News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kecil-kecil Cabe Rawit! Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia, Fandi Ahmad Langsung Sedot Atensi Peserta Piala Dunia U-17

Fandi Ahmad Muzaki, playmaker bertubuh mungil pilihan Nova Arianto di Timnas Indonesia yang berpotensi curi perhatian negara-negara kontestan Piala Dunia U-17.
Jumat, 31 Oktober 2025 - 14:13 WIB
Playmaker mungil Timnas Indonesia U-17 Fandi Ahmad
Sumber :
  • Instagram @fandi_ahmadm10

tvOnenews.com - Jelang Piala Dunia U-17 bulan depan, pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto telah menyiapkan senjata rahasia dalam diri Fandi Ahmad Muzaki.

Dengan posturnya yang tidak begitu tinggi sebagai seorang playmaker, Fandi Ahmad bisa diandalkan Timnas Indonesia untuk mengacak-acak pertahanan lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam artikel ini, kita akan membahas profil dari Fandi Ahmad Muzaki, 'The Next Andik Vermansah' yang akan tampil bagi Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17.

Pelatih Nova Arianto resmi mengumumkan skuad Timnas Indonesia yang akan berpartisipasi dalam gelaran Piala Dunia U-17 di Qatar, November mendatang.

Sebanyak 21 pemain akan diboyong Nova Arianto dengan empat di antaranya sedang abroad yakni Matthew Bakker, Mike Rajasa, Lucas Lee, dan Eizar Tanjung.

Namun, ada satu pemain yang kiprahnya mungkin tak banyak dibahas ketika membicarakan Timnas Indonesia U-17 yaitu playmaker Fandi Ahmad Muzaki.

Konsistensinya ketika bermain untuk Persija Jakarta U-16 di Elite Pro Academy membuat Fandi Ahmad Muzaki kerap dibawa Nova Arianto ke skuadnya.

Profil Fandi Ahmad Muzaki

Playmaker mungil Timnas Indonesia U-17 Fandi Ahmad
Playmaker mungil Timnas Indonesia U-17 Fandi Ahmad
Sumber :
  • Instagram @fandi_ahmadm10

 

Sekilas namanya mirip dengan legenda Singapura keturunan Pacitan yaitu Fandi Ahmad, namun tanpa disadari keduanya memang punya postur yang tak terlalu tinggi sebagai pesepakbola.

Fandi Ahmad Muzaki merupakan remaja kelahiran Sragen, Jawa Tengah pada 1 Januari 2008 yang justru memulai kariernya sebagai pemain futsal.

Putra dari pasangan Suwandi dan Tri Wahyuni itu bahkan pernah menjuarai beberapa turnamen futsal se-Solo raya ketika masih menginjak bangku sekolah dasar atau SD.

Namun jika membahas soal kiprahnya sebagai pesepakbola, awalnya Fandi Ahmad gabung ke SSB Macan Kemayoran yang terletak di kampung halamannya, Sragen.

Lanjut sekolah ke SMP Negeri 2 Nguntoronadi, bakat Fandi Ahmad langsung tercium oleh Persija Jakarta. Dari sinilah dirinya langsung diangkut tim ibu kota.

Tampil untuk Persija Jakarta di Elite Pro Academy U-16, U-18, dan U-20, bakat Fandi Ahmad Muzaki terpantau oleh pelatih Timnas Indonesia junior, Nova Arianto.

Kiprah Fandi Ahmad di Timnas Indonesia 

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto
Sumber :
  • Facebook/Federasi Sepak Bola Pantai Gading

 

Tanpa ragu, Fandi Ahmad langsung diundang seleksi Timnas Indonesia yang dipimpin pelatih Nova Arianto. Ketika itu, fokusnya untuk Piala AFF U-16 2024.

Sampai akhirnya Fandi Ahmad dinyatakan lolos seleksi. Ia pun merasa bangga karena impiannya menjadi pemain Timnas Indonesia bisa terealisasi.

“Saya waktu itu mengikuti seleksi Timnas (Indonesia) gelombang ketiga dan alhamdulilah-nya saya lolos dan mengikuti TC di Kaliurang,” kata Fandi Ahmad.

Bukan cuma itu, pemuda asli Sragen, Jawa Tengah tersebut juga bertekad untuk melanjutkan kariernya di Eropa suatu hari nanti.

“Alhamdulillah saya masuk Timnas Indonesia U-16 dan ingin bermain di Eropa,“ harapnya dikutip dari Instagram @timnasindonesia.

Pilihan Nova Arianto tak meleset. Fandi Ahmad langsung mencuri perhatian ketika diturunkan di Piala AFF U-16 2024. Salah satunya ketika berhadapan dengan Singapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Fandi Ahmad kembali dipercaya oleh pelatih Nova Arianto ke Timnas Indonesia, namun skalanya jauh lebih besar yakni Piala Dunia U-17.

Dengan kemampuannya yang bisa beroperasi sebagai playmaker, winger, hingga striker, maka bukan tidak mungkin jika Fandi Ahmad akan menjadi pantauan tim scouting di Piala Dunia U-17. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT