News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Striker Mandul dan Strategi Dipertanyakan, Pengamat Vietnam Sudah Prediksi Timnas Indonesia Tersingkir di SEA Games 2025

Timnas Indonesia U-22 harus mengakhiri langkahnya di SEA Games 2025 meski menang 3-1 atas Myanmar. Kegagalan lolos ke semifinal itu justru memicu kritik tajam dari media dan pengamat Vietnam yang menilai performa Garuda Muda, khususnya lini depan, jauh dari harapan.
Minggu, 14 Desember 2025 - 16:03 WIB
Timnas Indonesia U-22 Vs Myanmar
Sumber :
  • Timnas Indonesia

tvOnenews.com - Langkah Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 harus berakhir pahit meski berhasil menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Myanmar.

Hasil tersebut tidak cukup untuk membawa Garuda Muda melaju ke semifinal karena Indonesia kalah bersaing dari Malaysia dalam perhitungan selisih gol dan produktivitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan atas Myanmar pada laga terakhir fase grup nyatanya tidak mampu menyelamatkan Indonesia dari kegagalan.

Alih-alih menuai simpati, tersingkirnya tim asuhan Indra Sjafri justru mengundang kritik tajam dari media Vietnam. Salah satunya datang dari Soha, yang secara terbuka menilai Indonesia pantas gugur sejak babak grup.

Dalam laporan utamanya, Soha menegaskan bahwa kegagalan Indonesia bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Media tersebut menilai sejak pertandingan awal, performa Garuda Muda sudah memperlihatkan berbagai persoalan mendasar yang tak kunjung teratasi.

Skuad Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Skuad Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Sumber :
  • Antara

"Indonesia bermain tidak bertanggung jawab dan pantas tersingkir dari SEA Games 33!", tulis media Vietnam, Soha, dalam tajuk laporannya.

Meski mampu menaklukkan Myanmar, suasana di akhir pertandingan justru diwarnai kekecewaan mendalam para pemain Indonesia. Air mata pecah karena mereka menyadari hanya membutuhkan satu gol tambahan untuk melampaui Malaysia dan merebut tiket ke semifinal.

Namun bagi para pengamat sepak bola Vietnam, kegagalan Indonesia tidak dianggap sebagai tragedi. Mereka menilai hasil tersebut merupakan konsekuensi dari permainan yang inkonsisten sepanjang turnamen.

Pakar sepak bola Vietnam, Phan Anh Tú, bahkan menyebut tersingkirnya Indonesia sebagai sesuatu yang wajar dan tidak perlu disesali secara berlebihan.

Dalam komentarnya di televisi, Phan Anh Tú menilai masalah Indonesia sudah tampak jelas sejak laga perdana melawan Filipina. Ia menyoroti rendahnya rasa tanggung jawab dalam permainan, buruknya koordinasi antarlini, serta kualitas pergerakan tanpa bola para penyerang yang dinilai sangat minim.

"Sebenarnya, bagi saya, tersingkirnya Indonesia tidak terlalu menyakitkan. Sejak pertandingan pertama mereka melawan Filipina, saya merasakan kurangnya tanggung jawab dan performa buruk dari tim Indonesia," katanya dalam laporan Soha.

Meski mengakui aliran bola Indonesia cukup baik, ia menilai penyelesaian akhir Garuda Muda sangat lemah dan tidak mencerminkan persiapan matang sebagai juara bertahan. Kurangnya sentuhan artistik, koordinasi yang buruk, serta stamina lini depan yang rendah membuat tekanan yang dibangun kerap berujung sia-sia.

"Kesadaran dan pergerakan posisi para penyerang sangat buruk. Stamina para penyerang sangat buruk," lanjutnya.

Phan Anh Tú juga menilai Indonesia sempat menunjukkan “kegilaan” di menit-menit akhir pertandingan dengan mencetak dua gol tambahan. Namun, upaya tersebut dinilai datang terlalu terlambat dan tidak mampu menutupi buruknya performa sepanjang laga.

Pandangan senada disampaikan oleh komentator Vietnam lainnya, Tuan Anh, yang mempertanyakan racikan strategi serta keputusan pelatih Indra Sjafri. Ia menilai banyak pemain tampil lesu di babak pertama, termasuk Rafael Struick serta sejumlah pemain di lini tengah dan depan.

Sorotan tajam juga diarahkan ke sektor penyerangan. Mauro Zijlstra dinilai hampir tidak memberikan kontribusi berarti, sementara Jens Raven justru tampil impresif sebagai pemain pengganti dengan mencetak dua gol penting.

Media Vietnam menilai kegagalan Indonesia semakin terasa menyakitkan mengingat Garuda Muda sebenarnya memiliki empat hingga lima peluang emas tambahan. Namun tumpulnya penyelesaian akhir membuat dominasi yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.

Dengan tersingkirnya Indonesia, empat tim yang memastikan diri lolos ke semifinal sepak bola putra SEA Games 2025 adalah Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina. Vietnam dijadwalkan menghadapi Filipina pada semifinal pertama, sementara Thailand akan berhadapan dengan Malaysia di laga lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi media Vietnam, absennya Indonesia justru membuat peta persaingan semifinal terasa lebih “nyaman”. Terutama bagi Thailand sebagai tuan rumah, yang dinilai lebih memilih bertemu Malaysia dibanding harus menghadapi rival tradisional mereka, Indonesia. (asl/ind)

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT