Thom Haye Bicara Jujur soal Alasan Tolak Jabat Tangan Para Pemain Lebanon: Saya Ajak Ribut jika Saya Lebih Muda
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Thom Haye, berbicara jujur soal alasan menjabat tangan para pemain Lebanon seusai laga.
Skuad Garuda telah melakoni laga keduanya di FIFA Matchday September 2025 dengan bermain menghadapi Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Senin (8/9/2025) kemarin malam WIB.
Setelah bermain baik dalam kemenangan telak 6-0 atas Taiwan, tim asuhan Patrick Kluivert kembali tampil baik saat menghadapi Lebanon.
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Mereka berhasil memonopoli aliran bola di sepanjang laga. Hanya saja, tidak ada penyelesaian akhir yang berbuah manis dalam pertandingan ini.
Duel berakhir imbang tanpa gol, namun ada peristiwa yang tidak menyenangkan bagi Thom Haye, yang sampai mengabaikan para pemain Lebanon ketika mengajak berjabat tangan.
Video singkat Thom Haye mengabaikan jabat tangan tersebut viral di media sosial dan sang gelandang anyar Persib Bandung ditanyakan soal itu sesudah laga oleh kawannya, Neal Petersen, di podcast The Haye Way yang tayang pada Selasa (9/9/2025) pagi ini WIB.
“Ada beberapa kali momen ketika mereka ingin menjabat tangan saya, tapi saya berkata ‘tidak, biarkan saya sendiri’. Dan kemudian mereka mendorong saya,” tandas Haye.
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Petersen berbicara dengan Kevin Diks yang juga hadir di studio dan mereka bisa memahami reaksi murka Thom Haye tersebut.
“Kevin, Anda tahu, jika dia marah, maka tidak bisa berbicara dengannya,” kata Petersen. “Ya ada sesuatu sangat salah,” tambah Diks.
Haye kemudian mengakui bahwa dirinya bisa saja mempermasalahkan situasi dengan Lebanon untuk mengajak mereka bertarung, jika dirinya berusia lima tahun lebih muda.
“Jika saya lima tahun lebih muda, maka saya akan mengajak ribut mereka,” tandas gelandang baru Persib Bandung tersebut.
Diks mengaku paham karena Haye hampir dicederai di laga kontra Lebanon, yang bisa membuatnya menepi hingga sembilan bulan.
“Ketika itu terjadi, saya berbicara kepada Jay [Idzes], saya harap dia tidak menyalami mereka karena itu hampir membuatnya absen selama sembilan bulan dalam kariernya,” tandasnya.
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Haye mengklarifikasi bahwa dirinya selalu menaruh rasa hormat, namun tindakan dari para pemain Lebanon dinilai berlebihan.
“Pertama-tama, saya selalu memiliki rasa hormat dan saya selalu menjabat tangan, namun saya sangat jengkel. Ada banyak hal yang membuat saya jengkel, saya merasakan beberapa kali tendangan,” tandas Haye.
“Saya merasakan empat atau lima kali ditendang, dan bagi saya itu sudah kelewatan, bahkan ketika bola sudah tidak ada, kemudian beberapa tekel. Kemudian ada juga sikap seperti membuang waktu,” lanjut Haye.
Haye menekankan bahwa banyak hal yang membuatnya kesal dari segi perkataan dan juga tindakan para pemain Lebanon.
“Bagi saya itu berlebihan dan itu tidak menghormati dan kemudian untuk berjabat tangan kepada Anda setelah laga dan berkata bahwa kami tidak memiliki rasa hormat,” lanjut Haye.
“Dari sana, saya menarik garis. Jadi, bagi saya, tidak perlu ada jabat tangan,” pungkas Haye. (rda)
Load more