3 Fakta Kekalahan Timnas Indonesia U-22 atas Filipina di SEA Games 2025, Indra Sjafri: Tidak Sesuai dengan Latihan
- Timnas Indonesia
"Sangat disayangkan sekali bola lemparan jarak jauh yang berarti para pemain tidak sesuai dengan apa yang ada di latihan untuk pemain siapa yang menjaga siapa," kata Indra Sjafri usai laga.
3. Dominasi di babak kedua yang tetap tak berbuah gol
- Timnas Indonesia
Pola permainan pun mulai berubah. Jika pada babak pertama Filipina mendominasi lapangan, di babak kedua giliran Timnas Indonesia U-22 yang melakukan hal itu.
Indra Sjafri pun terllihat mulai melakukan perubahan pemain dan formasi di babak kedua. Hal itu terlihat dari adanya pemain yang diganti dan Timnas Indonesia U-22 mulai menunjukkan permainan yang lebih agresif.
Perubahan tersebut pun terbukti mampu membuat tekanan ke kubu Filipina. Namun, sayangnya, Garuda Muda masih kesulitan untuk mengeksekusi peluang yang sudah mereka ciptakan dengan baik.
Alhasil, meski dominan di babak kedua dan bermain agresif, nyatanya mereka tetap tidak bisa menjebol gawanng Filipina sama sekali.
"Di babak kedua kami coba mengubah pemain dan formasi dan kita bisa menguasai permainan tapi pada babak kedua kita tidak bisa memanfaatkan dengan baik," ujar Indra Sjafri.
Hasil minor tersebut seketika menempatkan nasib Timnas Indonesia U-22 berada di ujung tanduk.
Laga terakhir melawan Myanmar kini menjadi penentu nasib hidup-mati yang penuh tekanan. Selain itu, laga Vietnam dan Malaysia pada 11 Desember 2025 juga menentukan apakah Timnas Indonesia U-22 bisa ikut memperebutkan titel runner-up terbaik atau tidak. (ism)
Load more