Tak Terima Kekalahan? Media Vietnam Heran Pengamat Malaysia Malah Tuding Indonesia Sengaja Jegal Harimau Malaya
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
“Kita harus tetap tenang dan fokus untuk memperkuat tim. Jangan buang energi hanya untuk menanggapi isu-isu bohong yang tujuannya memang ingin melemahkan mental tim,” ucapnya tegas.
Zulakbal Abd Karim turut memberikan imbauan keras kepada para pemain dan jajaran pelatih tim nasional Malaysia agar tidak mudah terpengaruh dengan berbagai tekanan dari luar lapangan.
Fokus utama menurutnya tetap pada taktik dan strategi demi membawa Harimau Malaya ke tingkat yang lebih baik di masa depan.
“Sepak bola Malaysia punya potensi besar. Tapi untuk meraih pencapaian besar, kita harus punya disiplin, ketenangan, dan fokus. Jangan terpancing untuk bereaksi berlebihan setiap kali ada yang sengaja memprovokasi kita,” sambungnya menegaskan.
Media Vietnam, Soha, menganggap reaksi pengamat asal Malaysia tersebut cukup berlebihan, mengingat pertandingan berjalan cukup fair dan kedua tim sama-sama bermain dengan penuh sportivitas.
Namun, kegagalan Malaysia untuk melaju ke semifinal tampaknya membuat beberapa pihak dari Malaysia lebih memilih mencari kambing hitam daripada melakukan evaluasi.
Dalam laporan lain yang juga ramai diberitakan, media Vietnam menyinggung bagaimana sebelumnya pihak dari Indonesia sempat menyebarkan kabar tak berdasar tentang Malaysia akan dijatuhi sanksi FIFA hingga 2027 karena diduga melakukan manipulasi proses naturalisasi pemain.
Namun hal itu sudah dibantah oleh FAM dan dianggap tak relevan dengan turnamen saat ini.
Zulakbal Abd Karim juga menegaskan bahwa semua tudingan tersebut sebaiknya dibuktikan di atas lapangan, bukan di media sosial.
“Kita tidak perlu menang di perang kata-kata. Kita butuh kemenangan di pertandingan sesungguhnya. Biarkan kemenangan yang berbicara,” pungkasnya.
Load more