Tampil Jalur Tuan Rumah, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Kantongi Kekuatan Pesaing Piala Asia Futsal 2026 dengan Analisa Lawan
- FFI
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Futsal Indonesia memanfaatkan status tuan rumah Piala Asia Futsal 2026 dengan baik. Bukan hanya menjamu peserta dengan dukungan suporter, tapi juga mengantongi kekuatan lawan lewat analisa tim pelatih selama fase kualifikasi.
Pelatih Timnas Indonesia Hector Suoto menyebut tim kepelatihan dapat menganalisa kekuatan lawan lewat fase Kualifikasi Piala Asia Futsal 2026. Souto menyebut setiap tim di grup memiliki karakter dan kualitas berbeda sehingga Indonesia harus tampil dengan persiapan matang.
“Kami menganalisis mereka dengan sangat detail. Kirgistan mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam satu tahun terakhir, sering melakukan pemusatan latihan dan pertandingan di Eropa, serta memiliki fondasi yang kuat sejak era Juiz Bernat hingga dilanjutkan oleh pelatih Djetibaev,” kata Hector Souto.
Kirgistan lolos sebaagai juara Grup F dengan sapu bersih kemenangan dari Uzbekistan, Timor Leste dan Palestina.
"Di bawah asuhan Coach Djetibaev, mereka menunjukkan performa luar biasa dan berhasil menjadi juara grup (kualifikasi)," lanjut pelatih asal Spanyol itu.
Demikian juga calon lawan lainnya, Irak, yang menutup kualifikasi Piala Asia Futsal Grup F dengan menjadi juara grup.
"Irak juga menjadi juara grup. Saya rasa tidak perlu banyak membahas pelatih mereka, karena semua orang sudah mengetahui rekam jejak kariernya di Brasil, seperti di Foz do Cataratas dan Marreco. Selain itu ada Paulo Fernandez, pelatih asal Portugal dengan perjalanan karier yang sangat baik, pernah melatih Benfica dan Sporting," kata Souto.
Kejutan pun diberikan Korea Selatan selama babak kualifikasi, tim asuhan Pablo Fernandez ini memang finis sebagai runner up di babak kualifikasi, namun tim ini berhasil menahan imbang Thailand dan sama-sama memiliki tujuh poin.
Ia mengulas rekam jejak pelatih Pablo Fernandez serta performa tim tersebut dalam beberapa pertandingan terakhir.
“Dalam empat pertandingan terakhir mereka hanya kebobolan dua gol. Mereka imbang melawan Thailand dan bisa mengalahkan Bahrain,” kata Souto.
Di sisi lain, pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa Indonesia belum memiliki banyak pengalaman melangkah jauh dalam kompetisi Asia, berbeda dengan sejumlah calon lawan di grup.
Load more