Belum Juga Diumumkan, Media Vietnam Ungkap Ujian Berat John Herdman Jika Resmi Melatih Timnas Indonesia
- REUTERS
tvOnenews.com - PSSI diharapkan segera menentukan sosok pelatih baru Timnas Indonesia dalam waktu dekat. Nama John Herdman kini mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi pelatih kepala yang kosong sejak pemecatan Patrick Kluivert.
Sejumlah nama sempat dikaitkan dengan kursi kepelatihan Timnas Indonesia, mulai dari Shin Tae-yong, Timur Kapadze, hingga John Heitinga. Namun, satu per satu nama tersebut perlahan menghilang dari pembahasan.
Kini, hanya dua kandidat yang disebut masih bersaing, yakni John Herdman dan Giovanni van Bronckhorst. Dalam perkembangannya, peluang Herdman terlihat semakin besar dibandingkan rivalnya tersebut.

- X/CanadaSoccerEN
Pelatih asal Inggris itu bahkan dikabarkan rela menolak tawaran dari Honduras dan Jamaika demi kesempatan menukangi Jay Idzes dan rekan-rekannya di Timnas Indonesia.
Kabar tersebut diperkuat oleh pernyataan PSSI yang menyebut telah mengirim perwakilan untuk melakukan wawancara terhadap sejumlah kandidat pelatih. Dari proses tersebut, dua nama disebut paling menonjol, yakni John Herdman dan Giovanni van Bronckhorst.
Namun belakangan, nama Herdman semakin menguat. Laporan media Honduras menyebutkan bahwa ia telah menolak beberapa tawaran dari negara lain demi posisi prestisius sebagai pelatih Timnas Indonesia.
“PSSI sedang melanjutkan proses pemilihan pelatih baru untuk tim nasional, dengan John Herdman asal Inggris sebagai pilihan yang paling mungkin,” tulis media Honduras, Diez.
Informasi serupa juga disampaikan oleh media Belanda, Voetbalprimeur, yang mengonfirmasi bahwa John Herdman menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan Patrick Kluivert.
“John Herdman akan menggantikan Patrick Kluivert sebagai pelatih tim nasional Indonesia,” jelas Voetbalprimeur.
John Herdman dikenal memiliki rekam jejak kepelatihan yang mengesankan. Ia pernah membawa tim nasional wanita Selandia Baru tampil di Piala Dunia secara beruntun pada 2007 dan 2011.
Pelatih kelahiran 1975 itu juga mencatatkan sejarah bersama Kanada dengan mengantarkan tim wanita ke Piala Dunia 2018 serta tim pria ke Piala Dunia 2022.
Prestasi tersebut menjadikannya salah satu pelatih langka yang sukses menangani tim nasional pria dan wanita dari negara yang sama.
Load more