News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Tak Kunjung Umumkan Pelatih Timnas Indonesia, Bung Harpa: Apakah Masih Sama dengan Pemilihan Patrick Kluivert

Bung Harpa memberikan komentarnya soal PSSI yang masih belum mengumumkan pelatih Timnas Indonesia, kira-kira apa rencana PSSI dalam pemilihan pelatih Timnas?
Senin, 24 November 2025 - 14:08 WIB
Dua mantan Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong
Sumber :
  • tvOnenews-AFC

tvOnenews.com - Hingga kini PSSI masih belum memberikan pengumuman resmi soal pelatih baru Timnas Indonesia.

Satu per satu nama pelatih kelas dunia bermunculan untuk dirumorkan menjadi pelatih Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulai dari Shin Tae-yong hingga yang terbaru Timur Kapadze menjadi ramai diperbincangkan oleh penggemar sepak bola.

Namun sederet nama tersebut masih belum menemukan kepastian karena PSSI tak kunjung memberikan pengumuman.

Bung Harpa, salah satu pengamat sepak bola Tanah Air mencoba membedah apa yang sebenarnya sedang direncanakan oleh PSSI dalam memilih pelatih Timnas Indonesia.

Menurut Bung Harpa, PSSI pernah menerapkan dua metode pemilihan pelatih yang berbeda antara Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

"Kita enggak tahu nih, apakah masih sama dengan cara pemilihan pelatih Kluivert atau akan kembali ketika memilih Shin Tae-yong di tahun 2019, itu dua hal berbeda," ujar Bung Harpa soal pemilihan pelatih Timnas Indonesia, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Dewan Pundit Indonesia.

Bung Harpa menjelaskan bahwa PSSI menerapkan prinsip kolektif kolegial saat memilih Shin Tae-yong.

"Kalau pemilihan 2019, itu kolektif kolegial," jelas Bung Harpa.

Terdapat proses panjang yang harus dilalui PSSI hingga akhirnya Shin Tae-yong resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Hal serupa menurut Bung Harpa kemungkinan kembali terjadi dalam pemilihan pelatih Timnas Indonesia saat ini.

"Kemungkinan sekarang akan kembali ke kolektif kolegial lagi, mungkin," ujar Bung Harpa.

"Makanya lama, disaring dulu lima," lanjutnya.

Metode ini memang memakan waktu yang cukup lama dalam menentukan pilihan pelatih Timnas Indonesia.

"Kalau memang seperti itu, maka nanti Dirtek bekerja sama dengan BTN, Dirtek sangat teknis kan dia akan ngasih tahu begini, begini, BTN ya nanti mungkin diserahkan ke Exco, baru nanti Exco akan memutuskan secara sidang atau rapat atau apalah," ujar Bung Harpa.

Bung Harpa sendiri memprediksi bocoran nama calon pelatih Timnas Indonesia baru akan diumumkan setelah November tahun ini.

"Menurut gua feeling gua ya pokoknya lewat November lah, kemungkinan besar ya, walaupun Pak Yunus sempat mengatakan minggu depan akan merilis 5 nama tersebut," kata Bung Harpa.

Pelatih baru Timnas Indonesia diharapkan mampu membawa Skuad Garuda lolos ke Piala Dunia.


(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT