika bermain seperti ini? Saya jujur tidak punya harapan lagi, tapi tetap enggan menyerah. Namun, dengan permainan seperti itu, memang pantas untuk dimaki.”
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Kritik juga diarahkan secara spesifik kepada pemain naturalisasi asal Brasil, Serginho, yang tampil sebagai starter untuk pertama kalinya bersama timnas China.
Fan mempertanyakan kontribusi pemain tersebut di lapangan.
“Di babak pertama, saya perhatikan Serginho hanya menyentuh bola beberapa kali. Mungkin tidak sampai enam kali,” kata Fan. “Apa gunanya pemain seperti itu di pertandingan sepenting ini?”
Meski begitu, data statistik pascapertandingan justru menunjukkan kontribusi Serginho tak sepenuhnya minim.
Ia mencatat 20 dari 24 umpan akurat (83 persen), satu umpan kunci, dua dari tiga dribel sukses, serta memenangi enam dari sebelas duel.
- Instagram @chinafootballassociation
Namun, ia juga kehilangan bola sebanyak 12 kali — angka yang menunjukkan bahwa penampilannya masih belum mampu menjadi pembeda dalam laga yang menentukan.
Load more