Lebih Dukung John Herdman Ketimbang Patrick Kluivert untuk Timnas Indonesia, Pundit Malaysia: Dia Jauh Lebih Hebat
- Reuters/Dan Hamilton dan X @timnasindonesia
tvOnenews.com - Kehadiran John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia langsung menarik perhatian publik sepak bola Asia Tenggara.
Sosok asal Kanada itu resmi diperkenalkan oleh PSSI dan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun, lengkap dengan opsi perpanjangan, sebagai bagian dari proyek jangka menengah hingga panjang tim nasional.
Penunjukan Herdman bukan tanpa alasan. Ia datang dengan reputasi kuat di level internasional, terutama lewat kiprahnya bersama tim nasional Kanada.

- Canadian Olympic Committee
Di bawah kepemimpinannya, Kanada mengalami lonjakan signifikan, termasuk tampil kompetitif di ajang internasional dan membangun identitas permainan yang jelas.
Rekam jejak tersebut membuat Herdman dipandang sebagai figur yang tepat untuk merapikan kembali arah pembangunan Timnas Indonesia.
Ujian terdekat Herdman akan terlihat pada ajang FIFA Series yang dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang.
Turnamen ini menjadi panggung awal untuk membaca pendekatan taktik, gaya bermain, serta cara Herdman mengelola skuad Garuda.
Laga-laga tersebut juga menjadi respons langsung atas hasil yang dinilai belum maksimal pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Publik Tanah Air kini menaruh ekspektasi besar.
Perubahan diharapkan bisa terlihat sejak pertandingan-pertandingan awal, terlebih Herdman memilih untuk tinggal di Indonesia demi mempercepat proses adaptasi.
Ia juga mulai menata ulang struktur kepelatihan dan lingkungan kerja tim nasional, sebuah langkah yang dianggap krusial untuk membangun fondasi jangka panjang.
Pandangan menarik datang dari Malaysia. Pundit sepak bola Negeri Jiran, Keesh Sundaresan, memberikan penilaian positif terhadap sosok John Herdman, khususnya dalam aspek komunikasi.
Ia bahkan secara terbuka membandingkan Herdman dengan pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert.
“Kata-kata dia lugas dan komunikator yang hebat dibandingkan dengan Patrick Kluivert yang memiliki koneksi Belanda (dengan pemain timnas),” kata Keesh Sundaresan, dilansir dari kanal YouTube Astro Arena.
Menurut Keesh, kesan awal Herdman menunjukkan sosok pelatih yang lebih terbuka dan mudah dipahami oleh pemain maupun publik.
“Dia jauh lebih hebat dan komunikator yang unggul, memiliki pandangan yang lebih luas,” tambahnya.

- Kolase tvOnenews
Keesh menilai cara Herdman berbicara dalam sesi perkenalan memperlihatkan visi yang konkret dan pendekatan yang realistis.
Hal tersebut dianggap sangat penting untuk membangun kepercayaan, baik di ruang ganti maupun di lingkungan federasi.
John Herdman sendiri tak menutupi ambisi besarnya bersama Timnas Indonesia.
Ia secara terbuka menyebut Piala Dunia 2030 sebagai target jangka panjang yang ingin dikejar melalui proses yang terstruktur dan dukungan menyeluruh.
“Dia mengatakan tidak ada alasan, kami akan lolos ke Piala Dunia 2030.”
Meski begitu, Keesh menegaskan bahwa Herdman bukan tipe pelatih yang gemar menjual teori berlebihan atau jargon filosofis.
“Dia bukan seorang guru, ahli taktik atau filsuf, dia memiliki gaya permainan yang khas.”
“Tetapi dia adalah individu yang memiliki pengalaman di sepak bola internasional,” lanjutnya.
Lebih jauh, Keesh juga melihat potensi besar dalam skuad Timnas Indonesia.
Dengan kombinasi pemain muda, naturalisasi, serta pengalaman internasional yang mulai terbangun, ia menilai Garuda memiliki modal untuk bersaing di level Asia.
“Rasanya seperti Herdman memiliki bahan-bahan tersebut (untuk lolos ke Piala Dunia).”
“Jika diberikan waktu, ruang, dan dukungan ini bisa jadi pilihan cerdas,” tutupnya.
Kini, John Herdman berada di bawah sorotan besar publik sepak bola nasional dan regional.
FIFA Series mendatang akan menjadi titik awal untuk mengukur sejauh mana proyek baru Timnas Indonesia mulai bergerak ke arah yang diharapkan, sekaligus menjawab keyakinan bahwa pilihannya memang lebih tepat dibandingkan Patrick Kluivert.
(tsy)
Load more