Media China Tiba-tiba Ucapkan Terima Kasih, Bersyukur Disingkirkan Timnas Indonesia yang Sudah Bantu...
- Kolase
tvOnenews.com - Setelah sempat menyesali kegagalan lolos ke ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, media China kini justru mengucapkan 'terima kasih' kepada Timnas Indonesia.
Alasannya? Keputusan kontroversial AFC soal penunjukan tuan rumah round 4 yang dianggap merugikan tim-tim non-Timur Tengah, termasuk Indonesia yang justru menyingkirkan mereka.
Kekalahan dari Timnas Indonesia di fase Grup C sempat jadi luka besar bagi China. Meski menang atas Bahrain, tim Negeri Tirai Bambu tetap gagal lolos karena kalah poin dari skuad Garuda.

- AFC
Kondisi itu sempat membuat media China menaruh curiga pada proses kelolosan Indonesia, bahkan berharap adanya keajaiban dari banding atau gugatan terhadap dugaan pelanggaran regulasi. Tapi semua itu tak terbukti.
Kini, setelah AFC resmi menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah putaran keempat, narasi di media China berubah total.
Mereka malah menilai tersingkir lebih awal sebagai “keberuntungan yang terselubung.”
"Ini adalah babak play-off Piala Dunia! Enam tim berjuang keras untuk masuk, tetapi dua di antaranya menjadi tuan rumah hanya dengan satu pemberitahuan," tulis Sohu dalam laporannya.

- PSSI
"Menurut aturan, keenam tim ini harus dibagi menjadi dua grup, dan peringkat pertama di setiap grup akan langsung masuk ke Piala Dunia," lanjut media China tersebut.
Media tersebut bahkan menyindir keputusan AFC yang awalnya menjanjikan pemilihan tuan rumah secara adil berdasarkan hasil akhir, namun akhirnya berubah begitu saja tanpa kejelasan.
"Sekarang Arab Saudi dan Qatar masing-masing mempertahankan kandang sendiri. Bukankah ini jaminan yang jelas untuk masuk?" tegas mereka.
"Yang lebih menyebalkan adalah AFC sebelumnya berjanji untuk "mengalokasikan hak tuan rumah berdasarkan hasil", tetapi berubah pikiran tanpa jejak," lanjutnya.

- Instagram @rizkyridhoramadhani
Menurut Sohu, federasi sepak bola China pun sempat mengajukan diri sebagai tuan rumah, tapi tak ada tanggapan dari AFC.
Sindiran tajam pun dilontarkan ke arah kekuatan politik dan uang yang bermain di balik panggung sepak bola Asia.
"Pada titik ini, kita harus berterima kasih kepada timnas sepak bola Tiongkok. Sebelumnya, Asosiasi Sepak Bola Tiongkok juga mengajukan permohonan untuk hak menjadi tuan rumah babak play-off, tetapi tidak ada tanggapan," kata Sohu.
Akhirnya, media China menyatakan bahwa kegagalan lolos justru menyelamatkan mereka dari “jebakan politis” di babak lanjutan ini.
Dan sebagai penutup, mereka menyerukan untuk mulai membangun sepak bola dari dasar, bukan berharap keberuntungan semata.
"Sekarang tampaknya tidak masuk babak play-off adalah berkah tersembunyi, jika tidak, itu akan menjadi "pukulan telak"," lanjut mereka.
Sementara itu, tim asuhan Patrick Kluivert kini menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara di babak keempat, harus siap menghadapi tantangan berat.
Mereka akan bertemu lima negara kuat Timur Tengah mulai Oktober 2025 dan semua laga dimainkan di kandang lawan. (far/asl)
Load more