News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omongan Media Jepang Terbukti, Sebelum Dibantai 0-6, Timnas Indonesia Sudah Disebut Tak Selevel dengan...

Jauh sebelum dibantai 0-6, Timnas Indonesia sudah disebut tak selevel dengan tim ini. Media Jepang sampai bilang...
Selasa, 17 Juni 2025 - 15:16 WIB
Timnas Indonesia vs Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Timnas Indonesia baru saja menelan kekalahan telak 0-6 dari Jepang dalam laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 10 Juni 2025.

Kekalahan ini tak hanya mengecewakan publik tanah air, tetapi juga seolah mengonfirmasi kritik pedas yang sebelumnya telah dilontarkan media sepak bola asal Jepang, Soccer Digest Web.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan sebelum bola digulirkan, media tersebut telah secara blak-blakan menilai bahwa Indonesia, bersama China, belum berada di level yang sama dengan tim-tim papan atas Asia seperti Jepang.

tvonenews

Kritik itu bukan tanpa dasar. Soccer Digest Web menyoroti strategi yang diambil Indonesia dalam membangun skuadnya, yang dianggap terlalu bertumpu pada pemain-pemain naturalisasi, terutama mereka yang berkiprah di Eropa.

"Selama Indonesia dan China masih mengandalkan pemain naturalisasi, kecil kemungkinan mereka akan menjadi ancaman sebagai rival,” tulis media tersebut dalam laporan tajamnya.

Kritik ini terbukti bukan sekadar retorika. Di lapangan, skuad Indonesia yang diisi nama-nama diaspora seperti Jay Idzes, Thom Haye, Justin Hubner, hingga Ole Romeny terlihat kewalahan menghadapi tekanan intens Samurai Biru.

Jepang bermain dengan struktur dan kedalaman permainan yang jelas lebih matang, hasil dari pembinaan jangka panjang dan investasi serius pada pengembangan pemain muda lokal.

Sebagai perbandingan, Jepang sudah sejak awal 2000-an meninggalkan pendekatan “instan” seperti naturalisasi.

Ole Romeny dan Calvin Verdonk
Ole Romeny dan Calvin Verdonk
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) memilih jalan panjang: membangun dari bawah.

Kini, hasilnya terlihat nyata, puluhan pemain Jepang tampil reguler di liga-liga top Eropa, dan timnas mereka menjadi salah satu kekuatan paling konsisten di Asia.

“Bahkan jika ada pemain yang datang ke Jepang dan ingin dinaturalisasi, aturan ketat FIFA menghalangi mereka untuk bergabung dengan tim nasional Jepang,” tulis Soccer Digest Web.

Sebaliknya, Indonesia masih menaruh harapan besar pada pemain diaspora, utamanya dari Belanda.

Walaupun membawa kualitas individu yang lebih tinggi dibanding pemain lokal, pendekatan ini dipandang belum cukup untuk menyatukan tim secara kolektif dan mencapai level permainan yang setara dengan tim-tim elite Asia.

China, yang juga disinggung dalam laporan itu, bahkan dinilai mengalami kegagalan serupa meski memakai jalur berbeda: menaturalisasi pemain asing yang bermain di Liga Super China. Hasilnya tetap belum signifikan.

Laga Indonesia vs Jepang menjadi ujian konkret atas pendekatan ini—dan hasilnya berbicara sendiri.

Kekalahan telak 0-6 bukan hanya soal skor, tapi juga selisih kualitas dan struktur tim yang jauh berbeda.

Timnas Indonesia vs Jepang
Timnas Indonesia vs Jepang
Sumber :
  • AFC

 

Kritik dari media Jepang ini seharusnya tak dilihat semata sebagai sindiran, tapi lebih sebagai alarm keras.

Strategi naturalisasi memang bisa memberi dorongan instan, namun terbukti belum mampu membawa Indonesia menyaingi kekuatan mapan seperti Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika Indonesia ingin bersaing di level atas Asia, fondasi yang lebih kuat dan berkelanjutan harus dibangun: pembinaan usia dini, pendidikan pelatih, infrastruktur sepak bola nasional, dan kompetisi lokal yang benar-benar kompetitif.

Untuk sekarang, Soccer Digest Web mungkin terkesan meremehkan. Tapi setelah hasil 0-6 di Tokyo, bisa jadi mereka hanya berkata jujur lebih awal dari kita sendiri. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT