Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Ramai Rumakiek? Pernah 'Ditendang' Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia, Kini Kirim Pesan Tak Terduga untuk Patrick Kluivert

Ramai Rumakiek kini menghilang usai Shin Tae-yong mendepaknya dari Timnas Indonesia. Empat tahun berlalu, bagaimana kabar dari eks wonderkid Persipura itu?
Selasa, 7 Oktober 2025 - 13:32 WIB
Eks Wonderkid Timnas Indonesia Ramai Rumakiek usai 'didepak' Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram @persipurapapua1963 & @ramaimelvinrumakiek

tvOnenews.com - Kemunculan Ramai Rumakiek di persepakbolaan tanah air sempat menuai perhatian. Ia sempat dijuluki sebagai  'The Next Boaz Solossa' karena sama-sama lahir dari didikan Persipura Jayapura.

Pelatih Timnas Indonesia saat itu Shin Tae-yong bahkan langsung memanggil Ramai Rumakiek ke skuadnya. Padahal, usianya baru menginjak 18 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ramai Rumakiek akhirnya debut untuk Timnas Indonesia pada 8 Oktober 2021 dalam agenda play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Taiwan.

Tak disangka, Ramai Rumakiek sukses mencetak gol di laga debutnya. Setelah itu, Shin Tae-yong terus memanggilnya, termasuk di Piala AFF 2020 lalu.

Kerja sama Ramai Rumakiek dengan Shin Tae-yong terus berlanjut di SEA Games 2021. Saat itu, STY menyertakannya ke pemusatan latihan di Korea Selatan. 

Namun entah apa yang ada di pikiran Ramai Rumakiek, ia justru tak hadir dalam TC Timnas Indonesia itu. Cedera menjadi alasan yang dia berikan.

Shin Tae-yong akhirnya menepikan Ramai Rumakiek dan sejak saat itu namanya sudah tidak lagi berada dalam skuad Timnas Indonesia.

Empat tahun berlalu usai 'ditendang' Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia, bagaimana kabar terbaru Ramai Rumakiek?

Lahir di Jayapura, 19 April 2003, Ramai Rumakiek merupakan putra bungsu dari pasangan Hans Rumakiek dan Faradiba yang sejak kecil sudah menyukai sepak bola.

Hal ini karena kakaknya yaitu David Rumakiek telah lebih dahulu terjun ke dunia si kulit bundar. Pernah direkrut Persib Bandung, kini David bermain untuk Persekabpas Pasuruan.

Ramai Rumakiek
Ramai Rumakiek
Sumber :
  • PSSI

 

Mengutip dari Transfermarkt, karier sepak bola Ramai Rumakiek bermula saat gabung SSB Batik Cikombong, Kotaraja, Jayapura.

Bakatnya di sana kemudian tercium oleh Persipura Jayapura. Ia terlebih dahulu gabung tim U-16 pada 2018 sebelum promosi ke U-19 setahun setelahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, Ramai Rumakiek saat itu baru berusia 16 tahun. Penampilan sensasionalnya di sayap kanan Persipura membuat tim pelatih memberi kesempatan promosi.

Di Liga 1 musim 2021/2022, secara mengejutkan nama Ramai Rumakiek terdaftar dalam skuad Persipura Jayapura senior. Ia menjadi pemain termuda di skuad Mutiara Hitam dengan usia 18 tahun.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT