Media Vietnam Masih Tak Habis Pikir PSSI Putuskan Pecat Indra Sjafri: Padahal Sudah Berkontribusi Besar
- ANTARA
Media yang sama juga menyoroti rekam jejak Indra Sjafri bersama tim-tim muda Indonesia sebelum kegagalan ini terjadi.
"Sebelumnya, Indra Sjafri memiliki pengalaman yang luas dalam memimpin tim-tim muda Indonesia, membantu tim Indonesia U-22 meraih medali emas di SEA Games ke-32. Namun, kekalahan di SEA Games 33 menjadi langkah mundur yang besar dalam kariernya. Di pihak PSSI, mereka akan segera mencari pengganti untuk Indra Sjafri," lanjut 24h.
Sementara itu, media Vietnam lainnya, The Thao 247, justru menyebut Indonesia telah berpisah dengan salah satu pelatih tersuksesnya di level usia muda.
"Indra Sjafri adalah salah satu ahli strategi paling sukses di sepakbola Indonesia tingkat pemuda. Dia membantu Indonesia U-19 memenangkan AFF U-19 pada 2013, memenangkan AFF U-22 pada 2019, dan terutama memenangkan SEA Games 2023 dengan tim U-22," tulis The Thao 247.
"Selain itu, Indra Sjafri juga berkontribusi besar terhadap pelatihan pemain muda, membangun kelompok pemain berikutnya untuk tim nasional Indonesia," tambah media tersebut.
Selain mengumumkan pemecatan Indra Sjafri, PSSI juga menerima pengunduran diri Sumardji dari jabatan manajer tim nasional.
Ia mengaku ikut bertanggung jawab atas kegagalan Timnas Indonesia di SEA Games 2025.
"Berkaitan dengan tugas saya, saya akan menyerahkan tugas dan tanggung jawab saya sebagai manajer timnas, baik di senior dan juga kelompok umur termasuk manajer timnas SEA Games," ujar Sumardji.
"Saya serahkan tugas dan tanggung jawab yang saya emban selama ini kepada Ketua Umum agar supaya berkaitan dengan manajer timnas ke depan dicarikan sosok paling tepat, paling ikhlas, paling bertanggung jawab. Yang terbaik lah," pungkasnya.
Ke depan, PSSI dihadapkan pada tantangan besar untuk segera melakukan pembenahan, termasuk mencari pelatih baru yang mampu mengembalikan kepercayaan publik dan prestasi Timnas Indonesia di level internasional. (tsy)
Load more