News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi-lagi Senggol Timnas Indonesia, Media Vietnam Ejek Naturalisasi Skuad Garuda

Media Vietnam kembali menyinggung Timnas Indonesia saat membahas kesuksesan tim muda mereka. Kritik soal naturalisasi jadi sorotan utama.
Senin, 16 Februari 2026 - 18:29 WIB
John Herdman dan skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | : canadasoccer.com - X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Pembahasan soal perkembangan sepak bola usia muda di Asia Tenggara kembali memanas.

Media Vietnam kembali menyoroti perbandingan kualitas pembinaan pemain muda di kawasan, sembari menyindir ketergantungan beberapa negara, termasuk Indonesia, terhadap pemain naturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan tersebut muncul setelah melihat konsistensi prestasi tim U-23 Vietnam dalam satu dekade terakhir yang dinilai melampaui banyak rival regional.

Tim muda Vietnam memang mencatatkan sejumlah pencapaian yang mendapat perhatian luas.

Mereka pernah menembus final Piala Asia U-23 2018 sebelum kalah tipis dari Uzbekistan, sebuah pencapaian bersejarah yang menandai pertama kalinya Vietnam mencapai final kompetisi tingkat kontinental usia muda.

Alasan PSSI Dulunya Pilih Patrick Kluivert tapi Media China Malah Sindir Pemain Naturalisasi dan Bahayanya Hujan Mikroplastik
Alasan PSSI Dulunya Pilih Patrick Kluivert tapi Media China Malah Sindir Pemain Naturalisasi dan Bahayanya Hujan Mikroplastik
Sumber :
  • AFC

Selain itu, pada edisi terbaru turnamen tersebut, Vietnam kembali tampil kompetitif dengan meraih posisi ketiga.

Catatan ini mempertegas reputasi mereka sebagai salah satu kekuatan berkembang di Asia.

Dominasi di kawasan Asia Tenggara juga terlihat dari keberhasilan meraih gelar regional serta medali emas multievent dalam beberapa tahun terakhir.

Stabilitas hasil itu membuat media domestik menilai tim muda mereka sebagai salah satu sistem pembinaan paling efektif di kawasan.

Media Vietnam BTV menilai keberhasilan itu tidak datang secara instan. Mereka menyoroti pengembangan pemain usia muda sebagai faktor pembeda utama dibanding negara lain.

Vietnam memiliki jaringan akademi yang berkembang pesat, seperti pusat pelatihan modern milik PVF Football Academy yang dikenal memiliki fasilitas sport science, teknologi analisis performa, serta lingkungan pelatihan terpadu.

Akademi lain seperti Hoang Anh Gia Lai Academy juga disebut berperan penting.

Program ini sejak awal bekerja sama dengan institusi pelatihan internasional untuk meningkatkan kualitas metode pembinaan, termasuk penyediaan fasilitas latihan dan pendidikan bagi pemain muda.

Pendekatan tersebut diperkuat oleh struktur kompetisi usia dini yang berjenjang, mulai dari level anak hingga remaja, sehingga jalur pengembangan berlangsung panjang dan sistematis. 

Banyak pemain muda juga mendapatkan kesempatan bermain di klub profesional domestik sejak usia relatif muda, mempercepat proses adaptasi ke level kompetitif.

Dalam ulasan mereka, BTV turut menyinggung negara-negara lain di kawasan, termasuk Indonesia.

"Secara khusus, Timnas Indonesia, Malaysia, dan Filipina menjadi terlalu bergantung pada pemain kelahiran luar negeri dalam beberapa tahun terakhir."

"Akibatnya, setiap kali pemain naturalisasi ini berkualitas buruk atau mengalami masalah karena alasan apa pun, Timnas Indonesia, Malaysia, dan Filipina langsung melemah," tulis BTV.

Pandangan tersebut menegaskan keyakinan media Vietnam bahwa investasi pada pemain lokal menjadi kunci keberlanjutan prestasi jangka panjang.

Meski demikian, pendekatan tiap negara dalam membangun tim nasional memang berbeda.

Indonesia, misalnya, tidak hanya mengembangkan pembinaan usia muda melalui kompetisi nasional berjenjang dan akademi klub, tetapi juga memanfaatkan diaspora untuk memperkuat kedalaman skuad, strategi yang juga digunakan banyak negara sepak bola modern.

Perdebatan soal metode terbaik pun terus berlangsung. Namun keberhasilan Vietnam dalam membangun ekosistem pemain muda memberi mereka citra sebagai salah satu contoh model pengembangan di kawasan.

Pada akhirnya, rivalitas sepak bola Asia Tenggara kini tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan, melainkan juga kualitas sistem pembinaan di balik layar.

Bagi media Vietnam, keberhasilan tim muda mereka menjadi bukti efektivitas investasi jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara bagi negara lain, kritik tersebut justru menjadi pengingat bahwa persaingan regional kini semakin kompleks, dan dimulai jauh sebelum pertandingan dimulai.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Datang Langsung ke Jembatan Cirahong, Sebut Tidak Semengerikan di Medsos: Kita Bikin Lebih Indah

Dedi Mulyadi Datang Langsung ke Jembatan Cirahong, Sebut Tidak Semengerikan di Medsos: Kita Bikin Lebih Indah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengecek kondisi Jembatan Cirahong, Ciamis. Sebab, sikapnya menolak dugaan pungli menuai kontroversi di ruang publik.
Timnas Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Seorang Pemain Naturalisasi di Liga Belanda Ini Resmi Kembali Jadi Warga Negara Belanda

Timnas Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Seorang Pemain Naturalisasi di Liga Belanda Ini Resmi Kembali Jadi Warga Negara Belanda

Seorang pemain resmi kembali jadi warga Belanda usai polemik paspor di Liga Belanda dan gagal lolos ke Piala Dunia. Eks striker timnas itu kini bisa main lagi.
Eks Pembalap F1 Ragu Lewis Hamilton Benar-benar Bangkit dari Keterpurukan Usai Raih Podium Pertamanya dengan Ferrari

Eks Pembalap F1 Ragu Lewis Hamilton Benar-benar Bangkit dari Keterpurukan Usai Raih Podium Pertamanya dengan Ferrari

Podium pertama Lewis Hamilton untuk Ferrari di F1 GP China 2026,  belum cukup meyakinkan semua pihak bahwa ia benar-benar bangkit bersama si Kuda Jingkrak.
Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Listrik pada 2028, Pemda Diminta Wajib Beli Produk Dalam Negeri

Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Listrik pada 2028, Pemda Diminta Wajib Beli Produk Dalam Negeri

Presiden Prabowo Subianto melontarkan target ambisius bahwa Indonesia harus mampu memproduksi mobil listrik secara massal pada 2028
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Arab Saudi Resmi Tak Terbitkan Visa Haji Furoda 2026, Kemenhaj Peringatkan Modus “Haji Tanpa Antre”

Arab Saudi Resmi Tak Terbitkan Visa Haji Furoda 2026, Kemenhaj Peringatkan Modus “Haji Tanpa Antre”

Arab Saudi tidak keluarkan visa haji furoda 2026. Kemenhaj ingatkan masyarakat waspada tawaran haji tanpa antre yang berpotensi penipuan.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT