News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Info A1 Terungkap soal Masalah Elkan Baggott dan Panggilan Timnas Indonesia: Kalau Pemain Niat…

Jeje ungkap alasan absennya Elkan Baggott dari Timnas Indonesia sejak masa kepelatihan Shin Tae-yong. Menurutnya, klub biasa melepas pemain asalkan...
Minggu, 6 Juli 2025 - 21:09 WIB
Bek naturalisasi Timnas Indonesia, Elkan Baggott.
Sumber :
  • tvonenews.com - Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Absennya Elkan Baggott dari skuad Timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, masih jadi perbincangan.

Bek jangkung yang bermain di Inggris itu terakhir kali tampil bersama Garuda pada awal tahun 2024, saat Timnas Indonesia berjumpa Australia di babak 16 besar Piala Asia 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak saat itu, Elkan tak lagi terlihat mengenakan jersey merah putih, bahkan ketika Timnas menjalani laga penting seperti playoff Olimpiade Paris 2024 hingga ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia.

Banyak spekulasi muncul, mulai dari dugaan konflik pribadi dengan pelatih Shin Tae-yong, hingga ketidaksukaan terhadap manajemen PSSI.

Namun, sebuah penjelasan yang cukup mengejutkan datang dari Jeong Seok Seo, atau yang akrab disapa Jeje, mantan translator sekaligus asisten pelatih di era Shin Tae-yong.

Dalam wawancaranya di kanal YouTube Masih Kureng, Jeje buka suara tentang situasi sebenarnya yang mungkin menjadi alasan absennya Elkan Baggott dari panggilan Timnas Indonesia.

Saat itu host sempat menyinggung soal rumor konflik internal antara pelatih dan pemain.

“Kalau pemain aja nyaman, berarti nggak ada masalah komunikasi dong,” kata host menanggapi isu pemecatan STY karena gesekan dengan pemain.

Elkan Baggott

Lalu saat ditanya secara langsung soal Elkan Baggott, Jeje memberikan pandangan menarik.

“Kalau ini kan rahasia umum sebenarnya, udah pada tahu kan,” ujarnya.

Meski begitu, Jeje menegaskan bahwa semua analisis ini belum sepenuhnya bisa dikonfirmasi, melainkan hasil dari pengamatan dan logika di lapangan.

“Kalau misalnya Elkan bermasalah sama Shin Tae-yong, harusnya dia masuk dong di era Patrick Kluivert,” tambah host mempertanyakan kenapa Elkan tetap tidak dipanggil walau pelatih Timnas sudah berganti.

Lalu, ketika host menyinggung kemungkinan konflik Elkan dengan PSSI, Jeje menepis hal tersebut.

“Soalnya yang gue tahu tuh bukan masalah federasi, karena coach Shin nggak bisa, coach Shin kan tadi paling penting pemain jadi satu, pemain, pelatih, federasi jadi satu,” jelasnya.

Jeje juga menyebut bahwa salah satu titik konflik mungkin terjadi saat Timnas Indonesia akan bertolak ke Prancis untuk menghadapi Guinea di laga playoff Olimpiade.

“Waktu itu kan memang mau berangkat ke Prancis, mau lawan Guinea, tapi kan dia nggak bisa,” ujar Jeje.

Banyak pemain Timnas saat itu sedang dalam kondisi akumulasi kartu dan cedera, sehingga keberadaan Elkan sangat dibutuhkan.

"Nah karena itu lah masalahnya, karena itu seharusnya ada butuh tambahan pemain,” tambah Jeje.

Namun persoalan utama, menurut Jeje, bukan hanya soal pelepasan oleh klub, melainkan juga soal niat sang pemain.

“Memang semua hak itu ada di klub, bukan di pemain. Tapi waktu itu kan lagi libur, jadi kalau misalnya klub nggak mau lepas nggak bisa, tapi kalau misalnya dari pemainnya mau, harusnya bisa,” tegas Jeje.

Ia menambahkan bahwa berdasarkan pengalaman mereka saat masih bersama Timnas, pemain yang benar-benar niat untuk memperkuat Timnas pasti akan dicoba diusahakan oleh klub untuk dilepas.

"Karena biar gimana pun yang bayar pemain kan klub, jadi kontrak. Tapi kalau pemainnya niat, biasanya klub lepas,” tegasnya.

Ketika ditanya secara gamblang apakah saat itu Elkan dilepas oleh klubnya, Jeje memilih berhati-hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nah ini gue nggak bisa pastikan apakah Elkan-nya nggak mau atau bagaimana. Karena nggak datang, dan dia liburan,” pungkasnya.

Pernyataan ini pun menjadi salah satu penguat dari dugaan bahwa absennya Elkan Baggott bukan semata-mata karena faktor teknis atau regulasi klub, melainkan bisa jadi menyangkut komitmen pribadi. (adk)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)
Hasil Liga Europa: Braga Gagal Menang! Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Real Betis

Hasil Liga Europa: Braga Gagal Menang! Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Real Betis

SC Braga harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Real Betis pada leg pertama perempat final Liga Europa UEFA 2025-2026 di Estadio Municipal de Braga, Rabu (8/4/2026) malam WIB.
Banjir Kepung Tangsel di 21 Titik, Pemkot Minta Maaf dan Janji Benahi Drainase

Banjir Kepung Tangsel di 21 Titik, Pemkot Minta Maaf dan Janji Benahi Drainase

Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur sejak Sabtu (4/4/2026) siang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT