Dipulangkan oleh Timnas Indonesia U-23, Media Ternama Malaysia Kritik Keras Tim Harimau Malaya: Terburuk di Piala AFF ...
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
tvOnenews.com - Media Malaysia menyoroti performa tim Harimau Malaya menyusul hasil mengecewakan saat bersua timnas Indonesia di laga terakhir fase grup A Piala AFF U-23 2025.
Tim nasional Malaysia U-23 asuhan terpaksa tersingkir lebih awal di turnamen Piala AFF U-23 2025 setelah hasil imbang 0-0 melawan Timnas Indonesia.
Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), tim Garuda Muda bersemangat dengan dukungan penuh dari para suporter.
Tensi tinggi sudah terasa sejak menit awal di babak pertama, yang mengakibatkan wasit sampai harus mengeluarkan dua kartu kuning untuk kedua tim.
Pemain Malaysia Ziad El Basheer Norhisham mendapat kartu kuning pada menit kelia, diikuti oleh Aysar Hadi Shapri pada menit ke-36.Â
Sementara pemain Indonesia yakni Muhammad Rayhan (31) dan Toni Firmansyah (39) juga masuk dalam buku wasit.
Babak kedua berlangsung lebih hidup. Jens Raven pemain keturunan Indonesia itu memiliki peluang terbaik di menit ke-58, tetapi kiper Malaysia Zulhilmi Sharani melakukan penyelamatan krusial.
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Â
Tempo pertandingan meningkat, tetapi pertahanan kedua tim tetap kokoh dan mampu menjaga clean sheet hingga akhir pertandingan.
Jual beli serangan tapi belum juga ada tercipta gol, sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Atas hasil ini, timnas Indonesia asuhan Gerald Vanenburg dipastikan lolos ke semifinal Piala AFF U-23 2025.
Sementara Malaysia terpaksa tersingkir karena kalah poinnya dari Filipina, yang baru saja menang atas Brunei Darussalam dengan skor 2-0.
Filipina merebut posisi runner-up, dan berpeluang juga lolos semifinal Piala AFF U-23 2025 jika berhasil sebagai runner-up terbaik.
Kritik keras media Malaysia atas performa buruk Tim Harimau Malaya saat Bersua Timnas Indonesia
Media Malaysia mengomentari permainan dari tim asuhan Nafuzi Zain, terutama hasil mengecewakan dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-23.
"Hasil ini menandai penampilan terburuk kedua Malaysia dalam sejarah lima edisi turnamen tersebut," tulis New Straits Times.
Bukan tanpa alasan, Malaysia hanya mengoleksi empat poin dari tiga laga yang dilakoni.
Performa terburuk Malaysia terjadi pada tahun 2022, ketika mereka tersingkir dari grup yang hanya beranggotakan Laos setelah Myanmar dan Indonesia mengundurkan diri.
Malaysia saat itu kalah dalam dua pertandingan dan gagal lolos.
Menurut media Malaysia, tim berjuluk The Young Tigers itu bernasib lebih baik pada edisi perdana tahun 2005.
Mereka finis di posisi keempat setelah kalah adu penalti 4-1 dari Myanmar, menyusul hasil imbang 1-1 pada waktu normal.
Nasib serupa menimpa tim Malaysia pada tahun 2023, ketika dikalahkan oleh Thailand melalui adu penalti setelah kebuntuan lainnya dalam waktu normal.
Kendati demikian, pelatih muda Nafuzi Zain memuji para pemainnya.
"Kami gagal lolos ke semi-final, dan tentu saja, kami kecewa. Saya bangga dengan penampilan anak-anak saya saat melawan Indonesia di hadapan para penggemarnya," tuturnya.
"Kami berhasil menekan mereka, tetapi tidak mudah menciptakan peluang," pungkasnya. (ind)
Â
Load more