GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tahan Lagi, Marselino Ferdinan Ungkap Perbedaan 'Sepak Bola' di Indonesia, Belgia, dan Inggris: Sampai Sana, Saya Baru Tahu The Real Football Itu...

Marselino Ferdinan blak-blakan perbedaan sepak bola di Indonesia dan di luar negeri, termasuk Belgia, dan Oxford United. Marceng sebut kalau sepak bola profesional itu ternyata
Sabtu, 5 Juli 2025 - 13:03 WIB
Selebrasi Ole Romeny dan Marselino Ferdinan saat cetak gol untuk Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Tak mau tutupi lagi, Marselino Ferdinan blak-blakan soal perbedaan sepak bola di Indonesia dan di luar negeri, termasuk Belgia, dan Oxford United.

Gelandang muda andalan Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, kembali menjadi sorotan publik setelah ia bersama striker naturalisasi Ole Romeny tiba di Indonesia untuk membela Oxford United dalam ajang Piala Presiden 2025

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran duo pemain ini tak hanya menarik karena prestasi mereka, tetapi juga karena perjalanan karier Marselino yang sarat pembelajaran dari luar negeri.

Marselino yang memulai karier profesional di Liga 1 bersama Persebaya Surabaya pada 2021, kini telah merasakan atmosfer tiga liga berbeda: Indonesia, Belgia, dan Inggris

Dalam wawancara di kanal YouTube Oxford United, pemain kelahiran Jakarta ini membagikan pengalaman uniknya selama menimba ilmu sepak bola di luar negeri.

Marselino Ferdinan, pemain Oxford United
Marselino Ferdinan, pemain Oxford United
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Vindes

 

Menurut Marselino, setiap negara memiliki karakteristik sepak bola yang khas. Di Indonesia, permainan lebih menonjolkan kecepatan. 

Sementara itu, saat membela KMSK Deinze di Liga 2 Belgia selama dua musim, ia mulai memahami pentingnya taktik, struktur permainan, dan aspek fisik yang lebih terukur. 

Ia mencatat satu gol dalam tujuh pertandingan bersama klub tersebut, namun pengalaman yang ia dapatkan jauh melampaui statistik itu.

“Banyak bedanya karena di Indonesia lebih konteksnya dalam hal kecepatan. Kalau di sini (Inggris) lebih ke struktur, taktikal, out of possession dan in possession-nya lebih compact dan kompleks,” ujar Marselino, dikutip dari YouTube Oxford United.

Meski hanya bermain beberapa laga di Belgia, Marselino menyebut bahwa gaya bermain di sana cukup mirip dengan Inggris. 

Kolase foto Marselino Ferdinan dan Ole Romeny
Kolase foto Marselino Ferdinan dan Ole Romeny
Sumber :
  • Instagram @oufcofficial

 

Namun, ia menekankan bahwa kompetisi di Championship (Divisi 2 Inggris) lebih menuntut kekuatan fisik dan intensitas tinggi dalam setiap laga. 

“Belgia sama Inggris enggak terlalu beda jauh, tapi di sini fisiknya lebih berat,” tambahnya.

Sejak bergabung dengan Oxford United pada April 2024, Marselino mulai mendapat panggung di level yang lebih kompetitif. 

Ia mengakui bahwa masa-masa awal berkarier di Eropa menjadi titik balik dalam hidupnya sebagai pesepak bola profesional. 

Dalam wawancara bersama channel Vindes, Marselino mengaku baru memahami arti sebenarnya dari “pemain bola yang profesional” setelah bermain di luar negeri.

"Puji Tuhan, karier saya di luar negeri cukup cepat naik. Di Belgia saya merasa bisa mengikuti ritmenya. Tapi begitu sampai sana, saya tahu, the real football itu seperti apa. Harus gym, makan yang benar. Dulu waktu di Indonesia, saya belum tahu caranya jadi pemain bola yang benar. Mungkin sekarang sudah berubah, tapi dulu saya baru sadar di Belgia bahwa jadi pesepak bola itu ada proses dan disiplin yang wajib dijalani," ucap Marselino, dikutip dari YouTube Vindes, Sabtu (05/07/25).

Marselino Ferdinan dan Ole Romeny
Marselino Ferdinan dan Ole Romeny
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Vindes

 

Pernyataan Marselino ini juga membuka ruang diskusi tentang perbedaan sistem pengembangan pemain antara Liga 1 Indonesia dan liga-liga Eropa. 

Ia menyayangkan minimnya edukasi dan struktur profesional di masa awal kariernya di tanah air, meski kini mulai melihat perubahan positif di tubuh sepak bola nasional, terutama sejak hadirnya pelatih asing seperti Shin Tae-yong.

Pengalaman Marselino bisa menjadi pelajaran penting bagi para pemain muda di Indonesia yang bercita-cita merumput di luar negeri. 

Ia membuktikan bahwa mental, fisik, dan kesadaran akan pentingnya nutrisi dan latihan terstruktur adalah kunci utama untuk bisa bersaing di panggung internasional.

Kini bersama Oxford United, ia berharap bisa berkembang lebih jauh dan mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.

Sementara itu, kehadiran Marselino dan Ole Romeny di Indonesia untuk membela Oxford United dalam Piala Presiden 2025 turut dinantikan para penggemar. 

Turnamen pramusim ini akan menjadi ajang unjuk gigi bagi klub-klub asing sekaligus memberi kesempatan bagi pemain seperti Marselino untuk memperlihatkan kualitasnya di hadapan publik tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan latar belakang pengalaman bermain di tiga negara dan komitmen untuk terus berkembang, Marselino Ferdinan menjadi contoh nyata bahwa pemain Indonesia bisa bersaing di level yang lebih tinggi.

Asal memiliki tekad dan mau belajar dari sistem yang lebih profesional. Seperti katanya, "The real football itu baru saya temukan ketika keluar dari zona nyaman." (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Philip Island Siap-siap Hilang dari Kalender MotoGP! Sebagai Pengganti, Australia Kini Siapkan Sirkuit di Kota...

Philip Island Siap-siap Hilang dari Kalender MotoGP! Sebagai Pengganti, Australia Kini Siapkan Sirkuit di Kota...

MotoGP berpotensi untuk menghapus Sirkuit Phillip Island dari kalender balap di Australia dalam waktu dekat setelah negosiasi kontrak yang berjalan dengan alot.
Harusnya Perjuangkan Ketidakadilan Wasit, Persib Sesalkan Tingkah Tercela Bobotoh

Harusnya Perjuangkan Ketidakadilan Wasit, Persib Sesalkan Tingkah Tercela Bobotoh

Persib Bandung menutup kompetisi Asia, AFC Champions League Two 2025-2026 dengan tersingkir di babak 16 besar. 
Islam Makhachev Tegas Tolak Pertarungan Super vs Ilia Topuria di UFC White House, Ini Alasannya

Islam Makhachev Tegas Tolak Pertarungan Super vs Ilia Topuria di UFC White House, Ini Alasannya

Juara kelas welter Islam Makhachev menegaskan tidak akan bertarung melawan Ilia Topuria di UFC White House meski banyak penggemar mendambakan laga super itu.
Rutin Selama 16 Tahun, Masjid Ini Bagikan Hadiah Umrah bagi Jamaah Tarawih

Rutin Selama 16 Tahun, Masjid Ini Bagikan Hadiah Umrah bagi Jamaah Tarawih

Secara rutin selama 16 tahun Pengurus Masjid Darul Hannan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur membagikan hadiah utama berupa paket umrah bagi jamaah tarawih.
Empat Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja di Tangsel, Polisi Bakal Periksa Pelapor Hingga Saksi

Empat Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja di Tangsel, Polisi Bakal Periksa Pelapor Hingga Saksi

Empat anak diduga menjadi korban pencabulan oleh remaja di kontrakan wilayah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.
Bikin Gaduh dengan Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Buka Suara: Saya Tidak Peduli!

Bikin Gaduh dengan Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Buka Suara: Saya Tidak Peduli!

Pemilik empat gelar juara dunia, Max Verstappen, sempat membuat paddock F1 2026 gaduh setelah dirinya mengomentari mobil yang akan digunakan pada musim ini.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT