News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Berkelas Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Dilibas Vietnam di SEA Games 2025, Soroti Dominasi Permainan Garuda

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyoroti permainan anak asuhnya saat menghadapi Vietnam. Ia menilai jika para pemain telah tampil luar biasa dan mendominasi meski harus tumbang dengan skor tipis. 
Kamis, 18 Desember 2025 - 10:28 WIB
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyoroti permainan anak asuhnya saat menghadapi Vietnam. Ia menilai jika para pemain telah tampil luar biasa dan mendominasi meski harus tumbang dengan skor tipis. 

‎Timnas Futsal Putra Indonesia harus menghadapi kenyataan pahit di SEA Games 2025. Kekalahan tipis dari Vietnam memang tak terhindarkan, namun jalannya pertandingan menyimpan cerita yang lebih kompleks dari sekadar skor akhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Pertandingan yang digelar di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Rabu (17/12) sore, mempertemukan dua tim dengan karakter bermain yang kontras. Indonesia tampil agresif dan menekan, sementara Vietnam memilih pendekatan lebih pragmatis.

Timnas Futsal Indonesia
Timnas Futsal Indonesia
Sumber :
  • Instagram - Timnas Futsal Indonesia

‎Hasil akhir 0-1 untuk Vietnam membuat Indonesia gagal melanjutkan tren positif usai kemenangan besar atas Myanmar. Meski demikian, pelatih Hector Souto menilai performa anak asuhnya layak mendapat apresiasi tinggi.

‎Pada laga ini, Hector Souto kembali memimpin langsung dari tepi lapangan. Kehadirannya memberi energi tersendiri setelah pada laga sebelumnya ia harus absen karena kondisi fisik yang tidak optimal.

‎Vietnam membuka keunggulan lebih awal melalui situasi bola mati. Kesalahan kecil di area pertahanan Indonesia dimanfaatkan dengan baik oleh Minh Quang yang sukses mencatatkan namanya di papan skor.

‎Gol tersebut membuat Indonesia tersengat untuk menaikkan intensitas permainan. Tekanan demi tekanan dilancarkan dengan pergerakan cepat dan rotasi pemain yang agresif.

‎Sejumlah peluang berbahaya berhasil diciptakan Tim Merah Putih. Namun, solidnya pertahanan Vietnam serta ketangguhan penjaga gawang Pham Van Tu menjadi tembok yang sulit ditembus.

‎Di sisi lain, Vietnam juga sesekali memberi ancaman serius. Salah satu momen paling berbahaya terjadi ketika sepakan Ngoc Anh membentur mistar gawang Achmad Habiebie.

‎Memasuki paruh kedua, pola permainan tak banyak berubah. Indonesia tetap memegang kendali permainan dengan penguasaan bola yang dominan.

‎Para pemain Indonesia silih berganti mencoba peruntungan melalui tembakan jarak dekat maupun jauh. Nama-nama seperti Samuel Eko, Syauqi Saud, M Iqbal, Firman Adriansyah, hingga Israr Megantara aktif mencari celah di pertahanan lawan.

‎Vietnam memilih bertahan dengan disiplin tinggi. Mereka menumpuk pemain di area sendiri dan menunggu momen tepat untuk memutus alur serangan Indonesia.

‎Strategi power play pun dicoba Indonesia di lima menit terakhir. Sayangnya, peluang-peluang yang tercipta masih belum mampu mengubah keadaan.

‎Peluit panjang memastikan Indonesia harus menerima kekalahan pertama di fase grup. Hasil ini membuat persaingan semakin ketat dan menuntut fokus penuh pada laga-laga berikutnya.

‎Hector Souto menilai hasil akhir tidak menggambarkan jalannya pertandingan secara utuh. Ia menyebut efektivitas menjadi pembeda utama dalam duel tersebut.

Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto
Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

‎"Masalah utama kami dalam pertandingan ini hanyalah skor. Kami melepaskan lebih dari 43 tembakan, sementara mereka 24. Mereka mencetak satu gol dan kami tidak. Itulah futsal, terkadang satu gol menentukan segalanya," ujar Souto dikutip dari laman FFI.

‎Lebih lanjut, Souto meminta publik melihat permainan secara objektif dan menyeluruh. Menurutnya, dominasi Indonesia terlihat jelas meski hasil belum berpihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Kita perlu menang, menang, dan selalu menang. Saya pikir masyarakat Indonesia mungkin akan mengeluh soal hasil hari ini. Jika melihat hasil, ya, tentu. Tapi jika mereka melihat cara kami bermain, saya rasa mereka tidak akan komplain. Jika realistis, mereka akan melihat bahwa kita superior. Kita mengendalikan permainan secara penuh," tutup Souto.

‎(igp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Masinis dan Petugas KAI Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri di Jalur KA Kertosono Nganjuk

Aksi sigap masinis dan petugas PT KAI berhasil menggagalkan aksi percobaan bunuh diri seorang perempuan di jalur rel kawasan Kertosono, pada Kamis (9/4/2026).
Gemilang di FIFA Series 2026, 2 Pemain Timnas Indonesia Andalan John Herdman Justru Sulit dapat Menit Bermain di Inggris

Gemilang di FIFA Series 2026, 2 Pemain Timnas Indonesia Andalan John Herdman Justru Sulit dapat Menit Bermain di Inggris

Padahal tampil impresif di FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia masih kesulitan dapat menit bermain reguler dari klubnya masing-masing di Liga Inggris.
Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS, Antam, Galeri24 Turun Tajam Jumat Pagi

Emas Pegadaian Kompak Ambruk! UBS, Antam, Galeri24 Turun Tajam Jumat Pagi

Rincian Harga Emas Pegadaian Jumat 10 April 2026
Link Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Hadapi Wakil India, Fajar/Fikri Lawan Ganda Taiwan

Link Live Streaming Perempat Final Kejuaraan Asia 2026: Jonatan Christie Hadapi Wakil India, Fajar/Fikri Lawan Ganda Taiwan

Berikut link live streaming perempat final Kejuaraan Asia 2026 yang akan digelar pada Jumat (10/4/2026) mulai pukul 10.00 WIB.
Wanita Diduga Hendak Edarkan Etomidate di Jaktim Ditangkap, Barang Bukti 1.409 Liquid Cartridge Disita

Wanita Diduga Hendak Edarkan Etomidate di Jaktim Ditangkap, Barang Bukti 1.409 Liquid Cartridge Disita

Tim Unit 5 Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis etomidate di kawasan Apartemen Bassura, Jakarta Timur. 
Aktor Ji Chang Wook Bagikan Momen Berkesan dalam Acara Charity di Indonesia

Aktor Ji Chang Wook Bagikan Momen Berkesan dalam Acara Charity di Indonesia

Aktor asal Korea Selatan, Ji Chang Wook terlihat menghadiri acara charity yang digelar pada 9 April 2026.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT