GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pundit Senior Ini Blak-blakan Sebut Taktik Total Football Patrick Kluivert Tak Ampuh saat Hadapi Lebanon

Strategi Total Football yang diterapkan Patrick Kluivert tak ampuh saat Timnas Indonesia menghadapi Lebanon di FIFA Matchday..
Selasa, 9 September 2025 - 16:16 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat sepak bola Indonesia, Binder Singh menyebut jika taktik Total Football yang diterapkan Patrick Kluivert tak ampuh saat menghadapi Lebanon. 

‎Pernyataan tersebut dirinya sampaikan ketika mengomentari permainan yang dilakoni Timnas Indonesia dalam laga uji coba di FIFA Matchday

{{imageId:367099}}

Timnas Indonesia hanya meraih hasil imbang dengan skor kacamata saat menghadapi Lebanon. 

‎Pertandingan itu sendiri berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Senin (8/9/2025). 

‎Pasukan asuhan Patrick Kluivert sejatinya sangat menguasai jalannya pertandingan dengan taktik Total Football ala Belanda. 

‎Sayang, Lebanon yang memiliki bertahan total atau 'parkir bus' ternyata sangat solid sehingga skuad Garuda tak mampu mencetak gol. 

‎Bahkan, total sembilan tembakan yang dilesatkan pada laga tersebut, tak ada satu pun yang tepat sasaran. 

‎Taktik yang diterapkan Patrick Kluivert itu nampaknya masih harus dievaluasi penyempurnaan demi hasil yang maksimal. 

‎Hal senada pun juga diutarakan Binder Singh atau akrab disapa Bung Binder melalui akun Youtube pribadinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia Vs Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025)
Timnas Indonesia Vs Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025)
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Bung Binder mengatakan bahwa penyempurnaan taktik Total Football milik Patrick Kluivert masih harus melalui proses penyempurnaan yang cukup lama. 

‎"Sistem ini perlu penyempurnaan dengan waktu (11:13) yang cukup lama," ujar Bung Binder, dikutip Selasa (9/9/2025). 

‎"Jadi ini kan sekarang coba sistem baru yang kita kenaltotal football, semua maju itu. Itu udah total football, Kevin Diks akhirnya maju," tambahnya. 

‎Lebih lanjut, pengamat berkepala pelontos itu pun menyebut jika taktik menyerang Timnas Indonesia tidak cukup baik menghadapi Lebanon yang menggunakan taktik bertahan. 

‎Bahkan, dirinya blak-blakan strategi Total Football milik Patrick Kluivert tidak ampuh untuk menghadapi tim cenderung bertahan seperti Lebanon. 

‎"Karena memang tim lawan itu bertahan total, tapi strategi seperti ini ternyata tidak ampuh," jelas Bung Binder. 

‎"Walaupun ini hanya friendly match, jadi kita juga saya pikir jangan negative thinking karena ini adalah percobaan yang dilakukan oleh Patrick Kluivert," lanjutnya. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.
Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Padang tengah bekerja keras mengusut tuntas penyebab kecelakaan maut yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Padang Indarung, Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Trending

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT