News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Simon McMenemy? Eks Pelatih Sebelum Shin Tae-yong Bikin Ranking FIFA Timnas Indonesia Hancur Kini Muncul Minta Maaf

Simon McMenemy, mantan pelatih Timnas Indonesia sebelum era Shin Tae-yong penyebab ranking FIFA Garuda berantakan tiba-tiba muncul minta maaf karena hal ini.
Minggu, 22 Juni 2025 - 14:05 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ ANTARA

tvOnenews.com - Simon McMenemy, mantan pelatih Timnas Indonesia sebelum era Shin Tae-yong penyebab ranking FIFA Garuda berantakan kini tiba-tiba muncul minta maaf.

Nama Simon McMenemy sangat dikenal fans Timnas Indonesia karena punya pengalaman cukup lama di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data dari Transfermarkt per Sabtu (21/6/2025), Simon McMenemy mengawali kariernya di dunia kepelatihan sebagai asisten pelatih.

Simon McMenemy mulanya mengemban jabatan asisten pelatih di klub asal Inggris, Worthing FC pada 2009 silam.

Setelah itu, pelatih kelahiran asal Skotlandia ini berlabuh ke Vietnam menjadi pelatih kepala klub Long An FC pada 2010.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy
Sumber :
  • ANTARA/Michael Siahaan

 

Baru melatih dua klub, dewi fortuna mengarah ke Simon McMenemy karena dipercaya sebagai pelatih kepala Timnas Filipina pada 2010.

Sebagai pelatih Timnas Filipina, nama Simon McMenemy semakin melesat ketika tim dengan julukan The Azkals itu berkiprah di Piala AFF 2010.

Timnas Filipina di tangan dingin Simon McMenemy bahkan bisa mencapai ke titik semifinal Piala AFF 2010.

Alih-alih berlanjut ke babak berikutnya, harapan Timnas Filipina harus kandas atas Timnas Indonesia karena kalah agregat skor 0-2.

Padahal kala itu Simon McMenemy punya keuntungan besar lantaran skuad Filipina ditaburi pemain naturalisasi.

Setelah mengakhiri jabatan pelatih Timnas Filipina, Simon McMenemy berlabuh ke Tanah Air menukangi Mitra Kukar di Liga Indonesia 2011-2012.

Di Pelita Bandung Raya, status Simon McMenemy sebagai pelatih kepala hanya bertahan lima bulan saja.

Pelatih berusia 47 tahun itu coba berkelana ke negara Baladewa menjadi pelatih kepala New Radiant pada 2014, tetapi hanya bawa 4 pertandingan.

Kembali ke Filipina, Simon McMenemy menahkodai klub Loyola FC sebanyak 31 pertandingan.

Simon akhirnya kembali ke Indonesia karena ditarik sebagai pelatih Bhayangkara FC sejak Liga 1 2017 hingga musim 2018.

Di Bhayangkara FC, pelatih berlisensi A UEFA itu telah membawa The Guardians berlaga sebanyak 68 pertandingan.

Pada momen inilah, Simon McMenemy dilirik PSSI membesut Timnas Indonesia setelah Garuda ditinggal pergi Luis Milla.

Alih-alih bersinar di Timnas Indonesia, Simon McMenemy membuat ranking Garuda hancur lebur merosot dari peringkat 159 menjadi 173.

Simon hanya mampu bikin Timnas Indonesia menang dua kali ketika uji coba lawan Vanuatu dan Myanmar.

Pelatih kelahiran 6 Desember 1977 ini menyebabkan Timnas Indonesia telah tujuh kekalahan saat berkiprah di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI kala itu langsung mendapuk Simon dan mendatangkan Shin Tae-yong.

Simon sempat menganggur sekitar dua tahun sebelum menjabat Direktur Teknis Bhayangkara FC pada 2011-2022.

Di Persela Lamongan, Simon McMenemy hanya membantu pelatih dan menjadi manajer tim.

Lewat Instagram pribadinya, Simon McMenemy kini muncul melontarkan ucapan perpisahan ingin meninggalkan Indonesia.

"Indonesia mulai dari mana? Waktu kita telah berakhir, mengatakan bahwa Anda telah mengubah hidup adalah pernyataan yang meremehkan. Saatnya untuk petualangan baru frustasi baru, keberhasilan baru, dan kegagalan baru," tulis Simon McMenemy.

Lebih menariknya lagi, Simon juga minta maaf atas kegagalan tunggangi Timnas Indonesia dan beberapa klub Indonesia.

"Terima kasih atas semua yang telah kau berikan padaku, dan jika aku tidak memenuhi ekspektasi kalian, maka aku mohon maaf atas kekuranganku," lanjut dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terima kasih juga kepada semua yang telah bertemu selama perjalanan, beberapa teman dan hubungan yang luar biasa tidak akan pernah terlupakan. Sampai kita bertemu lagi," tutupnya.

(hap)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT