23 Pemain Timnas Indonesia U-22 SEA Games 2025 Dirilis, Indra Sjafri Tegas Soal Dasar Keputusan
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri akhirnya buka suara setelah daftar final pemain SEA Games 2025 dirilis federasi. Ia menegaskan seluruh nama yang terpilih bukan hasil tebakan, melainkan seleksi ketat yang menggabungkan data, intuisi teknis, dan kebutuhan skema permainan.
PSSI mengonfirmasi 23 pemain tersebut pada Kamis (27/11) malam, menandai selesainya fase evaluasi panjang. Skuad ini mengombinasikan kekuatan lokal dari Super League Indonesia, serta suplai pemain diaspora yang sedang berproses di panggung sepak bola Eropa.
{{imageId:382829}}
Dari rilis tersebut, ada empat amunisi yang saat ini masih menjalani kompetisi luar negeri. Mereka adalah Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, dan Dion Markx, yang diharapkan membawa warna berbeda di ritme permainan Indonesia.
Indra menyebut nama-nama itu lahir dari pemantauan dua bulan terakhir yang berlangsung tanpa jeda. Mulai dari pusat latihan nasional, sesi tes performa, hingga laporan statistik pertandingan klub, semuanya jadi bahan keputusan.
Persaingan menuju daftar final juga tak berjalan mulus, karena lebih dari 30 pemain sebelumnya masih berada dalam radar. Namun, aturan turnamen mempersempit ruang hingga hanya 23 kursi yang bisa diisi.
Delapan pemain yang dianggap masih punya peluang akhirnya harus kembali lebih cepat ke klub masing-masing. Indra mengatakan momen itu menjadi salah satu keputusan paling berat, karena kualitas antar pemain sangat tipis.
Meskipun demikian, ia menilai pilihan final ini mencerminkan keseimbangan tim, bukan sekadar mengumpulkan pemain terbaik secara individu. Semua aspek kolektif, termasuk chemistry dan adaptasi taktik, menjadi komponen utama penyusunan skuad.
"Keputusan ini diambil setelah evaluasi matang berdasarkan data-data yang ada selama pemusatan latihan bulan Oktober dan November serta pengamatan pemain saat bermain di Super League yang dilakukan bersama staf pelatih dan team performance," ujar Indra Sjafri di laman resmi PSSI.
Indra secara khusus menyoroti peran PSSI yang memaksimalkan peluang pemanggilan pemain abroad. SEA Games memang ada di luar agenda FIFA, tetapi federasi tetap ngotot memperjuangkan pelepasan pemain luar negeri demi kepentingan tim.
{{imageId:382764}}
Pernyataan itu mengirim pesan bahwa Timnas Indonesia U-22 tak ingin setengah kekuatan di ajang Asia Tenggara. Indra menilai, langkah ini adalah bagian dari pondasi jangka panjang transisi sepak bola Indonesia ke level yang lebih tajam dan modern.
"Dalam kesempatan ini kami ucapkan terima kasih untuk PSSI yang berupaya memastikan pemain abroad yang bisa ikut serta ke SEA Games 2025 ini walaupun bukan Kalender FIFA," jelas Indra Sjafri.
Koordinasi kompetisi domestik dan klub-klub lokal juga mendapat pujian, karena sebagian nama hanya bisa hadir berkat fleksibilitas jadwal liga. Dukungan itu, menurut Indra, menjadi bukti bahwa agenda negara masih dihormati di atas rivalitas klub.
"Terima kasih juga untuk I.League dan klub-klub yang sudah membantu dalam pembentukan skuad Timnas SEA Games 2025 sampai penetapan sebanyak 23 pemain ini," kata Indra Sjafri.
Garuda Muda mendarat di Grup C pada SEA Games 2025, satu klaster dengan Filipina, Singapura, dan Myanmar. Indonesia akan langsung diuji oleh Singapura pada 5 Desember, laga pembuka yang diyakini jadi penentu arah mental tim di turnamen.
Sebelum memulai turnamen resmi, Indonesia sudah lebih dulu mengadu taktik lewat laga persahabatan melawan India dan Mali. Setelah agenda uji coba itu rampung, rombongan Ivar Jenner dkk. dijadwalkan bertolak ke Thailand pada Jumat (28/11) untuk memasuki periode akhir pemantapan tim.
(igp/aes)
Load more