News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Kejanggalan yang Dirasakan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Cara Licik Singkirkan Garuda?

Jelang menghadapi Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia merasakan sejumlah kejanggalan yang berpotensi merugikan skuad Garuda.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 8 Oktober 2025 - 12:05 WIB
Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor dan Penggawa Garuda
Sumber :
  • x.com/TimnasIndonesia

Jakarta, tvOnenews.com – Jelang menghadapi Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia merasakan sejumlah kejanggalan yang berpotensi merugikan skuad Garuda. Mampukah Merah Putih menjaga fokus dan meraih kemenangan dalam laga krusial ini?

Seperti diketahui, Timnas Indonesia akan memulai perjuangan penting di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Kamis dini hari nanti. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi tuan rumah Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pukul 00.15 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiga hari berselang, Timnas Indonesia kembali turun ke lapangan menghadapi Irak pada 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB. Kedua laga ini digelar dengan format round-robin, sehingga setiap pertandingan menjadi sangat menentukan nasib tim.

Thom Haye, Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Ole Romeny
Thom Haye, Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Ole Romeny
Sumber :
  • Instagram @rizkyridhoramadhani

 

Untuk bisa melaju langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Timnas Indonesia wajib finis sebagai juara Grup B. Posisi puncak akan memberikan tiket otomatis ke ajang paling bergengsi di dunia sepak bola dan mengukir sejarah bagi Garuda.

Jika hanya mampu menempati posisi kedua, perjuangan Timnas Indonesia belum berakhir. Mereka masih berpeluang melaju ke babak kelima atau playoff zona Asia, sebelum melanjutkan ke playoff antarkonfederasi untuk memperebutkan satu tiket terakhir ke putaran final.

Jelang laga perdana, skuad Garuda telah melakukan persiapan intensif, termasuk pemusatan latihan di Arab Saudi. Tim pelatih berharap semua pemain tampil prima dan menjaga konsentrasi penuh, karena setiap kesalahan bisa berakibat fatal di fase krusial ini.

Namun selama masa pemusatan latihan hingga jalannya pertandingan nanti, sejumlah kejanggalan dirasakan Timnas Indonesia dan diprediksi bakal mengganggu konsentrasi Garuda. Lantas, apa saja kejanggalan tersebut? Berikut ulasannya:

Pemilihan Hotel Timnas Indonesia
Kejanggalan pertama terlihat dari pemilihan hotel tempat penggawa Timnas Indonesia menginap. Garuda memilih Hotel Park Hyatt yang berjarak 40 kilometer dari Stadion King Abdullah Sports City, lebih jauh dibanding lokasi hotel Irak dan Arab Saudi, menurut laporan Arriyadiyah.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sempat menyinggung hal ini dalam konferensi pers. Ia menegaskan jika pihaknya mewaspadai faktor-faktor yang bisa merugikan skuad Garuda, termasuk pilihan tempat menginap, sehingga mereka membentuk tim advance untuk memantau keamanan.

‎"Ketika kita di sana pengawalannya tidak ada bahkan telat ke lapangan untuk waktu berlebihan," ujar Erick Thohir dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • tvonenews.com - Maulana Yusuf

 

‎"Jadi kami coba bentuk tim advance, sudah dikirim. Hotelnya pun kami pilih yang bukan dari panitia. Ini bagian kita menjaga faktor X supaya lebih fokus," sambungnya. 

Wasit dari Timur Tengah
Wasit Ahmad Al Ali asal Kuwait menjadi sorotan karena ditunjuk AFC memimpin laga Timnas Indonesia kontra Arab Saudi. PSSI bahkan melayangkan surat protes kepada FIFA meminta wasit yang lebih netral, namun permintaan itu ditolak.

Kuwait yang masih satu kawasan dengan Arab Saudi menambah kekhawatiran. Akibatnya, Ahmad Al Ali tetap akan memimpin pertandingan, meski sempat ada protes resmi dari PSSI.

Jumlah Tiket Suporter Dibatasi
Kejanggalan terakhir terkait regulasi penonton. Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga menyebut, Arab Saudi membatasi tiket suporter Indonesia hanya 8 persen, padahal laga berlangsung di venue netral dan seharusnya tidak ada pembatasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih anehnya, pada laga melawan Irak, kedua tim mendapat jatah 50 persen kapasitas penonton. Kondisi ini membuat suporter Indonesia merasa diperlakukan tidak adil, karena regulasi berbeda untuk lawan Arab Saudi.

(sub)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Diprediksi akan 'Seret' Rezeki pada Hari Rabu Kliwon

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Diprediksi akan 'Seret' Rezeki pada Hari Rabu Kliwon

Dari sisi finansial, lima weton ini diprediksi akan mengalami hambatan rezeki atau "seret" pada tanggal 28 Januari 2026. Apakah weton milik Anda salah satunya?
Alasan Allan Cardoso Dicoret Terungkap, Begini Penjelasan Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza

Alasan Allan Cardoso Dicoret Terungkap, Begini Penjelasan Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza memastikan para pemain anyar yang didatangkan pada putaran kedua Super League 2025/2026 berada dalam kondisi fisik yang baik.
Meski Usia Berakhir Namun Pahala Tidak Pernah Putus dengan Melakukan Amalan Semasa Hidup

Meski Usia Berakhir Namun Pahala Tidak Pernah Putus dengan Melakukan Amalan Semasa Hidup

Beragam amalan dapat dilakukan untuk meraih pahala, bahkan ada amalan tertentu yang pahalanya terus mengalir meski seseorang telah meninggal dunia. Lakukan ini
background

Pekan ke-19

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Fakta-fakta Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Ternyata Hoaks, Berujung Anggota Polri-TNI Minta Maaf

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, jajanan pasar yang sempat diduga terbuat dari spons tersebut dinyatakan aman dan layak untuk dikonsumsi.
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan dua aparat TNI-Polri yang menuding es gabus yang dijual seorang pedagang berisikan spons. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT