Belum Juga Ada Kepastian Latih Timnas Indonesia, Timur Kapadze Malah Sebut Fans Garuda Terlalu Suka Bola
- Kolase tvOnenews.com | dok.tvOnenews.com/Taufik Hidayat - Ilham Giovani Pratama
tvOnenews.com - Timur Kapadze kembali menjadi buah bibir setelah namanya masuk dalam radar calon pelatih Timnas Indonesia.
Meski belum ada kepastian dari PSSI, pelatih berusia 44 tahun itu justru mencuri perhatian publik lewat kunjungannya ke Jakarta dan beberapa pernyataannya mengenai sepak bola Tanah Air.
Kapadze tiba di Indonesia atas undangan Effendi Gazali, seorang pengamat politik sekaligus pencinta sepak bola nasional.
Setibanya di Jakarta, mantan pelatih Timnas Uzbekistan itu langsung menyempatkan diri melaksanakan salat Jumat di Masjid Istiqlal.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Momen tersebut ia sebut sebagai pengalaman yang sangat berkesan.
“Saya senang bisa berkunjung dan salat Jumat di sini, bisa dibilang ini rahmat dari Allah,” ujarnya kepada para wartawan.
Kedatangan Kapadze kali ini bukan untuk urusan resmi dengan federasi.
Ia hadir sebagai duta pariwisata, namun tetap tak bisa menghindar dari pertanyaan mengenai peluangnya menangani Timnas Indonesia, posisi yang hingga kini masih menggantung karena PSSI belum memberikan isyarat apa pun.
Saat ditanya mengenai pandangannya terhadap sepak bola Indonesia, Kapadze tak ragu memuji antusiasme para pendukung Garuda.
Menurutnya, semangat fans Indonesia adalah salah satu yang paling mencolok di Asia.
“Kesan saya, orang-orang Indonesia sangat suka sepakbola. Waktu kami hadapi Indonesia di Piala Asia U-23, dukungan fansnya sangat besar,” ungkapnya.
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Ia menambahkan bahwa dukungan yang luar biasa itu membuatnya memahami betapa kuatnya hubungan emosional antara masyarakat dan Timnas Indonesia.
Bahkan, meski pertandingan tersebut berlangsung di Qatar, ia mengaku takjub melihat jumlah suporter Merah-Putih yang hadir.
“Itu membuat saya paham, hubungan fans, masyarakat kepada timnasnya sangat kuat,” sambungnya.
Tak hanya soal atmosfer pertandingan, Kapadze juga mengaku mulai mempelajari banyak hal tentang Indonesia, terutama karakter masyarakatnya.
Ia merasa penyambutan publik terhadap dirinya sangat positif.
“Mereka memberikan asesmen sangat positif terhadap keputusan saya berkunjung. Dan sikap masyarakat Indonesia sangat ramah. Saya merasa sangat dihormati,” tuturnya.
Ternyata ini bukan kali pertama Kapadze menjejakkan kaki di Indonesia.
Ia sempat mampir ke Jakarta pada 2009 ketika Uzbekistan melawan Arab Saudi, dan kenangan tersebut masih tersimpan jelas dalam benaknya.
“Kini saya langsung datang dari bandara. Undangan dari Effendi Gazali,” ucapnya.
Meski singkat, ia merasa perjalanan kala itu cukup membekas, dan kini ia kembali dengan sambutan yang jauh lebih hangat.
Sementara itu, PSSI masih bungkam terkait siapa sosok yang akan menjadi pelatih baru Timnas Indonesia.
Tak ada satu pun perwakilan federasi yang muncul saat Kapadze mengunjungi Jakarta, menandakan bahwa keputusan masih berada di meja internal mereka.
Namun di tengah ketidakpastian itu, Kapadze justru berhasil mencuri hati banyak penggemar lewat sikapnya yang santai, kalem, dan penuh apresiasi terhadap Indonesia.
(tsy)
Load more