News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Malah Rugi Besar jika Ikut Jepang Keluar AFC, Kata Media China Bakal Susah ke Piala Dunia gara-gara...

Timnas Indonesia ternyata malah rugi besar jika ikut-ikutan Jepang keluar AFC, media China ingatkan Timnas Indonesia akan lebih susah lolos ke Piala Dunia.
Senin, 20 Oktober 2025 - 09:49 WIB
Pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase

tvOnenews.com - Belakangan ini publik Asia sedang dihebohkan dengan rumor yang menyebut beberapa negara seperti Jepang hingga Timnas Indonesia berencana untuk keluar dari AFC dan membentuk federasi baru.

Isu ini muncul dari keresahan publik, terutama Jepang, terkait ketidakadilan AFC dalam beberapa keputusannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan AFC dinilai lebih menguntungkan bagi negara di kawasan Timur Tengah.

Seperti misalnya ketika round 4 kualifikasi Piala Dunia 2026, AFC malah menunjuk peserta round 4 sebagai tuan rumah yang seharusnya lebih baik dilaksanakan di tempat netral.

Beberapa keputusan wasit pun dinilai cukup kontroversial dan merugikan salah satu tim.

Irak juga merasakan ketidakadilan ketika harus rela kalah saing melawan Arab Saudi dalam memperebutkan tiket langsung ke Piala Dunia 2026.

tvonenews

Dari sinilah kemudian berkembang wacana beberapa negara, terutama di kawasan Asia Timur agar membentuk federasi baru dan keluar dari AFC.

Federasi baru ini disebut-sebut akan terdiri dari negara dari kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, hingga Pasifik.

Jika Timnas Indonesia ikut keluar dari AFC dan gabung ke federasi baru bersama Jepang, tentu ada harapan Skuad Garuda untuk dapat merasakan persaingan yang lebih adil.

Namun media China justru menilai ada kerugian dari pembentukan federasi baru.

Bahkan bisa dibilang adanya federasi baru akan membuat peluang untuk lolos ke Piala Dunia bagi Timnas Indonesia menjadi lebih sulit.

"Jika AFC dipecah menjadi dua konfederasi, Asia Barat dan Asia Timur, jatah Piala Dunia Asia pasti akan terbagi dua," tulis media China, 163, soal wacana Timnas Jepang keluar dari AFC seperti dilansir tvOnenews.com.

Situasi tersebut menuru media China akan menimbulkan dilema.

Federasi Asia Barat jelas didominasi oleh tim kawasan Timur Tengah.

Sementara Federasi Asia Timur dikuasai oleh tim kuat seperti Jepang dan Korea Selatan, atau bahkan Australia jika ikut bergabung.

Dengan kuota yang sudah dikurangi, maka akan sulit bagi peserta federasi Asia Timur untuk bersaing melawan Jepang dan Korea Selatan.

Walaupun memang harus diakui bahwa persaingan bisa berjalan dengan lebih adil.

"Saat itu, tim nasional Tiongkok akan menghadapi dilema: tetap di Asia Barat, di mana tim-tim Asia Barat dominan, atau bergabung dengan Asia Timur, di mana Jepang dan Korea Selatan mendominasi? Mengingat kekuatan tim nasional dan posisi Asosiasi Sepak Bola Tiongkok di AFC, kedua pilihan tersebut tidaklah ideal," tulis media China, 163.

Oleh karena itulah akan tetap sulit bagi Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 meski sudah keluar dari AFC dan gabung federasi baru bersama Jepang.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT