Media Eropa Bandingkan Peran Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, yang Pantas Bawa ke Piala Dunia 2026...
- Istimewa
tvOnenews.com - Media Eropa membicarakan kepiawaian Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong ketika Timnas Indonesia merebut tiket Piala Dunia 2026.
Diketahui, Timnas Indonesia telah melesat sampai ke titik putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Di Grup B, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Arab Saudi dan Irak pada 9-12 Oktober 2025 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Dua laga ini sangat penting bagi Timnas Indonesia, selangkah lagi bisa merebut jatah tiket Piala Dunia 2026.
Namun perjuangan Timnas Indonesia tidak mudah, masing-masing tim kini mempersiapkan skuad terbaiknya untuk finis di posisi atas.
Ketiga tim juga telah melalui proses panjang bisa mencapai ke titik babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Khususnya Timnas Indonesia yang berada di dua tangan dingin pelatih berkelas, yakni Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Dalam hal ini, perjalanan Timnas Indonesia ke putaran keempat mendapat sorotan dari media Eropa berbasis di Inggris, The Guardian.
"Mereka akan menjadi penghibur yang cukup besar. Pada 8 dan 14 Oktober, Tim Garuda akan menghadapi Arab Saudi dan Irak dalam playoff sistem kompetisi tiga tim. Pemenangnya akan lolos ke Amerika Utara," tulis The Guardian dalam laporannya dikutip tvOnenews.com, Kamis (2/10/2025).
Salah satu sorotan dari The Guardian mengenai peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert di Kualifikasi Piala Dunia.
Meski kehadiran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert di era yang berbeda, apalagi pelatih asal Korea Selatan itu telah menukangi Garuda selama lima tahun.
Berdasarkan hasil rekapan dari awal perjalanan ronde pertama, Timnas Indonesia berada di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong.Â
- AFC
Â
Saat itu, Shin Tae-yong membuat Garuda tampil perkasa sejak membantai Brunei Darussalam.
Hasil ini menuntun Indonesia berjuang di fase Grup F pada putaran kedua yang kala itu melawan Filipina, Vietnam, dan Irak.
Beruntungnya Indonesia mengoleksi 10 poin, sehingga bisa melaju ke putaran ketiga yang semakin dipenuhi drama.
Perjuangan Shin Tae-yong menahkodai Indonesia begitu berat karena masuk grup neraka di Grup C bertemu Arab Saudi, Australia, Jepang, China, dan Bahrain.
Di Grup C, Shin Tae-yong hanya membawa hasil imbang lawan Arab Saudi skor 1-1 dan menang 2-0, Australia 0-0, China 2-1, Bahrain 2-2, Jepang skor 3-1.
Atas hasil ini, peran STY sebagai pelatih harus berakhir setelah perannya digantikan oleh Patrick Kluivert.
- PSSI
Â
Di era Patrick Kluivert, Indonesia baru menang dua kali dan dua kekalahan meski sukses membawa Garuda masuk putaran keempat.
Walau Kluivert baru seumur jagung, menurut The Guardian, sosok legenda Timnas Belanda dianggap paling tepat bawa ke Piala Dunia.
"Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada Januari setelah pemecatan Shin Tae-yong. Hasil pertandingan bukanlah masalah," tulis media asal Inggris tersebut.
The Guardian memang tidak secara spesifik membicarakan masing-masing gaya kepemimpinan antara Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Tetapi, lebih pada persoalan membahas pelatih berkebangsaan Belanda itu dinilai punya kemampuan mudah mengarahkan para pemain, khususnya dari segi komunikasi.
Tak mengherankan, banyak pemain diaspora kelahiran asal Belanda yang berbasis dari Eropa mendominasi dalam skuad Garuda saat ini.
"Tim yang pada dasarnya telah menjadi tim Eropa dan berkomunikasi dalam bahasa Belanda dan/atau Inggris," tukas The Guardian.
(hap)
Load more