News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Balik Kekalahan Timnas U-23, Terkuak Alasan Shin Tae-yong Lebih Pilih Indonesia Ketimbang China

Kekalahan Timnas Indonesia U-23 dari Vietnam dengan skor 0-1 di partai final Piala AFF U-23 2025, Selasa malam (29/7/2025), menyisakan luka yang kembali menggores ingatan pada Shin Tae-yong
Rabu, 30 Juli 2025 - 10:14 WIB
Di Balik Kekalahan Timnas U-23, Terkuak Alasan Shin Tae-yong Lebih Pilih Indonesia Ketimbang China
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

tvOnenews.com, Jakarta – Kekalahan Timnas Indonesia U-23 dari Vietnam dengan skor 0-1 di partai final Piala AFF U-23 2025, Selasa malam (29/7/2025), menyisakan luka yang kembali menggores ingatan publik sepak bola nasional pada mantan pelatih Shin Tae-yong.

Satu-satunya gol yang tercipta dalam laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu dicetak gelandang Vietnam Nguyễn Công Phương pada menit ke-37, memupus harapan skuad Garuda Muda untuk kembali mengangkat trofi juara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih mengangkat piala, kekalahan ini justru memantik kembali kerinduan netizen terhadap sosok pelatih Shin Tae-yong (STY).

Striker Timnas Indonesia U-23 Jens Raven
Striker Timnas Indonesia U-23 Jens Raven
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

 

Di berbagai kolom komentar termasuk di unggahan terbaru Ketua Umum PSSI Erick Thohir, banyak warganet meminta agar Shin kembali melatih Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong memang bukan sosok biasa dalam sejarah sepak bola modern Indonesia. Di tengah pandemi COVID-19 ia hadir dengan membawa visi besar sejak direkrut oleh Ketua Umum PSSI kala itu, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule.

Perlahan tapi pasti, ia menorehkan tinta emas. Catatan prestasi STY cukup mengesankan, sebagai berikut:

- Runner-up Piala AFF 2020

- Medali perunggu SEA Games 2021

- Runner-up Piala AFF U-23 2023

- 16 besar Piala Asia 2023

- Semifinalis Piala Asia U-23 2024

- Lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

- Lolos ke Piala Asia 2027

- Mengangkat Indonesia ke peringkat 127 FIFA

Alasan Shin Tae-yong lebih pilih Indonesia ketimbang China, padahal gajinya 3x lebih kecil

Rentetan pencapaian itu membawa Indonesia ke era baru. Tak heran, publik bereaksi keras saat Shin tiba-tiba digantikan di awal 2025.

Di tengah sorotan tersebut, muncul kembali cerita lama soal mengapa Shin Tae-yong lebih memilih Indonesia ketimbang China, meski negara Tirai Bambu itu menawarkannya gaji empat kali lipat lebih tinggi.

Kolase foto mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan penerjemahnya Jeong Seok-seo atau Jeje
Kolase foto mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan penerjemahnya Jeong Seok-seo atau Jeje
Sumber :
  • Istimewa

 

Cerita itu diungkapkan oleh mantan penerjemah pribadi Shin, Jeong Seok-seo alias Jeje, dalam kanal YouTube T10 TV yang dikutip Rabu (30/7/2025).

Jeje menceritakan awal mula dirinya menjadi penerjemah STY hingga mengungkap alasan mengejutkan di balik keputusan besar sang pelatih.

"Kalau saya dengar dari coach langsung waktu itu memang penawaran dari China jauh lebih besar. Satu tahun di sana bisa dapat empat tahun punya di sini," ujar Jeje.

Menurut Jeje, Shin akhirnya menerima tawaran dari Indonesia setelah bertemu dengan perwakilan PSSI di Malaysia. Bukan karena uang, tetapi karena potensi pemain muda Indonesia dan kesempatan untuk membangun tim dari bawah.

"Mulai dari kiper, striker, dan lini bertahannya seperti apa. Itu terlihat sepertinya masih bisa diubah. Apalagi coach Shin kan dikasih tiga tim," kata Jeje, merujuk pada mandat STY untuk menangani Timnas Senior, U-23, dan U-19 sekaligus.

Dengan ruang gerak sebesar itu, Shin merasa bisa melakukan reformasi total. Termasuk melakukan potong generasi dan memberikan kesempatan reguler kepada pemain muda seperti Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan untuk tampil di level senior.

Lebih jauh, Jeje menegaskan bahwa Shin adalah sosok yang menyukai tantangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apalagi menurutnya Indonesia memang sudah tidak ada tangga untuk ke bawah. Pilihannya hanya tinggal naik saja. Begitu," ungkapnya.

Kini di tengah euforia turnamen yang berubah menjadi kekecewaan, publik tampaknya belum bisa melupakan tangan dingin STY yang sempat membawa Indonesia mengukir banyak pencapaian bersejarah.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hampir 100 Persen Rumah Ibadah Terdampak Bencana Berhasil Direhabilitasi Satgas PRR

Hampir 100 Persen Rumah Ibadah Terdampak Bencana Berhasil Direhabilitasi Satgas PRR

Satgas PRR sampai saat ini terus mempercepat rehabilitasi rumah ibadah sebagai bagian penting dari pemulihan kehidupan sosial dan keagamaan penyintas.
‎Inisiatif ‘Satu Darah Indonesia’, Persija dan I.League Libatkan Jakmania Hadirkan Donor Darah Jelang Laga Kontra Persebaya

‎Inisiatif ‘Satu Darah Indonesia’, Persija dan I.League Libatkan Jakmania Hadirkan Donor Darah Jelang Laga Kontra Persebaya

Persija dan I.League libatkan Jakmania gelar donor darah di GBK jelang lawan Persebaya. Aksi sosial ini jadi sorotan dan dorong kepedulian suporter.
Ucapan Tim Geypens Jadi Sorotan Tajam Media Belanda Usai Paspor Pemain Timnas Indonesia Picu Polemik Besar

Ucapan Tim Geypens Jadi Sorotan Tajam Media Belanda Usai Paspor Pemain Timnas Indonesia Picu Polemik Besar

Media Belanda menyoroti pengakuan jujur pemain Timnas Indonesia, Tim Geypens, yang akhirnya bisa kembali merumput usai melalui polemik soal kewarganegaraan.
Kejutan Liga Inggris! Arsenal Dipermalukan Bournemouth 1-2 di Kandang

Kejutan Liga Inggris! Arsenal Dipermalukan Bournemouth 1-2 di Kandang

Arsenal harus menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu AFC Bournemouth pada pekan ke-32 Liga Inggris di Stadion Emirates, Sabtu (11/4/2026).
Sukses Comeback dari Jakarta Popsivo Polwan, Gresik Phonska Plus Selangkah Lagi Amankan Tiket Grand Final Proliga 2026

Sukses Comeback dari Jakarta Popsivo Polwan, Gresik Phonska Plus Selangkah Lagi Amankan Tiket Grand Final Proliga 2026

Peluang Gresik Phonska Plus Indonesia untuk melaju je babak grand final Proliga 2026 kini terbuka lebar setelah meraih kemenangan ketiganya di babak final four.
Hasil Semifinal Kejuaraan Asia 2026: Kalah Dramatis dari Ganda Korea, Fajar/Fikri Gagal ke Partai Puncak

Hasil Semifinal Kejuaraan Asia 2026: Kalah Dramatis dari Ganda Korea, Fajar/Fikri Gagal ke Partai Puncak

Fajar/Fikri dikalahkan ganda Korea Selatan di semifinal Kejuaraan Asia 2026 pada Sabtu (11/4/2026).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Kembali Rebut Posisi Puncak dari Megawati Hangestri Cs

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Kembali Rebut Posisi Puncak dari Megawati Hangestri Cs

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan pembuka di hari ketiga seri Solo yang pertemukan Popsivo Polwan menghadapi Gresik Phonska Plus Indonesia.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT