News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Bawa Timnas ke Piala Dunia, Patrick Kluivert Dapat Sindiran Pedas dari Sosok Ini: Lawan Lemah Aja Baru Bisa Menang

Setelah Timnas Indonesia dipastikan gagal melaju ke Piala Dunia 2026 , pandit senior Bung Binder buka suara tajam menyoroti taktik pelatih Patrick Kluivert.
Senin, 13 Oktober 2025 - 16:41 WIB
Ole Romeny dan Patrick Kluivert
Sumber :
  • Instagram @oleromeny

tvOnenews.com - Setelah kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026, kritik mulai bermunculan dari berbagai kalangan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Patrick Kluivert, pelatih asal Belanda yang dinilai belum mampu membawa Garuda tampil meyakinkan di fase akhir Kualifikasi Zona Asia.

Di bawah asuhan Kluivert, Timnas menelan dua kekalahan beruntun: 2-3 dari Arab Saudi (9 Oktober 2025) dan 0-1 dari Irak (12 Oktober 2025), yang membuat Indonesia finis sebagai juru kunci Grup B tanpa mengoleksi satu pun poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pandit sepak bola nasional, Bung Binder, melalui kanal YouTube-nya, mengulas tajam performa Kluivert. Ia menilai ada kelemahan yang sangat jelas dalam kepemimpinan sang pelatih.

“Ada kelemahan di tim kepelatihan kita dan itu fakta yang enggak bisa dibantah juga. Apa yang mau kita bantah lagi sih?” ujar Bung Binder.

Menurutnya, kemenangan Timnas di bawah Kluivert selama ini terjadi saat melawan lawan yang kualitasnya di bawah Indonesia.

“Kita lihat beberapa pertandingan yang timnas dilihat oleh Kluivert performanya biasa-biasa saja bisa menang. Betul, lawan China lah, Bahrain itu 1-0, 1-0 yang juga memang sudah dikalkulasi akan menang kita di kandang sendiri,” sambungnya.

Ia menambahkan, performa terbaik Garuda justru terjadi saat menghadapi Chinese Taipei, yang notabene bukan lawan sepadan.

Patrick Kluivert dan Bung Binder
Patrick Kluivert dan Bung Binder
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

 

“Lawan Chinese Taipei, betul itu saya sepakat permainan terbaik timnas Indonesia selama dilatih oleh Patrick Kluivert, menangnya juga 6-0. Hora hore itu di sosial media padahal lupa lawannya adalah Chinese Taipei,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bung Binder juga menyebut bahwa pergantian dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert awalnya diharapkan membawa dampak positif, namun nyatanya belum terlihat hasil yang signifikan.

“Saya tidak pernah keberatan dengan pergantian pelatih. Tapi yang saya harapkan adalah hasil. Hasil itu apa? Prestasi apa? Prestasi enggak perlu juga piala karena belum ada turnamen. Ya, bawalah tim ini lolos ke Piala Dunia,” katanya.

Salah satu poin utama kritiknya adalah pendekatan permainan menyerang yang dianggap tidak cocok dengan karakter pemain Indonesia.

“Kalau koordinasinya enggak baik, pasti mereka akan panik. Kalau mereka enggak nyaman dengan taktik tertentu, pasti juga mereka akan membuat kesalahan,” ujar Bung Binder.

“Jadi mau main menyerang tapi sulit create chances, enggak bisa mencetak gol dari open play, kalah dua pertandingan. Apa manfaatnya bermain menyerang?”ealistis

Meski tajam dalam menyampaikan analisis, Bung Binder menegaskan bahwa dirinya tak serta merta menyerukan pemecatan Kluivert.

“Saya juga enggak pernah mengatakan Patrick out, tapi kalau memang gagal dan permainan tidak berkembang serta tidak sesuai dengan ekspektasi, ya perlu ada evaluasi atau review dari PSSI,” jelasnya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa memecat pelatih bukan solusi instan, apalagi jika tidak ada opsi pengganti yang siap.

“Tapi kalau seandainya Patrick Kluivert dipecat, siapa pelatihnya? Emangnya ada antrian pelatih yang melatih timnas Indonesia? Kan enggak juga,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir pernyataannya, Bung Binder tetap memberi apresiasi atas perjuangan para pemain yang sudah tampil habis-habisan selama fase kualifikasi. Ia berharap momentum ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi Piala AFF 2026 dan agenda internasional berikutnya.

“Saya tetap berharap bahwa timnas kita akan tetap nanti berprogres secara baik dan tentu pelatih kita harus bagus. Kalau pelatih kita enggak bagus, ya jangan bermimpi juga,” pungkasnya. (ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT