News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Patrick Kluivert, Inilah Dua Pelatih Timnas Indonesia Terbaik Versi Legenda, Tanpa Ragu Sebut Shin Tae-yong Ada di Dalamnya!

Di skuad Timnas Indonesia, hanya sedikit pelatih yang dianggap mampu memberikan dampak besar dan meninggalkan jejak positif. Salah satunya adalah Shin Tae-yong.
Jumat, 19 September 2025 - 16:55 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Julio Trisaputra/ PSSI

tvOnenews.com - Dalam perjalanan sepak bola Indonesia, hanya sedikit pelatih yang dianggap mampu memberikan dampak besar dan meninggalkan jejak positif. Salah satunya adalah Shin Tae-yong, yang kerap dipuji karena progres signifikan yang dibawa Timnas Indonesia selama masa kepelatihannya.

Selain Shin Tae-yong, ada satu nama lagi yang tak kalah disegani dan dinilai sebagai pelatih terbaik oleh sejumlah legenda sepak bola tanah air. Siapakah dia?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan Patrick Kluivert, ada satu nama selain Shin Tae-yong yang dinilai sukses menangani Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong sudah tidak diragukan lagi kualitasnya sebagai pelatih bertangan dingin yang menaikkan prestasi Timnas Indonesia.

Sejak melatih Timnas Indonesia tahun 2019, sejumlah prestasi dan sejarah baru ditorehkan oleh Shin Tae-yong, di antaranya runner-up Piala AFF 2020 dan 2023, medali perunggu SEA Games 2021, 16 besar Piala Asia 2023, semifinal Piala Asia U-23 2024.

Shin Tae-yong juga membawa Timnas Indonesia putaran ketiga Piala Dunia 2026, melampaui pencapaian Vietnam pada tahun 2022.

STY juga berperan dalam mendongkrak peringkat Indonesia di ranking FIFA, dari 173 ke 129.

Lewat tangan dingin Shin Tae-yong lah melahirkan pemain muda berbakat yang kini masih menjadi langganan Timnas Indonesia seperti Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkulam hingga Pratama Arhan.

Eks pelatih Timna Indonesia Shin Tae-yong dan Sandy Walsh
Eks pelatih Timna Indonesia Shin Tae-yong dan Sandy Walsh
Sumber :
  • Instagram @sandywalsh

 

Hal ini merupakan efek positif dari potong generasi yang dilakukannya, menggunakan para pemain muda untuk di skuad timnas senior.

Salah satu warisan atau legacy Shin Tae-yong di Timnas Indonesia adalah saat memotong satu generasi.

Dari potong generasi tersebut, melahirkan pemain berbakat dan kini memimpin Timnas Indonesia menuju ke Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Rochi Putiray adalah salah satu legenda sepak bola Indonesia yang dikenal dengan gaya permainan agresif dan penampilannya yang nyentrik.

Berkarier di era 1990-an hingga awal 2000-an, ia sempat mencicipi kompetisi luar negeri dan mencetak sejarah dengan dua gol ke gawang AC Milan. Meski sudah pensiun, jejaknya tetap kuat dalam ingatan pencinta sepak bola nasional.

Saat ini, Rochi Putiray berkarier sebagai pelatih, dan mengikuti perkembangan Timnas Indonesia yang kini berjuang untuk di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Awalnya, ia menyatakan hanya ada dua pelatih Timnas Indonesia yang menurutnya berkualitas, yaitu Luis Milla dan Shin Tae-yong.

Pelatih yang dimaksud adalah Luis Milla, sosok yang juga memiliki kontribusi besar dalam perkembangan Timnas Indonesia. Luis Milla dikenal dengan pendekatan disiplin dan pengembangan pemain muda yang konsisten, sehingga namanya selalu masuk dalam daftar pelatih terbaik yang pernah menangani skuad Merah Putih.

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla
Sumber :
  • Instagram/@luismillacoach

 

Menurut seorang legenda sepak bola Indonesia, hanya Shin Tae-yong dan Luis Milla yang berhasil membawa perubahan signifikan dalam kualitas dan mental para pemain Timnas. Shin Tae-yong, khususnya, dipuji karena mampu membangun fondasi yang kokoh meskipun belum membawa tim meraih gelar juara. Peningkatan peringkat FIFA dan progres individu para pemain menjadi bukti nyata keberhasilannya.

"Kalau kita lihat berapa persen pemain yang Shin Tae-yong pegang sampai dia dipecat, berapa banyak pemain lokal yang dikembalikan karena masalah indisipliner. Artinya, kita harus belajar dari situ," ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Vindes.

Pria kelahiran Ambon ini mengaku tidak memahami alasan PSSI memecat Shin Tae-yong, padahal perkembangan tim cukup positif.

Witan Sulaeman dan Shin Tae-yong saat di Timnas Indonesia
Witan Sulaeman dan Shin Tae-yong saat di Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

 

"Saya tidak tahu dengan pola pikir mereka, mereka melihat sukses itu dari juara, tapi Shin Tae-yong memang belum pernah juara, tapi banyak hasil positif yang dia raih," tambahnya.

"Kita berhasil naik peringkat FIFA, para pemain menunjukkan progres, banyak hal positif. Daripada sekali juara tapi tiga tahun hilang, lebih baik progres terus seperti di era Shin Tae-yong karena itu membentuk pondasi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kita sudah punya mental dan karakter, hal ini yang sering tidak disadari netizen," tambahnya.

Selanjutnya, sang legenda yang dikenal dengan gaya nyentriknya membahas isu panas terkait pemecatan Shin Tae-yong, yaitu dinamika ruang ganti. (ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Apresiasi Jawa Tengah Pesan Bus Listrik Produksi PT VKTR Sakti Industries di Magelang

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik komersial PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026).
Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti soal kasus seorang ibu yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Perawat terancam sanksi berat.
Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Pengakuan seorang ibu di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi soal firasat dan 'bisikan' yang menyelamatkan bayinya yang nyaris dibawa orang tak dikenal.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT